
Chapter 14 : Pahlawan Di Dunia Raja Iblis
“Ini adalah cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi, dulu Ibu sering menceritakannya kepada kami."
Ri tertunduk sedih mengingat kedua orang tuanya yang telah meninggal "Ra pelan - pelan saja, ceritakan dengan santai'
"300 tahun yang lalu, kami para ras yang netral kepada Iblis terus berpindah - pindah tempat tinggal, hingga suatu ketika kami menemukan tempat ini.
Saat itu wilayah perbatasan ini belum termasuk dalam kekuasaan Kekaisaran Hades, dalam beberapa puluh tahun kami hidup damai di tanah ini, semua orang memutuskan tempat ini akan menjadi desa untuk ras yang netral kepada Iblis.
Dulu disini begitu banyak energi sihir, dan juga monster.Suatu ketika para monster itu menyerang secara membabi buta hingga membuat kami kehilangan benteng pertahanan utama.
Para monster itu datang terus menerus hingga dapat memasuki desa… banyak korban berjatuhan dan disaat itu adalah orang yang menyelamatkan desa…
Kami menyebutnya sebagai pahlawan, ia memiliki aura gelap di sekitar tubuhnya dan matanya juga berwarna merah, para warga tahu bahwa dia adalah keluarga Iblis Kegelapan.
Sayangnya pahlawan itu pergi setelah memusnahkan seluruh monster yang menyerang, banyak warga desa yang khawatir karena belum sempat memberi apa - apa kepada pahlawan.
Dan ketika itu, seorang bangsawan keluarga Iblis Perisai mengatakan 'dia adalah keluarga Iblis kegelapan yang artinya bagian dari Kekaisaran, sebagai imbalannya desa ini akan menjadi wilayah keluarga Iblis Perisai yang berada dalam kuasa kekaisaran!'
Awalnya banyak warga yang senang karena mendapat perlindungan dari kekaisaran namun perlahan - lahan selama 250 tahun wilayah kami diubah menjadi benteng pertahanan, hampir tidak tanah untuk tempat ibadah.
Ayah dan Ibu sadar bahwa kami sedang di jadikan budak untuk membangun sebuah benteng, ia kemudian melakukan pemberontakan bersama warga yang tidak mau dijadikan budak yang hanya bekerja mati - matian untuk mendapat perlindungan.
Ayah pernah meminta bantuan kepada keluarga bangsawan terdekat, tapi setelah hal itu kami tak mendengar kabarnya lagi."
Ri menangis, ia teringat kembali masa lalu yang tidak ingin ia ingat.
"Suatu malam sebelum pemberontakan ada sebuah kotak kayu di depan rumah kami yang diantar oleh orang misterius, Ibu membukanya dan melihat kepala Ayah disana.
Malam itu juga pemberontakan dimulai, sejak saat itu tidak ada berita tentang Ibu, kami ditinggalkan di penginapan ini, seorang kakek pemilik penginapan merawat kami hingga akhir hayatnya dan kami mewarisi penginapan ini.
“Hiks hiks” Renner kembali menangis
“Berhentilah menangis.”
Tesla memegang dagu Ri dan membuatnya wajahnya memerah “aku akan membunuh seluruh keluarga itu jika kau mau, tapi tentu ini tidak gratis”
Renner langsung menarik tangan suaminya “bukankah kau hanya ingin mengamati saja!, tidak perlu pegang - pegang” tangisan nya seakan menghilang seketika melihat apa yang dilakukan oleh suaminya.
“Bagaimana?”
__ADS_1
Tiba - tiba Ra memeluk Tesla “akan kuberikan semua yang ku punya, tubuh ini sepenuhnya menjadi milikmu…”
“Kakak…”
“Sayang, sudah aku duga kau memanggil mereka untuk melakukan hal itu!, dasar pembohong” Renner kembali ke tempat tidur dan menutupi dirinya dengan selimut.
“Sudah ku bilang.. Aku tak tertarik dengan hal semacam itu!”
“Pembohong”
Tesla menghela nafas “jadi Ri apa kau jawabanmu?”
Ri mendekati Tesla dan perlahan memeluk tangan kanannya “bunuh bangsawan itu, aku siap menyerahkan semuanya.” Ia tertunduk sedih, karena menurutnya ini hanyalah gali lobang tutup lobang.
Setelah lepas dari keluarga Iblis Perisai, maka mereka akan masuk ke keluarga Iblis Kegelapan, namun Ra tidak peduli, ia sangat dendam terhadap keluarga Iblis Perisai yang telah membuat dia dan adiknya ditinggal oleh orang tuanya.
“Bagus… tenang saja aku pasti akan memusnahkan keluarga itu dan menyelamatkan desa ini” kata Tesla dengan senyuman jahat
“Untuk sekarang, aku mau istirahat. Lepaskan pelukan kalian…” kata Tesla
“Heh?” kata Ri
“Aku tidak tertarik dengan kalian, lepaskan aku ingin tidur”
“Baik..”
Kakak beradik itu mengatakan hal yang sama dalam hatinya “yang mulia tidak tertarik denganku… tidak tertarik, tidak tertarik” kata - kata itu terus terngiang di benak Ra dan Ri
“Tunggu kalian akan tidur dimana?” kata Renner
“Kami berdua akan tidur di gudang” Renner bangkit dari tempat tidur dan menarik kakak beradik itu ke ranjang.
“Tidurlah disini.”
“Sayang.. tempat tidur ini tidak akan muat untuk empat orang..”
“Kau tidur di gudang saja!” kata Renner yang mendorong suaminya hingga keluar kamar, ia membanting pintu.
Komandan tidak menyadari bunyi pintu ia masih siaga di dekat pintu dengan mata yang setengah tertutup, Tesla memegang pundaknya.
“Yang mulia..” segera komandan bersujud
__ADS_1
“Kenapa setiap bertemu denganku kau selalu saja bersujud?”
“Itu wajar untuk Yang mulia”
“Itu merepotkan… berdiri lah, aku ingin berbicara denganmu”
“Baik Yang mulia”
Tesla berjalan menuju ruang makan yang ada di penginapan, dan mereka berbicara di salah satu meja.
“Apa kau tentang keluarga Iblis Perisai?”
“Saya tahu Yang mulia”
“Coba ceritakan tentang mereka dari sudut pandang mu sebagai komandan.”
Tiba - tiba saja komandan tertunduk “keluarga bangsawan itu hanya bersikap baik saat di depan saja! terutama jika ia sedang dekat dengan keluarga bangsawan yang tinggi jabatannya.
Keluarga itu, tidak Iblis Perisai Patron yang sering kali menindas warga di sini.”
“Jadi Patron namanya, bagaimana ciri - ciri fisiknya, apa kekuatan yang dia miliki?”
“Maaf Yang mulia saya tidak tahu sampai sejauh itu.”
“Hmm begitu ya… baiklah karena rasanya sudah terlalu dingin di sini, aku akan kembali ke kamar.”
“Baik Yang mulia”
“Kau tidak perlu berjaga di depan pintu kamar, sebelum aku bangun jangan biarkan siapapun di penginapan ini pergi…”
“Laksanakan Yang mulia”
Tesla merasa dingin karena ia hanya memakai celana boxer saja, ia masuk ke kamar dengan pelan - pelan agar tidak di sadari istrinya
Renner bangun dari tempat tidur. Ra dan Ri sudah terlelap dan ketika itu ia mengeluarkan pedang api di tangan kanannya.
“Ini adalah akibat karena telah berani menggoda suamiku!” kata Renner sambil menebas pedangnya ke arah kakak beradik itu.
Kenapa Renner ingin melenyapkan Ra dan Ri?
Tunggu kisahnya di chapter selanjutnya
__ADS_1