
Chapter 13 : Perbatasan Ibukota Deadly
Raja Iblis Hades adalah singkatan namanya begitu panjang hingga dokumen negara akan sulit memuatnya, ia adalah salah satu dari 6 Raja Iblis di dunia, ketika merasakan aura gurunya dulu Raja Iblis menyiapkan pesta pribadi untuknya.
Penampilannya tampak seperti orang tua yang bijaksana dengan pakaian merah dan mahkota yang terbuat dari emas, tugas dari Raja Iblis hanya sebatas perlindungan tidak lebih.
“Aku menunggumu guru… tapi kenapa auramu semakin kecil saja…”
Sementara itu Tesla dan Renner datang ke gerbang perbatasan “tunggu sebentar surat undangan kita sudah ku berikan ke pembunuh bayaran itu, bagaimana cara kita masuk?”
“Bukankah sayang telah berteman dengan bangsawan itu? minta saja dia untuk memberi ijin masuk.”
“Dia bukan teman, kami hanya bekerja sama” Tesla berjalan mendekati Philip
“Ehem aku punya permintaan, izinkan kami masuk ke Ibukota.”
“Untuk apa?”
“Jangan banyak bertanya, lakukan saja”
“Maaf yang mulia, tapi anda bisa masuk sesuka hati ke Ibukota, kan anda bangsawan terhormat…”
“Begitu kah, bagaimana caraku menunjukkan bahwa Aku adalah keluarga Iblis Kegelapan?”
“Dilihat dari manapun anda adalah keluarga Iblis Kegelapan, mata warna merah, aura gelap yang menyelimuti diri anda.”
Tesla melihat ke cincin dan ternyata aura gelap yang menyelimuti semakin banyak, asalnya dari cincin Renner yang sudah menghitam di jari manis.
“Baiklah, tapi bagaimana jika mereka tidak percaya?”
“TIdak mungkin mereka tak percaya, lagi pula ada 4 ksatria Iblis Suci disini”
“Baiklah”
Tesla berjalan mendekati istrinya, ia menggendongnya seperti biasa.
Koper dibawa oleh ksatria putih.
Dari kejauhan penjaga gerbang melihat 4 ksatria yang sedang menjaga 3 orang dengan sangat ketat, ketika tahu yang ia lihat adalah ksatria Iblis Suci dengan cepat penjaga itu memanggil komandan mereka.
“Komandan!, lihatlah itu!”
“Itu ksatria Iblis Suci!”
Ketika Tesla dan Renner sampai di depan gerbang beberapa penjaga pingsan melihat ksatria Iblis Suci berjalan mendekat, ada beberapa yang masih sadar termasuk komandan.
“Ehem selamat datang di Ibukota keluarga Iblis Suci.” kata komandan sambil bersujud, penjaga yang lain juga ikut melakukan hal yang sama.
“Ya, biarkan kami masuk”
Komandan tidak menjawab, ia tidak mengetahui bahwa Tesla adalah keluarga Iblis Kegelapan, “kenapa kau diam!, angkat kepala mu dan lihat siapa aku!”
Komandan mengangkat kepalanya, Tesla memelototinya dengan mata yang masih berwarna merah, dan cincin yang semakin banyak mengeluarkan aura gelap.
Satu - persatu para penjaga pingsan hingga menyisakan dia sendiri, tiba - tiba komandan menghentakkan kepalanya ke arah tanah dengan keras dan berbicara
“Maaf yang mulia… saya tidak bermaksud begitu, tolong maafkan saya”
“Bawa kami ke penginapan terdekat.”
“Segera yang mulia, saya akan menyiapkan kereta kuda”
__ADS_1
“Tidak perlu para ksatria ini akan mengangkat kereta kami, kau tuntun saja mereka”
“Baik” Komandan belum mengangkat kepalanya karena belum diperintahkan oleh Tesla
2 ksatria kembali dan mengangkat kereta, Tesla dan Renner naik
“Apa yang kau tunggu?, segera tuntun kami”
Komandan berdiri dan segera berjalan ke depan ksatria agar bisa menjadi pemandu jalan, ia merasa senang dan juga takut, perasaan itu bercampur aduk ketika tahu Tesla adalah keluarga Iblis Kegelapan.
Tapi ada hal yang dikhawatirkan oleh komandan, hal itu menjadi beban pikirannya.
Ia berhenti berjalan dan bersujud di depan kereta “yang mulia tidak ada penginapan yang layak untuk anda disini”
“Tidak perlu yang layak, cari saja!”
Komandan berdiri dan berjalan menuju penginapan terdekat, dan ia sampai di penginapan biasa, dan ketika ia bertanya ke resepsionis.
“Oi!, ini adalah perintah dari yang mulia!, apa kau ini tidak mengerti!”
“Maaf Tuan tapi kami tidak bisa mengusir tamu begitu saja, apalagi saat tengah malam begini.”
Karena tak kunjung memberikan laporan, Tesla turun dan masuk ke penginapan, aura kegelapan dari cincinnya terus keluar.
Komandan segera bersujud “maaf yang mulia, saya tidak berhasil mendapatkan kamar.”
“Apa itu maksudmu yang mulia?, jangan membohongiku, maaf Tuan bangsawan penginapan ini sudah penuh”
“Oh begitu ya, apa kau tidak bisa melihat diriku yang sebenarnya?”
“Apa maksudmu? selagi saya mohon maaf Tuan Bangsawan penginapan ini sudah penuh.”
“Yang mulia, saya akan segera membereskannya” kata komandan yang tiba - tiba berdiri dan bersiap mencabut pedangnya.
“Ke-napa?” gadis demi human itu bersujud “yang mulia selamat datang ke penginapan kami yang sederhana ini”
“Kakak kenapa kau bersujud dengan bangsawan ini?, ingat para bangsawan itu hanya bisa memanfaatkan rakyat untuk kepentingan diri mereka sendiri!”
“Aku penasaran dengan ceritamu itu”
Di dalam hatinya Tesla “ada ras demi human!, ini sangat menarik, sepertinya malam ini akan semakin panjang!”
“Maaf atas kebodohan adikku yang mulia”
kakak berbisik “cepat bersujud dia adalah yang mulia!”
“Tidak!, aku tak ingin bersujud kepada bangsawan!”
“Tidak apa apa, berdirilah”
Tesla bertanya kepada kakak “apa ada tempat yang bisa dijadikan tempat tidur di penginapan ini?”
“Jika tidak keberatan Yang mulia bisa tidur di kamar kami”
“Tidak masalah, sebelum kau mengantarku, sebutkan namamu”
“Nama saya Ri”
“Dan nama adikmu?”
“Ra yang mulia.”
__ADS_1
Ri dan Ra adalah kakak adik kembar bisa dibilang mereka kembar tapi sikap, warna rambut, warna mata, dan pemikiran mereka bertolak belakang.
“Silahkan masuk yang mulia, segera akan saya membereskan barang - barang kami”
“Tidak perlu, kami akan pergi dini hari, pergilah dan suruh komandan ksatria untuk menjemput istriku”
“Baik yang mulia”
Ra keluar dan pergi, tak lama kemudian Renner masuk ke kamar, Tesla membuka pakaiannya dan hanya tersisa celana boxer saja.
“Akhirnya aku bisa beristirahat, tapi..” Renner memeluk Tesla dari belakang sambil berkata “ayo kita lakukan hal itu”
“Maaf aku kelelahan, mari kita tidur”
“Tapi kau sudah janji!”
“Ayo kita tidur, bukankah sayangku juga lelah.”
“Iya juga, tapi tunggu”
Tesla langsung terjun ke tempat tidur dan segera tidur, Renner pun terlalu lelah untuk marah kepada suaminya itu.
Beberapa menit kemudian…
Tesla diam - diam bangun dan pergi keluar dari kamar, dan saat membuka pintu.
“Yang mulia” kata komandan sambil bersujud dan membuka penutup kupingnya
“Pelankan suaramu, segera panggil kedua resepsionis itu kesini.”
“Baik, segera saya laksanakan” komandan berdiri dan segera pergi ke ruang resepsionis.
Sementara itu Ra dan Ri sedang bersiap - siap untuk menutup penginapannya karena sudah tengah malam.
“Kakak! kenapa bangsawan itu kau izinkan tidur di kamar kita!”
“Tenanglah, dia itu adalah keluarga Iblis Kegelapan, ada aura gelap yang menyelimutinya.”
“Aura gelap? tapi aku tidak bisa merasakannya…”
“Itu karena energi sihir mu yang terlalu lema-”
Ra terkejut melihat ada 4 ksatria putih sedang berjaga di depan penginapannya, ia segera menutup pintu diam - diam agar tidak di sadari oleh mereka.
Datanglah komandan yang disuruh oleh Tesla “kalian berdua… ada apa? wajah kalian seperti melihat hantu saja.”
“Ada ksatria Iblis Suci di depan.”
“Hahaha, tenanglah itu milik Yang mulia Renner”
“Begitukah, aku tahu itu tapi bukankah ksatria itu hanya dipanggil untuk alasan perang dan saat ini dilarang oleh Raja.”
“Apa kau tidak ingat? mereka itu adalah penguasa di kekaisaran Hades… sudahlah jangan memikirkan hal yang tidak penting”
“Ngomong - ngomong kenapa komandan datang menemui kami?”
“Yang mulia memanggil kalian untuk datang ke kamarnya”
“Yang mulia ingin kami ke kamar!”
Ra segera menarik Ri “ayo segera kita bersiap”
__ADS_1
Bagaimanakah kisah selanjutnya?
Tunggu di chapter selanjutnya