
Chapter 13.5 Spesial : Tidur Dengan 3 Gadis Cantik
Ra begitu antusias
“Kakak, bukankah bangsawan itu sudah memiliki istri…”
“Iya juga sih, mungkin saja dia ingin bermain bertiga”
“Kenapa kakak begitu senang?”
Ra tersenyum “karena ini adalah kesempatan kita adikku…”
Ri terdiam sejenak, “aku mengerti”
“Ini adalah kesempatan untuk meminta bantuan pada bangsawan itu…” kata Ra menunduk.
Mereka berdua diam - diam pergi ke kamar dan terlihat komandan sedang berjaga sambil mengenakan tutup kuping di kiri dan kanan.
Komandan membuka pintu dengan sangat pelan dan ia membuka penutup kupingnya “Yang mulia mereka berdua sudah ada di depan.”
“Bagus, masuklah”
Ra dan Ri masuk, komandan segera menutup pintu dan kedua kupingnya.
Tesla sedang sibuk melihat - lihat barang milik kakak beradik tersebut dan ia menemukan pakaian dalam mereka di dalam laci meja.
“Maaf Yang mulia, itu kebiasaan adik saya”
“Tidak apa - apa” Tesla meletakkannya kembali dan berbalik, mata Tesla telah pudar ketika ia beristirahat sebentar, aura kegelapannya juga mulai mereda.
“Yang mulia, Saya dan adik saya ingin bersiap dulu apakah boleh?”
“Bersiap?” dalam pikiran Tesla “mungkin mereka ingin memakai pakaian tidur”
Tesla berbalik dan duduk di kursi ia mengambil salah satu lampu yang menerangi meja. Ia sangat penasaran dengan lampu itu karena bisa hidup tanpa listrik, Ra dan Ri segera mengganti pakaian mereka.
“Yang mulia kami sudah siap.”
“Baik”
Tiba - tiba saja Ra memeluk Tesla dari belakang ia juga mengincar bibirnya, Tesla terkejut hingga membuatnya menjatuhkan lampu yang ia pegang.
Pyarrrr
Suara itu membuat Renner terbangun dari tidurnya “aku baru saja mencoba untuk tidur, apa yang sedang terjadi sayang”
Renner mengusap - ngusap matanya dan melihat suaminya sedang dipeluk perempuan lain yang hanya memakai pakaian dalam.
“Apa yang terjadi disini?” kata Renner melihat ke arah suaminya itu dengan wajah yang menahan tangis.
Dalam hati Tesla “oh tidak, apa yang harus perbuat sekarang?”
“Tenanglah sayangku, ini tidak seperti yang kau pikirkan” Tesla segera mendekat dan menggendong istrinya, ia kembali ke kursi.
Ra dan Ri segera berdiri dan bergerak keluar “kalian berdua tetaplah disana”
“Baik” kata Ra, ia segera duduk di lantai bersama adiknya
__ADS_1
“Ti-dak apa - apa sayang kau boleh melanjutkannya” kata Renner dengan tertunduk sedih.
“Tenanglah, ini hanya sebuah kesalahpahaman kecil”
Renner masih tak percaya dengan perkataan suaminya itu, ia pikir Tesla hanya berusaha menjaga perasaannya dengan kata - kata manisnya.
“Pertama mari kita perjelas dulu”
Ri dalam hatinya “kakak kau akan melihat sifat bangsawan yang sebenarnya… ia pasti akan menyalahkan kita berdua”
“Kenapa tiba - tiba Ra memelukku dari belakang?”
“Itu karena Aku ingin menggodamu Yang mulia”
“Sepertinya kalian berdua salah paham, aku tak memanggil kalian untuk melakukan hal itu”
Ri dalam hatinya “lihat dia menyalahkan kita bukan?, dasar para bangsawan brengsek!”
“Aku tidak tertarik dengan hal semacam itu.”
“Maaf Yang mulia, saya telah salah menafsirkan perintah anda.”
Tiba - tiba Renner berdiri dan menampar Tesla
PLAK
“Ada apa sayang?”
“Jangan menyalahkan mereka!, bukankah kau yang memanggil kedua perempuan ini untuk ke kamar!”
“Tidak bukan begitu, tapi kau tidak boleh menyalahkan perempuan! laki - laki lah yang harus bertanggung jawab!”
“Sudah ku bilang ini hanya salah paham, Aku harus bagaimana agar kau percaya”
“Apa kau mempunyai bukti?”
“Tidak sama sekali, tapi aku akan melakukan apapun agar kau percaya.”
“Izinkan aku bergabung dengan kalian”
“Boleh, malahan akan lebih bagus jika kau bergabung”
Ra dalam hatinya “ternyata dia benar - benar ingin bermain bertiga rupanya”
Ri dalam hatinya “bodoh, suamimu sedang selingkuh malah ingin ikut - ikutan!”
“Aku akan bersiap jadi tunggu ya”
“Sudah ku bilang aku tak tertarik”
“Tidak usah malu, aku tahu hal ini pasti akan terjadi.”
Renner mengganti pakaiannya sementara itu Tesla sedang mengamati tubuh kedua perempuan demi human itu.
“Bagaimana penampilanku sayang?” kata Renner sambil menunjukkan gerakan erotis, ia memakai pakaian dalam favoritnya yang disukai oleh suaminya.
“Biasa aja” Tesla mengambil kaca tembus pandangnya yang berada di koper, ia juga mengambil buku catatan yang berisi informasi tentang keadaan tubuh Renner sebelumnya.
__ADS_1
Tesla mendekati istrinya dan menggendongnya kemudian menurunkannya di tempat tidur, perlahan Tesla mengamati tubuh istrinya dengan kaca yang dapat menembus kulit.
“Boleh aku melepas pakaianmu?”
“I-ya”
Tesla membuka semuanya kemudian mengamati kembali “Baiklah sepertinya tidak ada perubahan dengan tubuhmu, hanya saja rasanya dadamu semakin membesar saja sejak aku melihatnya.”
“Heh? ayo cepat lakukan sayang, apa yang kau tunggu?” kata Renner yang kecewa dengan perkataan suaminya
“Sudah kubilang, kau salah paham… baiklah sekarang giliran mereka berdua.”
Kakak dan adik itu adalah manusia setengah serigala, mereka berdua adalah pemilik penginapan, terkadang ada saja pengganggu di penginapan, namun Ri selalu dapat diandalkan karena ia sudah biasa bertarung.
“Kalian berdua… buka semua pakaian yang melekat pada tubuh kalian.”
Ra dan Ri menuruti perkataan Tesla “selagi aku melihat - lihat tubuh kalian, ceritakan tentang manusia serigala.”
“Baik, dahulu kala manusia serigala adalah ras demi human yang netral, kami tidak memihak Iblis ataupun memusuhinya, tapi entah apa yang terjadi keluarga Pasukan Iblis (nama Iblis Suci dulu) menyerang dan menghancurkan kota.
Banyak ras demi human yang netral terhadap Iblis terancam punah dan kami manusia serigala adalah salah satunya, hanya itu cerita legenda tentang manusia serigala Yang mulia.”
“Hampir punah ya… apa kau tahu ras demi human apa saja sedang di ambang kepunahan?”
“Wilayah perbatasan banyak dihuni oleh ras demi human yang netral Yang mulia, mereka semua ada diambang kepunahan.”
Renner menangis mendengar legenda yang diceritakan oleh Ra “maaf, karena keluarga ku kalian harus menderita akan kepunahan.”
“Tidak perlu meminta ma-” Ri memotong pembicaraan “benar sekali!, seharusnya kalian bertanggung jawab dengan apa yang telah kalian lakukan pada kami!
Lihatlah! sekarang kami sedang berada di ambang kepunahan!, kami terpaksa harus bekerja mati - matian agar bisa hidup!, dasar kalian para bangsawan!, selalu saja menindas yang lemah!”
“Yang mulia, maaf atas kebodohan adikku”
“Tenanglah Ri, bisa kau ceritakan bagaimana? dan kenapa kau begitu membenci bangsawa…”
Ri menolak untuk bercerita, ia berniat untuk keluar dari kamar karena terbawa emosi, “adikku, tenangkan dirimu. Lihatlah apakah tangisan Yang mulia Renner terlihat palsu bagimu?”
Ri melihat sejenak Renner yang menangis tersedu - sedu, ia sadar tangisan itu tulus, dan…
“Baiklah aku akan menceritakannya…” kata Ri sambil duduk kembali di lantai bersama kakaknya.
Tesla dalam hatinya “jadi ini maksud ayah… sepertinya bangsawan di negara ini menyalahgunakan jabatan mereka, aku tak peduli tentang itu. Hmm aku hanya membantu mereka berdua karena Aku ingin memanfaatkannya…”
Sementara itu…
Philip melihat para penjaga gerbang sudah pingsan semua “kalian ini, begitu lemah inilah aku benci para ksatria manusia!.
Jika saja tidak ada bangsawan brengsek itu, pasti wilayah perbatasan ini sudah menjadi milikku!, tidak kebanyakan bangsawan di wilayah perbatasan memang kurang ajar semua.
Dia hanya mengandalkan kemampuan pertahanan yang begitu merepotkan, tapi pelindungmu itu tidak ada apa - apanya jika dibanding dengan kekuatan Tesla Iblis Kegelapan!!.
Tunggu saja akan kudapatkan wilayah ini melalui dirinya!”
Bagaimana kisah Ri hingga ia membenci para bangsawan?
Tunggu kelanjutannya di chapter selanjutnya
__ADS_1