Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 8.5 Special : Renner Yang Imut


__ADS_3

Chapter ini adalah chapter spesial yang menceritakan sikap Renner yang bersikap tak seperti biasanya kepada suaminya Tesla.


Chapter 8.5 Special : Renner Yang Imut (revisi)


Pasutri itu masuk ke rumah, mereka menuju kamar langsung, Tesla menurunkan istrinya di tempat tidur dan tiba - tiba dia ditariknya, namun dirinya tidak merespon apapun, wajahnya datar tanda tak peduli.


“Ayo lanjutkan yang tadi...”


"Rasanya Aku sangat bebas hari ini, jantung berdetak hebat, suhu tubuh meningkat, bahkan sedikit sentuhan saja rasanya sangat sensitive"


Renner mengincar bibir suaminya, untungnya dia tidak mengelak tapi ciuman ini hanya sepihak karena Tesla tidak tertarik sama sekali


Cup!...


Mereka berciuman tapi kali ini ajakan istri di tolak, karena Tesla benar-benar tidak ingin melakukannya sekarang, dia melepas ciumannya kemudian melihat istrinya, badannya begitu panas dan gemetar ketika ia memegang pundaknya


“Kita harus bersiap - siap ke ibukota, kita lanjut saja di penginapan nanti” kata Tesla dengan muka data.


Istrinya kesal terhadap sikap suami yang begitu dingin padanya, kekesalannya terlihat jelas di ekspresi wajah. Hal itu membuat Tesla terbengong sambil menatap istrinya


“Wajah kesalnya begitu imut!”


Renner melompat ke arah suaminya yang melamun karena melihat dirinya, sikapnya seperti seorang anak kecil yang ingin di manja.


“Tangkap aku!”


Tesla yang baru saja tersadar, dia seketika menangkap istrinya yang tiba-tiba meloncat, kepalanya di pukul oleh sang istri, tingkahnya mirip sekali seperti anak-anak sekarang.


“Bodoh bodoh bodoh, Tesla bodoh, tidak bisa membaca suasana” 


“Baru pertama kalinya aku melihat Renner kesal, dan entah kenapa rasanya dia menjadi imut saat kesal.. dan baru pertama kali juga ada yang berani memukul kepala ku...”


“Lepaskan aku atau..”

__ADS_1


“Atau apa?”


“Kepala ku mungkin bisa saja putus lagi jika kau memukulnya terus, hehehe”


Renner berhenti memukul namun ekspresi wajahnya terlihat seperti anak kecil yang baru saja menjatuhkan es krim kemudian bersiap-siap untuk menangis.


"Hiks... hiks"


Suaminya kebingungan kenapa dia tiba-tiba menangis padahal dirinya hanya bercanda


“Aku memiliki ide bagus!”


Tesla menurunkan istrinya lalu berbalik membelakanginya, dia bermaksud untuk menakuti-nakutinya dengan membuat sedikit kejutan


“Sayang kau tidak boleh menangis begitu”


Ia memejamkan mata kemudian memegang kepala dengan kedua tangan lalu dengan cepat berbalik ke arah Istrinya sambil berkata


Kepalanya terpisah dari badannya hal itu membuat Renner yang melihat terdiam sejenak seakan dia percaya bahwa hal itu akan terjadi, sepertinya dia benar-benar terkejut hingga tidak bisa merespon.


Tak lama dia menangis lagi dengan sangat keras, warna mata nya perlahan berubah menjadi putih, seorang ksatria Iblis Suci muncul ditengah-tengah mereka, Istrinya menghentikan tangisnya dan bersembunyi di ksatria itu, terkadang dia juga mengintip.


“Maaf-maaf, aku hanya bercanda”


kepala Tesla mulai menyambung kembali, dan warna matanya berubah menjadi merah, Einstein kembali aktif. Ayah-Ibu yang mendengar tangisan yang semakin keras segera menuju kamar, dan terlihat putranya sedang mengerjai istrinya dengan mencopot kepalanya itu.


Kepala Tesla masih dapat bergerak, ini karena jika tubuh yang terpisah masih dalam jarak tertentu maka bagian tubuh itu akan tetap hidup karena dihubungkan oleh aura gelap.


Ayah-Ibu tersenyum melihat kelakuan putranya dan menantunya itu, tak lama kemudian mereka berempat akhirnya berkumpul kembali di ruang keluarga, namun Renner masih marah dengan suaminya, warna matanya memang sudah normal tapi anehnya ksatria Iblis Suci belum menghilang


Mata Tesla masih berwarna merah yang artinya Einstein masih aktif.


“Sahabat ku, apa kamu bisa mengukur kekuatan ksatria putih itu?”

__ADS_1


“Baik Tuan”


“Oh ya aku lupa, mulai sekarang panggil aku Tuan Tesla, manusia akan merasa nyaman ketika nama mereka dipanggil”


“Baik Tuan Tesla”


Renner bersembunyi dibalik ksatria itu, terkadang dia melihat suaminya dengan wajah kesalnya, Tesla yang melihat kelakuan istrinya itu secara tak sadar tersenyum sambil menikmati sikap imutnya


“Ayah kenapa ksatria putih itu tidak menghilang?”


“Itu karena Istrimu masih ingin ksatria itu ada”


Ibu menyiapkan cemilan dan segera duduk di dekat Renner, dia juga tersenyum melihat kelakuan menantunya, tidak ada yang keberatan jika ada ksatria di rumah, kalau keluarga biasa pasti akan kabur atau melawan ketika melihat ksatria itu.


Hal itu karena penampilannya yang aneh namun juga menyeramkan, ksatria Iblis Suci memiliki warna tubuh putih susu, armor dan perlengkapan lainnya juga memiliki warna yang sama, mereka selalu memakai helm pelindung perang sehingga tidak ada yang tahu wajahnya seperti apa.


“Apa Ayah tahu penyebab sikap Renner?”


“Itu karena kekuatannya baru saja terbangun jadi dirinya yang asli meluapkan seluruh emosinya dan terjadilah seperti ini, seharusnya keadaan ini juga terjadi padamu..” Ayah melihat putra satu-satunya itu dengan kecewa, karena tidak dapat melihat sikap polos anaknya


“Tuan Tesla. Analisa sudah selesai...”


“Apa kesimpulannya?”


“Ksatria putih dapat menghancurkan rumah ini hanya dengan mengayunkan pedang api yang ada di tangannya, ketahanan materi putih itu mirip seperti baja di bumi, hanya itu yang saya dapat simpulkan”


“Kerja bagus”


Perlahan-lahan mata merahnya memudar, dan Ayah mulai berbicara tentang persiapan yang harus mereka lakukan dan beberapa hal penting.


Hal penting apa yang ingin disampaikan Volta pada anaknya itu?


Ini adalah chapter spesial, nantikan chapter selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2