
Peringatan! eps ini begitu panjang, selamat membaca.
...Chapter 25.4 : Einstein Vs 100 Assassin Ninja...
Devil's King 6 Darkness Tahun 6666 akan terjadi peristiwa penting hari ini. Khususnya pada sejarah Kekaisaran Hades. Keluarga Bangswan Iblis Perisai melakukan Kudeta terhadap Yang Mulia, kepala Keluarga Iblis Perisai Patron.
Keluarga Bangsawan ini memiliki 3 orang anggota keluarga inti, Patron memiliki 2 orang adik. Adik kandung pertamanya meninggalkan sebelum lahir sedangkan adiknya satu lagi menjadi guru di salah satu PTB (Perguruan Tinggi Bangsawan) di Ibukota. Kedua orang tua Patron sudah lama meninggalkan karena umur.
...***...
Tiba-tiba saja ada pesan darurat dari Patron untuk pasukan utama yang sedang bergerak menuju ke Ibukota, mereka berkomunikasi memakai bola hitam. Pertempuran baru saja usai, pasukan utama berhasil mengalahkan pasukan High Horse War. Panglima pasukan utama terkejut akan perintah Patron.
"Mundur" kata Patron
Jelas sekali apa yang didengar oleh Panglima pasukan utama, ia mendengarkan perintah itu dari bola hitam yang dipegang tangan kanannya. Panglima berhenti bergerak ketika ada panggilan dari Patron melalui bola hitam.
"Eh?"
"Mundur sekarang juga!"
Bola hitam tidak menyala lagi, tanda panggilan telah ditutup. Panglima pasukan hanya bisa menaati perintah dari Patron, Ia dan pasukannya berbalik arah menuju wilayah Patron. Hal itu dilihat oleh salah satu anggota pasukan High Horse War.
"Komandan!, pasukan utama tiba-tiba putar arah!" kata salah satu anggota pasukan High Horse War
"Apa?!" jawab Komandan cepat, ia dan pasukannya berhenti melihat ke belakang.
"Apa Yang Terjadi?!" tanya Komandan High Horse War dalam hatinya
Ia tidak tahu apa yang sedang terjadi, tapi ia tahu apa yang harus dilakukan. Segera Komandan High Horse War kembali bergerak menuju Ibukota, sebenarnya mereka belum terlalu jauh dari Ibukota, sehingga Pasukan High Horse War dapat kembali dengan cepat.
Beberapa kilometer lagi pasukan itu sampai, terlihat 100 penunggang kuda berjejer di depan gerbang Ibukota. Seratus pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bastran. Sepertinya bantuan dari batalyon datang lebih cepat dari perkiraan.
Segera Komandan Pasukan High Horse War melapor, ia segera menghampiri Bastran lalu membungkuk memberikan hormat "Lapor Tuan, pasukan hamba kalah dalam pertempuran melawan pasukan utama yang berjumlah 500 orang, terdiri dari ; 200 ksatria, 200 archer, dan 100 knight."
"Bagaimana kamu bisa kalah!?" kata Bastran marah, ia segera turun dari High Horse War.
"Para ksatria dan kinght pada pasukan utama adalah undead Tuan" jawab Komandan yang berusaha tetap tenang walau ia sangat takut akan kemarahan Bastran
"Memangnya kenapa jika mereka adalah undead?!, seharusnya kamu bisa mengalahkannya!" kata Bastran kesal
"Mereka bukan undead biasa Tuan, mereka adalah Iblis yang telah berubah menjadi undead" jawab komandan High Horse War tertunduk mengingat-ngingat alasan kekalahan pasukannya
"Iblis kata mu..."
Bastran menaiki High Horse War kembali, ekspresi wajahnya sangat kesal karena unit pasukan kalah dalam perang, seharusnya unit pasukannya sudah lebih dari cukup untuk menghadapi pasukan Patron.
Tiba-tiba saja seseorang datang dari atas dengan sangat dramatis, ia mengenakan armor merah api lengkap dengan pedangnya. Ternyata ia adalah Asmodeus, dan di atasnya ada Dark Fire Dragon dan 4 naga api biasa.
Asmodeus mendekati Bastran "Bastran, kamu mau pergi kemana?" tanya Asmodeus yang sebenarnya tahu Bastran akan pergi kemana, hanya saja ia bertanya untuk memastikan.
"Sudah jelas bukan, kamu pasti dengar tadi. Ada pasukan Iblis Undead di depan, aku akan melihatnya sendiri" jawab Bastran dengan ekspresi menyeramkan
"Tenanglah dulu... ah... percuma mengatakannya, kenapa kamu membawa unit elite ke Ibukota?, itu melanggar peraturan yang ada" kata Asmodeus
"Tidak. Patron sudah menghianati kita, lihatlah ia menyembunyikan pasukan Iblis Undead ini!, lagi pula Patron lebih melanggar aturan perang karena memakai tentara yang bukan miliknya!" kata Bastran marah
"Itu benar, dia sudah menghianati kita. Tapi tetap saja jangan terbawa emosi. Percuma juga kamu pergi, kamu tidak akan sempat melihat pasukan itu, mereka sudah putar arah" kata Asmodeus santai
"APA!?" spontan Bastran melihat Komandan High Horse War, ia ingin tahu alasan pasukan itu putar arah.
"Pasukan itu memang putar arah Tuan, hamba tidak tahu penyebabnya" jawab Komandan High Horse War cepat
"Cih!"
"Mari kita bicara di benteng untuk situasi rincinya" kata Asmodeus
...***...
Mereka berdua pergi ke benteng Ibukota, ya masih tak layak di bilang benteng karena penjaga yang berjaga sedikit sekali, ini karena di Ibukota tidak pernah terjadinya penyerangan dalam 300 tahun terakhir, dan lagi wilayah ini berada di tengah-tengah.
Wilayah Bangsawan Iblis Perisai adalah satu-satunya akses masuk teraman, namun percuma saja, Keluarga Iblis Perisai tidak pernah kalah jika dalam bidang perlindungan.
Unit elite Keluarga Iblis Knight atau lebih dikenal dengan unit Unit Salamander. Unit ini hanya terdiri dari pasukan berkuda saja, tapi bukan pasukan berkuda biasa.
Iblis yang menungganginya memakai armor emas lengkap, berbeda dengan pasukan High Horse War yang menggunakan armor besi. Nama spesies kudanya pun berbeda, Exrem Horse nama sepesiesnya.
Spesies ini mirip sekali dengan High Horse War hanya ada satu perbedaan mencolok di antara kedua spesies ini. Extreme Horse memiliki badan yang lebih besar dan tanduk di kepalanya. Kecepatannya tidak secepat kerabat dekatnya High Horse War. Tapi ketahanan tubuh dan kepintarannya jauh berada di atas High Horse War
Iblis penunggangnya bukanlah Iblis biasa, mereka adalah orang yang terpilih dari orang-orang pilihan. Yang boleh menjadi anggota unit pasukan ini harus memiliki syarat yang telah ditentukan. Syarat terpenting untuk menjadi anggota unit pasukan adalah ; dapat bertarung jarak dekat layaknya ksatria, dan dapat menggunakan sihir jarak jauh.
Syaratnya memang terdengar gila, tapi karena inilah unit pasukan ini adalah pasukan elite. Ketika diperlukan Unit Salamander boleh turun dan bertarung layaknya ksatria dan mereka juga dapat menjadi penyerang jarak jauh dengan sihir.
Meskipun terdengar terlalu over power, unit pasukan ini memiliki kelemahan yang setimpal dengan kelebihannya yaitu anggota pasukan yang sangat sulit dicari dan kerusakan yang diberikan tidak terlalu berarti dalam pertempuran.
Kerusakan bukanlah keunggulan Unit Salamander, keunggulannya terdapat pada adaptasi serangan. Jika unit pasukan ini berhadapan dengan unit infantri maka dengan mudah mereka bisa menjadi penyerang jarak jauh dengan sihir. Jika berhadapan dengan unit archer maka mereka bisa menjadi kavaleri. Dan ketika dihadapkan unit kavaleri maka Unit Salamander bisa bertahan sambil menyerang seperti unit infanteri.
...***...
Asmodeus dan Bastran segera pergi ke benteng terdekat, mereka berdua berbicara di ruangan rapat yang biasa digunakan untuk rapat untuk para Komandan Ksatria. Ruangan itu benar-benar tidak terurus, terdapat sarang laba-laba di sela-sela dinding, beberapa lantai kayu sudah bobrok.
Yah siapa yang peduli dengan ruangan rapat yang tidak pernah digunakan itu, Ibukota sangat damai karena perlindungan dari Keluarga Iblis Perisai sejak 300 tahun lalu.
Beberapa kursi masih kokoh, Asmodeus dan Bastran duduk berhadapan. Asmodeus ditemani satu Dragon Rider, Bastran di temani Komandan High Horse War. Dragon Rider adalah nama unit untuk orang yang dapat menjinakkan naga.
__ADS_1
"Hah... Apa kamu sudah bisa tenang?" tanya Asmodeus menghela nafas
"Cepatlah Asmodeus, katakan apa yang kamu ingin bicarakan?!" kata Bastran dengan nada tinggi, ekspresi wajahnya masih terlihat marah
"Baiklah, kalau begitu" kata Asmodeus santai, ia sudah terbiasa dengan sikap Bastran sahabatnya itu. Bastran selalu berpikir pendek dan hanya mengerti hal-hal simpel saja.
"Ksatria/Knight undead itu bukanlah Iblis" kata Asmodeus santai
Kedua Kelapa Keluarga Bangsawan itu melihat Komandan High Horse War, jelas terlihat bahwa mereka ingin mendengarkan perkataan darinya. Segera Komandan HHW membungkuk hormat, perlahan ia bicara dengan nada sopan.
[Komandan HHW \= Komandan High Horse War]
"Tuan. Di kepala ksatria/knight itu ada tanduk iblis." kata Komandan HHW khawatir karena pernyataannya di tentang oleh Asmodeus
"Memang benar mereka memiliki tanduk iblis, tapi mereka tidak bisa di sebut iblis undead karena jiwa iblis mereka kosong" kata Asmodeus menatap Komandan HHW
"Apa maksudnya" tanya Bastran bingung, ia tidak paham sama sekali dengan perkataan sahabatnya itu
"Mereka adalah boneka undead, iblis undead tidak mungkin bisa dikendalikan." kata Asmodeus singkat, ia tidak mau memperjelas perkataannya karena hal itu percuma, Bastran tetap tidak akan mengerti.
"Begitu ya... mereka boneka, tapi tetap saja mereka adalah iblis undead!" kata Bastran marah
"Bastran tenanglah..."
"Untuk sekarang kita akan melupakan iblis undead ini."
Bastran terdiam sejenak, terlihat bahwa ia sedang berpikir akan sesuatu. Tak lama barulah ia mulai berbicara "Kenapa kamu datang ke Ibukota? bukankah kamu netral!?" kata Bastran marah, ia sangat tidak suka pada orang yang tidak teguh pendiriannya.
"Aku datang untuk memberi perlindungan pada Ibukota, bukan untuk membantu penyerangan Yang Mulia terhadap Patron" jawab Asmodeus cepat
"Unjung-ujungnya nanti kamu mau membantu Yang Mulia!?"
"Tidak. Itu tidak perlu. Bastran apa kamu belum sadar juga perintah Yang Mulia?" tanya Asmodeus tenang
"Perintah?" Bastran sangat tertarik akan ucapan Asmodeus barusan, amarahnya perlahan-lahan mereda
"Yang Mulia ingin kita tidak ikut campur dalam penyerangan, ia ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Buktinya beliau tidak mengajak atau meminta bantuan kepada kita, dan lagi ia tidak mempersiapkan apapun di Ibukota, mungkin ia tidak memberitahukan berita ini pada instansi pertahanan Ibukota."
Bastran terdiam sejenak, dalam pikirannya ia tidak bisa menyangkal bukti-bukti yang dikatakan oleh Asmodeus. Memang benar tidak ada kesiapan apapun di Ibukota, dan Yang Mulia juga tidak pernah meminta bantuan apapun juga.
"Tapi itu tidak menjelaskan kenapa kamu ke Ibukota" tanya Bastran bingung
"Pasukan utama Patron sudah putar balik. Patron telah menjebak Yang Mulia."
Asmodeus kembali menatap Komandan HHW, segera Komandan HHW merespon dengan membungkuk hormat "Yang Mulia pergi duluan ke wilayah Tuan Patron, beliau juga tidak ingin kami ikut, tapi saya memaksa." kata Komandan HHW cemas
"Anak buahmu sendiri yang mengakui bukti dari ku. Yang Mulia ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Jadi Bastran, kamu harus menghormati keputusannya." kata Asmodeus menatap Bastran serius
Kali ini Bastran benar-benar tidak dapat berbicara lagi, ia membisu. Di dalam hatinya masih tersimpan rasa marah terhadap Patron yang telah berkhianat padanya. Patron disebut berkhianat karena tidak memberitahu "Teman" Bangsawannya tentang pasukan Iblis Undead itu.
...***...
Untuk saat ini rencana berjalan dengan sangat lancar, tidak ada yang menyadari rencana Patron. Sekarang Ia serasa di atas angin karena rencananya mulus tanpa halangan. Patron dan 100 ksatrianya segera menuju ke belakang wilayah perbatasan Ibukota.
“Ha ha ha, saat ini Yang Mulia sudah terjebak dalam rencana ku. Pasukan bantuan dari organisasi Republik Lucifer akan segera kembali , pasukan Panji pasti sedang berhadapan dengan Yang Mulia, ditambah aku yang akan membawa 100 ksatria. Yang Mulia pasti terbawa emosi karena aku menculik Ra” kata Patron tersenyum
Penampilan Patron saat ini mirip seperti monster saja, tubuhnya besar, gelap, memakai pakaian Bangsawan yang koyak, rambutnya menjadi begitu lebat dan hitam. Tapi yang paling mencolok adalah pelindung dan penghalang yang selalu berputar mengelilingi dirinya.
Einstein telah mengambil alih tubuh Tesla karena tiba-tiba saja ada pisau yang menyasar ke kepalanya. Pisau ini juga mengarah ke Philip dan Renner. Tapi Philip dapat terbang menghindari pisau, Renner dilindungi Ksatria Iblis Suci.
“Apa kamu tahu darimana pisau itu berasal?” tanya Tesla
“Tidak Tuan, tapi Einstein bisa mencarinya. Memulai simulasi pencarian.”
Philip terkejut ketika merasakan aura Yang Mulia yang tiba-tiba saja berubah, hal itu terlihat jelas pada ekspresi wajahnya yang tampak amat waspada terhadap Tesla. Aura yang ia rasakan sama persis ketika Tesla menghampirinya saat selesai membantai Pasukan Clone Monster miliknya.
Einstein menutup matanya, simulasi pencarian ini bisa dilihat langsung oleh Tesla “Einstein!, simulasi ini mirip seperti simulasi pada A.I, jika kamu bisa melakukan hal ini dulu, kenapa Saya tidak bisa melihatnya seperti sekarang!?” tanya Tesla marah dan bingung
Tidak ada jawaban dari Einstein, tampaknya ia tidak mempunyai space memory yang cukup untuk berbicara dengan Tesla. Tapi tetap saja simulasi itu benar-benar 3D dan tampak seperti simulai di dalam A.I
“Simulasi selesai. Menemukan lokasi datangnya pisau, arah barat daya.”
“Segera tangkap dia hidup-hidup. Siapa yang tiba-tiba saja menyerang Saya?” tanya Tesla pada dirinya sendiri
“Laksanakan.” Jawab Einstein
Segera Einstein membuka matanya, pisau yang tadi ia cabut tiba-tiba dilemparkannya ke arah barat daya. Arah itu adalah tempat Panji berada, pisau melesat sangat cepat ke arahnya. Untunglah ia bisa mengelak dengan skill ninja miliknya.
“Apa itu tadi?” gumam Panji terkejut
Renner tidak dapat melihat apa-apa, pandangannya tertutup karena Ksatria Iblis Suci yang bersiaga melindungi Renner di sekelilingnya. Ia bahkan tidak dapat melihat suaminya, jadi ia tidak melihat ada pisau yang mengenai kepala Tesla.
“Bagaimana Yang Mulia bisa tahu aku bisa di sini!” kata Panji cemas, hal itu tampak jelas dari ekspresi wajahnya yang berkeringat. “Apa yang sedang terjadi di sini?” gumam panji
“Apa yang kamu lakukan Einstein?, saya bilang tangkap hidup-hidup jangan di bunuh. Bisa saja pisau yang kamu lemparkan tadi mengenainya” kata Tesla cemas
“Perintah akan segera dilaksanakan” jawab Einstein cepat
Einstein perlahan menghadap ke arah barat daya, tempat Panji bersembunyi. Salah satu skill assasin adalah Invisible, skill ini akan membuat penggunanya tidak terlihat dan tidak terdeteksi oleh jebakan sihir, namun aura mereka masih bisa dirasakan. 100 Assassin Ninja mengelilingi Tesla, Renner dan Philip.
“Mengeluarkan energi sihir untuk menemukan target, berhasil. Target ditemukan. 101 orang terdeteksi dalam radius 200 meter.” Kata Einstein
“Apa!?” kata Tesla terkejut
__ADS_1
“Mata melihat lebih dari 80 orang menuju ke arah sini, satu orang sangat mencolok dari yang lain.” Lanjut Einstein
Tesla melihat apa yang dilihat oleh Einstein, ia hanya bisa menduga bahwa 1 orang yang mencolok itu adalah Patron. Tapi ia tidak tahu bahwa ada 101 orang berada di radius 200 meter, padahal terlihat tidak ada siapapun lagi kecuali mereka bertiga.
“Apa yang terjadi?, tiba-tiba saja aku dapat merasakan energi Yang Mulia!?. Apa mungkin?!” gumam panji, wajahnya tiba-tiba memucat. Tidak semua orang bisa mengeluarkan energi sihir secepat ini dalam area yang sangat luas.
“Ini terlalu berbahaya, lebih baik aku mundur dulu” kata Panji perlahan mundur, ia membuat sinyal kepada pasukannya untuk menyerang Tesla
Tiba-tiba saja ada lebih dari 10 pisau mengarah ke arah Einstein dari berbagai arah. Philip masih terbang melihat keadaan sekitar, sementara Renner tidak bisa melihat karena Ksatria Iblis Suci menghalangi pandangannya.
Dengan cepat Einstein mengelak dengan cara melompat, pisau yang tidak mengenainya tertumbuk satu sama lain. Ini menandakan bahwa serangan dari pisau tersebut sangat terkoordinasi dengan baik, jika tidak maka bisa saja pisau itu malah mengenai rekan sendiri.
Panji kabur dengan cepat, terlalu berbahaya untuk menyerang Yang Mulia. Lagi pula dari awal ia tak berniat menyerang Yang Mulia secara langsung. Panji hanya ingin mengurangi jumlah pasukan yang dikirimkan oleh Keluarga Iblis Knight Bastran, tapi sayangnya hal itu tak dapat dilakukannya karena pasukan utama yang telah membereskannya.
Tepat ketika Einstein turun dari lompatannya, seseorang dengan pakaian ninja tiba-tiba muncul di depan Einstein, ia menyerang dengan menggunakan pisau pendek, setelah menyerang orang tersebut kembali menghilang. Einstein tidak sempat mengelak, ia menangkis serangan dengan tangan kanannya
Satu orang lagi muncul dari samping kanan Einstein, dengan cepat Einstein melompat 2 kali ke depan, ia mendarat dengan selamat. Gerakannya itu persis seperti lompatan pemain profesional atlet akrobatik. Pisau kembali dilemparkan dari berbagai arah, Einstein melompat ke atas, kali ini ia terbang menggunakan semburan api yang dikeluarkan dari kedua kakinya.
Semua gerakan tadi begitu cepat, bahkan Philip tidak melihat seseorang yang tiba-tiba muncul di depan Einstein. Dalam segi kecepatan dan kelincahan Assassin Ninja adalah juaranya, apalagi ditambah serangan mereka yang begitu terkoordinasi satu sama lain, maklum pasukan elite milik Keluarga Mata Merah.
“Apa Yang Terjadi barusan?” tanya Tesla, ia sebenarnya juga hanya melihat sekilas apa yang sedang terjadi.
Pedang angin dikeluarkan oleh Einstein “Tuan. Terlalu sulit untuk menangkap mereka” kata Einstein sambil membuat simulasi serangan yang akan ia lakukan.
“Tidak. Walau Saya menyuruhmu untuk membunuh mereka, apa itu bisa dilakukan?, saya bahkan hampir tidak melihat serangan mereka tadi. Lebih baik kita mundur saja. Saya tidak tahu bahwa ada makhluk yang bisa secepat ini.” Kata Tesla pasrah
“Kemungkinan menang adalah 86,67% jika Tuan mengizinkan Einstein untuk membunuh mereka semua” kata Einstein, ia telah selesai menemukan strategi yang cocok untuk melawan Assasin Ninja itu
“Apa, kenapa bisa tingkat kemenangan begitu tinggi?, lakukan saja. Tapi bagaimana dengan orang-orang yang sedang menuju ke sini?”
“Einstein memiliki saran Tuan. Orang-orang yang menuju ke sini akan ditahan oleh Philip”
“Tidak. Itu terlalu berbahaya!, bisa saja dia mati melawan orang sebanyak itu sendiria-“
Philip terbang mendekati Einstein, ia menunduk hormat dan berkata “Yang Mulia, izinkan hamba melawan orang-orang yang sedang menuju ke sini. Dengan kekuatan hamba saat ini, hamba yakin bisa mengalahkan Patron.” Kata Philip percaya diri
Einstein tidak menjawab, ia menunggu Tesla memberikan perintah. Strategi paling ampuh saat ini adalah Einstein yang harus menghabisi Assassin Ninja terlebih dahulu sebelum Patron datang agar mereka tidak di kepung, Philip harus bisa mengulur waktu hingga Einstein selesai dengan Assassin Ninja.
Terlihat jelas jelas bahwa Tesla ragu akan kemampuan Philip saat ini, ia takut Philip tidak akan sanggup mengulur waktu yang cukup untuk Einstein. Jika Patron sudah sampai keadaan akan semakin sulit, menghadapi 100 Assassin Ninja saja sudah cukup sulit apalagi Patron yang sudah berubah.
"Tidak ada pilihan lain, tidak disangka bahwa Saya akan disudutkan dalam keadaan seperti ini. Jika saja Saya bisa mengeluarkan kekuatan yang sama saat melawan pasukan monster Philip, maka hal ini tidak akan terjadi” kata Tesla
Einstein mengangguk tanda bahwa ia mengizinkan Philip untuk membantu. Philip segera terbang menuju pasukan Patron. Secara jumlah ia memang kalah jumlah, tapi sebenarnya ia tidak berniat melawan pasukan Patron secara langsung. Philip berencana meminta duel dengan Patron, ia ingin sekali membalas kekalahannya saat melindungi Ra.
“Dengan kekuatan ini, aku akan mengalah mu Patron dan menyelamatkan Ra!” gumam Philip
...***...
Pengeroyokan ini masih berlanjut, pisau kembali dilemparkan ke arah Einstein. Einstein tidak mengelak kali ini, ia menangkis semua pisau dengan pedang angin di kedua tangan miliknya. Tesla tidak dapat berkata-kata lagi, gerakan yang dilakukan oleh Einstein benar-benar sangat cepat.
“Memulai serangan” kata Einstein yang tiba-tiba menghentikan semburan api di kakinya, ia jatuh bebas ke tanah
Ketika turun Einstein langsung diserang lagi, kali ini ada 2 orang yang menyerang secara bersamaan. Ada yang menyerang dari depan dan satunya lagi dari belakang, Einstein sudah tahu akan serangan ini. Ia menangis serangan dengan pedang angin, kedua orang yang menyerang menghilang. Dua orang lagi menyerang dari samping kiri dan kanan, Einstein salto, disaat bersamaan ia menebas pedang angin pada dua orang yang menyerangnya tadi. Kedua orang tersebut terluka berat, tapi mereka masih bisa menghilangkan diri.
“Einstein, kita tidak bisa membuang waktu di sini terlalu banyak.” Kata Tesla
“Baiklah Tuan, Einstein akan mempercepatnya” jawab Einstein
Dengan cepat Einstein mengiring Assassin Ninja menjauh dari Renner, setelah yakin bahwa jaraknya sudah cukup. Einstein memulai rencananya, tapi hal itu agak sulit dilakukan karena Assassin Ninja yang terus saja menyerang tanpa memberikan jeda.
Lebih dari 4 orang menyerang Einstein sekaligus, beberapa pisau juga melesat ke arahnya. Einstein melempar kedua pendannya pada kedua Assassin Ninja yang menyerang dari depan kemudian ia menangkap leher orang yang menyerang di samping kiri dan kanan. Pisau tidak di tangkisnya, akibatnya ia tertusuk.
Dengan wajah datar, Einstein mencekik kedua Assassin Ninja. Telapak tangan nya mulai mengeluarkan api, dengan cepat leher mereka terbakar, Einstein semakin kuat mencekik mereka. Kedua Assassin ninja itu meronta-ronta, tapi hal itu sudah terlambat kepala mereka terbakar oleh api yang disemburkan dari telapak tangan Einstein. Pedang yang di lempar Einstein tadi tepat mengenai perut kedua Assassin Ninja yang menyerangnya dari depan.
Serangan Einstein tidak berhenti di situ, walau badannya sudah tertusuk oleh pisau wajahnya masih tetap sama, datar tanpa ekspresi. Ia segera melemparkan kedua orang yang kepala sudah terbakar itu. Dua orang lagi menyerang Einstein kembali dari atas dan bawah. Einstein mundur dengan cepat.
Banyak Assasin Ninja yang terluka berat, 4 orang mati. Tapi tetap saja keadaan ini masih sangat sulit ditentukan pemenang. Karena Assassin Ninja yang terluka berat akan mundur perlahan dan menyembuhkan diri. Terjadi sedikit jeda, ini karena para Assassin Ninja melihat perbuatan Einstein yang begitu kejam.
Einstein tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia mundur jauh sambil menyemburkan api di sekitarnya. Ia berlari mengelilingi area tempat Assasin Ninja berada, gerakannya semakin cepat hingga terjadi pusaran api yang sangat besar. Tapi serangan tingkat rendah seperti itu tidak akan melukai Assassin Ninja, mereka menggunakan perisai untuk menghalangi api.
Pusaran api itu semakin membesar, Einstein terus saja mengelilingi area tersebut dengan sangat cepat. Perlahan ia melambat dan tiba saja Einstein mengubah seluruh api dengan gas.
Duar!...
Boom!...
Gas itu meledak, membuat lubang besar di tanah. Semua Assassin Ninja mati tidak bersisa. Einstein berhenti, ia mendekati lubang untuk memastikan kemenangannya.
“Apa yang terjadi?” tanya Tesla terkejut sekaligus penasaran
“Ledakan itu disebabkan oleh gas nitrogen, Tuan.” Jawab Einstein berjalan ke arah Renner
“Apa maksudmu nitrogen triiodide (Nl3)?. Bagaimana caramu merubah api itu menjadi gas itu?” kata Tesla, sebenarnya ia sudah tahu apa yang menyebabkan ledakan itu. Ia penasaran dengan perubahan api yang dibuat oleh Einstein.
“Einstein merubah oksigen dan karbon dioksida pada api menjadi nitrogen triiodida, nitrogen yang ada pada api juga ikut diubah secara bersamaan. Hal ini bisa dilakukan karena api itu berasal dari energi sihir Tuan”
“Dengan kata lain, energi Saya bisa diubah sesuai keinginan?. Itu berarti kita pasti akan menang!” kata Tesla percaya diri
Tak terasa Einstein sudah bertarung hingga malam hari. Tampak dari kejauhan pasukan utama mulai terlihat, Ksatria Iblis Suci tidak lagi bersiaga melindungi Renner. Tapi tepat disaat yang bersamaan Einstein sampai di dekat Renner, ksatria Iblis Suci kembali bersiaga. Lagi-lagi Renner tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi, pasukan utama sudah datang. Mereka akan tiba dalam beberapa menit lagi.
“Tuan, lebih dari 400 orang sedang menuju ke sini, perintah?” kata Einstein berbalik melihat pasukan utama
“Tidak apa-apa. Kita bisa menghadapi mereka dengan C2 110B dan T4 899 SK (small anti materi)” jawab Tesla cepat
__ADS_1
...*** Bersambung ***...