
Sebelumnya Terima Kasih untuk readers yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca novel ini.
Maaf untuk para readers, author baru belajar dalam dunia tulis menulis. Mungkin alur cerita pada Arc 1 terlalu terburu-buru atau terlalu lambat, alur utama nya yang samar akibat tercampur dengan cerita sampingnya, alurnya berantakan, alurnya membingungkan, dll.
Untuk kedepannya author akan berusaha untuk membuat alur cerita yang lebih baik, author sangat berterima kasih untuk readers yang mau memberikan saran dan kritikan agar novel ini menjadi lebih baik kedepannya
...***...
...Ringkasan Alur Cerita Chapter 0 - Chapter 24...
Seorang Ilmuwan tiba-tiba saja terpindahkan ke dunia lain bersama AI yang sedang berada di dalam saraf otaknya. Di dunia itu namanya Iblis Kegelapan Tesla yang hidup sebagai petani di sebuah desa
Ia menikahi tunangannya Renner agar terlepas dari kegiatan belajar di akademi. Singkat cerita ia mendapat surat dari Raja Iblis untuk datang ke Ibukota sebagai Top 10 remaja paling jenius. Ayahnya Volta, membangkitkan kekuatan dalam dirinya dengan cara membunuhnya, ia tak ingin putranya pergi tanpa persiapan.
Ketika Tesla membangkitkan kekuatannya, kalung hitam yang diberikan Ayah sebagai hadiah pernikahannya lenyap saat itu juga. Ayah sangat terkejut. Kalung hitam itu adalah item legendaris yang dapat menyimpan energi sihir, yang artinya seluruh energi sihir yang ada pada kalung tersebut akan segera beralih ke tubuh Tesla. Akibatnya aura kegelapan mulai dipancarkan oleh Tesla.
Sang kakek menyadari aura yang sangat besar ada di rumah anaknya Volta, ia segera ke sana. Kakek menggantikan aura milik Tesla, ini semua ia lakukan agar cucunya tidak diketahui keberadaannya. Volta menyuruh anaknya untuk segera menemui Raja Iblis Hades yang tahu cara memperkecil aura
Dalam perjalanan, emosi Tesla mulai tidak stabil, ini adalah efek dari orang yang baru saja membangkitkan kekuatannya. Ia memberi tahu siapa dirinya sebenarnya kepada Renner istrinya. Di gerbang perbatasan desa sudah ada ratusan pembunuh bayaran yang menunggu Tesla
Sayang sekali untuk mereka, Tesla melampiaskan seluruh amarahnya pada mereka, ia sangat dengan kesal pada Dewa yang mengirimnya ke dunia itu. Di antara pembunuh bayaran tersebut ada 1 kelompok yang berbeda dari yang lain, mereka adalah Fire Red pembunuh bayaran profesional.
Terjadi penyiksaan yang sangat mengerikan pada saat itu, Fire Red tidak dapat berkutik di hadapan Tesla yang sedang marah. Setelah melawan mereka, Tesla kembali dihadang oleh 7.000 pasukan yang dipimpin oleh Bangsawan Iblis Clone Philip.
Ia menyuruh AI dalam otaknya untuk melawan pasukan tersebut, setelah cukup lama melawan pasukan itu. Einstein, AI dalam otak Tesla berhasil memojokkan pemimpinnya Iblis Clone Philip. Bangsawan itu tidak di bunuhnya malah di ajak kerja sama oleh Tesla, menurutnya Philip adalah bibit yang bagus untuk menjadi rekan penelitiannya.
Perjalanannya masih berlanjut ke Ibukota, ketika mereka berdua tiba di perbatasan Ibukota dan hendak menginap. Tesla dikejutkan oleh ras manusia serigala pemilik penginapan. Ra dan Ri adalah kakak beradik kembar, mereka meminta bantuan pada Tesla untuk membunuh Patron Bangsawan yang membuat Ras Demi Human netral hampir punah untuk kedua kalinya.
Dulu Keluarga Iblis Kegelapan mendapat julukan pahlawan dari Ras Demi Human Netral karena sudah melindungi mereka dari serangan monster yang sangat besar
Tesla melanjutkan perjalanannya ke Ibukota bersama istrinya Renner. Di lain sisi Patron mendengar kabar bahwa Fire Red menghilang sejak misi terakhirnya, saat itu datanglah pria misterius dari Republik Lucifer negara tetangga.
Pria itu adalah perwakilan dari seluruh organisasi sesat yang memuja Raja Kejahatan. Ia membuat kesepakatan dengan Patron, jika Patron dapat membunuh Iblis Kegelapan Tesla maka seluruh organisasi sesat itu akan menjadi sekutunya selamanya.
Tanpa pikir panjang Patron menerima kesepakatan itu, lagi pula ia memang bermaksud untuk menyerang Ibukota tempat Tesla berada. Patron ingin menjadikan Ra dan Ri sebagai sandera nya, secara kebetulan Philip juga datang ke penginapan. Ra adalah pekerja sambilan yang bekerja pada Philip, Ri berhasil kabur berkat Philip dan kakaknya yang menahan Patron. Patron mengirim Philip sebagai penyampai pesan, ide ini tak sengaja terlintas di kepalanya ketika tahu Philip pernah bertemu dengan Tesla.
Ri melapor pada Tesla, sebelum sempat meminta pertolongan untuk kakaknya Ra, Philip datang dengan keadaan sangat mengenaskan di dalam kereta kuda, Patron menanamkan kutukan pada Philip yang menyebabkan Philip tidak bisa di sembuhkan dengan potion penyembuh
Tesla berencana menyembuhkan Philip dengan membuat energi sihir yang lebih rendah dari energi sihir yang dimiliki Philip. Saat sedang mencari angin Tesla bertemu dengan 2 perajin terbaik di Ibukota. Smile dan Sient adalah perajin profesional yang sudah banyak pengalamannya.
Tesla dan kedua perajin itu segera membuat mesin perendah energi untuk Philip yang sedang sekarat.
Berhasilkah mereka membuatnya?
...***...
...Chapter 25 : Persiapan Terakhir Sebelum Kudeta...
Tidak ada yang tidur di antara mereka bertiga. Tesla, Smile, dan Sient masih saja membuat mesin perendah energi tersebut, Kant juga membantu Tuan nya dalam menyediakan bahan-bahan yang diperlukan. Istrinya Tesla belum juga tidur sejak malam kemarin, ia terus menunggu suaminya pulang.
Usaha dan kerja keras dari mereka bertiga membuahkan hasil yang baik sekali, mesin perendah energi itu telah jadi tepat saat jam makan siang. Tesla tak sabar mencoba mesin itu, tapi ia harus menunda niatnya karena Smile, Sient, dan Kant sudah terlihat begitu capek.
“Tidak disangka, mesin ini akan jadi dalam waktu semalam. Kedua perajin itu telah bekerja dengan baik.”
“Baiklah, kalian boleh istirahat sebentar, kita akan mencoba mesin ini saat sore nanti”
“Baik!” jawab ketiganya
Tesla dan pengawal pribadinya segera menuju penginapan, sementara Smile dan Sient pergi ke tempat hiburan.
...***...
Renner sangat kesal kepada suaminya, selain karena tidak memberitahu tentang penyerangan terhadap Patron, ia juga marah karena suaminya belum juga pulang hingga siang hari. Di kamar Renner berjalan kesana-kemari menunggu Tesla mengetuk pintu kamar.
Tok tok tok
Dengan segera Renner membuka pintu dan berkata “Suamiku! darimana saja kamu!” teriaknya
Terlihat badan Tesla yang sudah lesu tak bertenaga, matanya memiliki kantung hitam, rambutnya berantakan, ia bahkan tak sadar bahwa pakaian bangsawannya itu kotor.
Tesla mengabaikan istrinya, ia berjalan menuju tempat tidur. Perlahan ia duduk di sana, amarah istrinya yang melihat keadaannya menjadi kecut. Kant segera menutup pintu kamar dan segera berjaga di depan lorong penginapan, ia masih sedikit takut terhadap ksatria Iblis Suci yang berjaga di depan pintu kamar.
Renner perlahan mendekati suaminya, ia duduk di belakangnya. Sebagai seorang istri ia harus bisa menjadi pelepas lelah bagi suaminya, ia memegang pundak suaminya.
“Suamiku, berbaringlah…”
Tesla tidak dapat menolak karena energi nya sudah habis, saat ini yang ia pikirkan hanya istirahat sejenak. Akhirnya ia terbaring di antara paha istrinya. Istrinya mulai mengelus-ngelus kepalanya.
“Renner tidak tahu apa yang terjadi, tapi suamiku tampak begitu lelah. Mungkin ia baru saja melakukan hal yang penting”
Tak sengaja Tesla melihat istrinya samar-samar juga memiliki kantung mata, ia lantas bertanya “Apa kamu tidak tidur semalam?, hal itu buruk untuk kesehatanmu”
Renner tersenyum kecil “Jika dibanding dengan Renner, menunggu suamiku lebih mudah dilakukan.”
“Untuk saat ini, suamiku istirahat saja…”
Tesla segera menutup matanya, setelah malam yang begitu panjang akhirnya ia bisa menghela nafas lega. Setelah sang suami tidur, Renner juga kecapekan menunggu Tesla, ia pun tertidur dengan posisi duduk.
__ADS_1
Tak lama mentari mulai tergelincir, tanda sore hari. Tesla terbangun, ha yang pertama kali ia lihat adalah wajah Renner yang hampir mengenai mukanya.
“Renner” kata Tesla dengan suara pelan
Sang istri bangun karena panggilan itu, ia membuka mata dan melihat mata suaminya yang sedang melototi wajahnya. Renner memejamkan matanya dan mulai perlahan mendekatkan bibirnya
Cup!...
Entah kenapa Tesla menerima ciuman itu, perlahan ia melepas ciuman dan segera berdiri. Ia mulai menyerang istrinya itu, Renner pasrah. Keadaan seperti ini memang selalu ia nantikan, semoga saja kali ini berhasil.
Cup!... Cup!... Cup!...
Tesla terus saja mencium istrinya, ia mulai memainkan lidahnya, memeluk istrinya, dan membuka pakaiannya. Perlahan pikiran jernihnya mulai kembali.
“Ada apa dengan tubuh ini?!”
Dengan segera Tesla berhenti, sejenak ia melihat Renner. Terlihat gadis 16 tahun itu gemetaran, badannya panas sekali, nafasnya terengah-engah, wajahnya tidak berhenti memerah, ekspresi nya menunjukkan bahwa ia sedang menikmati hal yang sedang dilakukan.
Tesla segera berdiri dari tempat tidur, ia langsung merapikan pakaian dan berusaha bersikap normal.
“***** ini mulai menjadi-jadi, apa ini karena efek kelelahan?”
Diam-diam Renner memeluk suaminya, ia mengarahkan Tesla untuk duduk di ranjang, Tesla menurutinya.
“Suamiku?, kenapa kamu menyembunyikan banyak hal dari Renner?” tanya Renner sambil menunduk kecewa
“Apa yang Saya sembunyikan?, coba katakan jika ada?”
“Katanya kamu ingin menyerang Patron?”
“Ah itu kah, Saya juga tidak tahu bahwa ‘Saya’ akan menyerang Patron”
“Itu benar, tapi tidak ada maksud saya untuk menyembunyikannya, hanya saja tidak sempat menyampaikannya” jawab Tesla cemas
Renner terdiam sejenak, dari ekspresi wajahnya ia ragu dengan apa yang dikatakan suaminya, tapi pada akhirnya ia percaya juga.
“Tadi malam kamu kemana saja?”
“Ada urusan penting yang harus saya lakukan”
“Apa itu?” tanya Renner penasaran
“Segera bersiap, kamu akan melihatnya sendiri nanti”
...***...
Tesla, Renner, Smile, SIent dan Kant bersiap pergi ke gerbang Ibukota, tak lupa 5 ksatria Iblis Suci mengikuti Renner. Tak jauh dari gerbang Ibukota, tampak sebuah pasukan High Horse War milik Keluarga Iblis Knight, Komandan mereka segera menghadap Yang Mulia.
“Dengan ini masalah ini selesai!, Tuan Patron bisa diselamatkan!” kata Kant dengan semangat
“Tidak Kant. Masalah sebenarnya akan mulai dari sini” kata Tesla
“Sient, apa kamu sudah mengecek semuanya?” tanya Tesla mendekati SIent
“Sudah Yang Mulia, hamba juga sudah menyiapkan air suci sebagai wadah energi yang akan keluar” jawab Sient sambil menunjukkan botol air suci
“Apa maksudmu?” tanya Tesla bingung
“Air suci dapat menyerap energi sihir kegelapan atau energi tinggi lainnya. Air ini disebut ‘air suci’ karena sama dengan energi sihir suci yang memiliki sifat untuk menyerap energi sihir kegelapan”
“Begitu ya.”
“Yang Mulia, silahkan isi tempat penyimpanan energinya, agar mesin ini dapat beroperasi”
“Ya, kalian menjauhlah dari sini”
Sient segera menuangkan air suci ke wadah energi yang akan keluar, selain Tesla, semua orang mundur menjauhi mesin tersebut.
Perlahan energi sihir Tesla masuk ke penyimpanan, mesin mulai bergerak. Energi sihir mulai keluar dari filter yang telah di buat di ujung mesin, prosesnya memang lambat tapi mesin ini berhasil berfungsi. Tak lama berselang mesin itu sudah membuat energi sihir yang cukup, Tesla mulai menghentikan pasokan energinya.
Hal aneh mulai terjadi, mesin itu tidak mau berhenti. Segera Tesla mengambil wadah air energi yang sudah di rendahkan. Ia mulai melangkah mundur menjauh.
Duarrr!
Boom!
Ledakan itu sangat keras hingga para pasukan High Horse War mendengarnya dengan sangat jelas.
Ekspresi Smile dan Sient hanya bisa lesu melihat ledakan tersebut, tanpa sadar mereka meneteskan air mata.
“Kerja keras kita hancur, padahal itu adalah mahakarya” kata Smile
“Untuk apa kita membuatnya, jika ujung-ujungnya meledak seperti ini?” kata Sient menangis
Tesla berjalan menuju Kant, ia segera memberikan wadah air itu padanya, lalu ia mendekati Smile dan Sient.
“Kerja bagus!, mesin itu bisa berfungsi dengan baik walaupun masih tahap percobaan!. Saya bangga pada kalian”
__ADS_1
Smile dan Sient mulai mengusap air mata mereka, namun mereka masih tetap tidak terima
“Yang Mulia, sayang sekali jika mahakarya seperti itu hancur…” kata Smile
“Yang Mulia, hamba pikir mesin itu akan berguna bagi Yang Mulia” kata Sient
“Tenanglah… kita bisa membuat mesin itu lagi, lain kali kita akan membuat mesin yang lebih rumit!”
Ekspresi Smile dan Sient berubah total, mereka seolah melupakan segalanya dan hanya berpikir akan keseruan untuk membuat mesin baru yang akan diberikan oleh Tesla.
“Yang Mulia, pasukan hamba sudah siap menunggu perintah!” kata komandan yang tiba-tiba ada di belakang Tesla
Dengan cepat Tesla berbalik “Siapa dia?, mungkinkah dia adalah pasukan bantuan dari para bangsawan?”
“Siapa kamu?” tanya Tesla
“Hamba adalah utusan dari Keluarga Iblis Knight, Komandan pasukan High Horse War”
“Bersiap saja dulu, ada hal yang harus saya lakukan sekarang”
“Baik!”
...***...
Kecuali Smile dan Sient, mereka pergi ke kamar Philip, terlihat di sana Ri yang sedang berdoa dan merawat Philip dengan segala cara. Ri tak sadar bahwa Yang Mulia sedang berada di belakangnya.
“Nona Ri” kata Kant berbisik
Segera Ri minggir dari hadapan Tesla, keadaannya cukup parah, beberapa hari terakhir ia tak bisa tidur dengan nyenyak, makan dengan kenyang, bahkan ia tak sempat mandi.
“Kant segera lakukan”
Kant maju dan mendekati ranjang Philip, ia menyiram air dalam wadah ke tubuh Philip yang sedang sekarang, air yang disiram lenyap ketika bersentuhan dengan tubuh Philip. Awalnya memang tidak ada respon apapun hingga beberapa saat baru terjadi reaksi pada tubuh Philip.
Perlahan luka-lukanya sembuh, bahkan hingga tulangnya beregenerasi. Mulai dari sini terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Tubuh Philip berevolusi menjadi lebih cepat, tanduk iblis mulai tubuh di keningnya, ototnya mulai menjadi lebih besar, badannya mulai tumbuh hingga membuat pakaiannya koyak
Sayap iblis mulai tumbuh, rambutnya memanjang, dan kulitnya mulai memerah darah. Proses ini terjadi begitu cepat sehingga tidak ada yang bereaksi, Tesla hanya memperhatikan dengan seksama perubahan tubuh tersebut.
Kesadaran Philip mulai kembali, dalam mimpinya ia merasakan kesakitan yang amat luar biasa, tapi ia tidak bisa menjerit kesakitan karena kutukan yang diberikan Patron. Philip membuka matanya. Bola matanya menjadi merah darah.
Hal yang pertama ia lihat adalah wajah Ri yang sedang menangisi dirinya.
“Ri, kenapa kamu masih di sini?, cepat pergilah, aku akan menahan Patron” kata Philip dengan suara lemah
“Philip, kamu sudah bangun ternyata, tidak di sangka kamu masih bisa hidup.” kata Tesla mendekat
Philip berdiri dari tempat tidur, ia segera bersujud pada Yang Mulia.
“Yang Mulia!, hamba memohon pertolonganmu!” kata Philip memohon, Ri juga ikut berlutut di dekatnya
“Tenanglah, mari kita dengar ceritamu dulu”
Mereka bertiga berbicara di kamar itu, Philip mulai bercerita kepada Tesla, tentang Patron yang tiba-tiba ingin menyandera Ra dan Ri, ia menahan Patron dan membiarkan kakak beradik tersebut kabur, dari sini cerita di sambung oleh Ri. Renner diam-diam mendengarkan pembicaraan itu, ia tak sadar meneteskan air mata karena mendengarkan cerita Ri.
“Tidak disangka keadaannya serunyam ini, jika saja Saya tidak menginap di sana maka kakak beradik itu tidak akan terseret dalam masalah ini, hah… siapa peduli dengan hal itu, sekarang saya harus bertanggung jawab atas apa yang sudah saya perbuat!” kata Tesla dalam hati
“Saya akan menyelamatkan kakakmu itu dan menyerang Patron” kata Tesla
“Yang Mulia” kata Philip bersujud. “Izinkan saya untuk menemani Yang Mulia, dengan keadaan saya saat ini, mungkin saja hamba akan berguna nanti” kata Philip memohon
Philip memohon ikut karena ingin balas dendam kepada Patron, keputusannya benar-benar didasari oleh kebencian.
“Renner juga ingin ikut!” kata Renner membuka pintu
Tesla diam sejenak, mereka berdua menatap Tesla menunggu jawaban darinya
“Terserah kalian” kata Tesla sambil berdiri dan keluar dari kamar
...***...
Patron sudah siap menyerang, tubuhnya sudah tumbuh sangat besar, di sekelilingnya terdapat pelindung dan penghalang tanda penyerapan energinya berhasil, saat ini ia sedang berada di depan kediamannya menunggu panglima dari pasukan organisasi penyembah Raja Kejahatan.
“Lapor, Tuan. Pasukan saya sudah siap bergerak menuju Ibukota” kata Panglima pasukan
“Bagus, kamu pergilah menyerang duluan. Saya akan menyusul dari belakang”
“Baik!”
Panglima itu segera pergi, jika pasukan itu bergerak saat siang begini, maka mereka akan sampai malam nanti.
“Panji kamu ada di sana?”
Tiba-tiba saja muncul panji di depan Patron, dari tadi ia bersembunyi dengan skil assasinnya itu.
“Pergilah ke Ibukota, kurangi pasukan musuh diam-diam, laporkan situasi di Ibukota pada ku secepatnya”
“Baik baik bos” kata Panji sambil menghilang sama seperti tadi, ia dan pasukannya mulai bergerak diam-diam, ia membawa 100 orang assassin ninja.
__ADS_1
“Kamu, kumpulkan semua ras demi human ke lubang sihir” kata Patron sambil menengok ke salah satu ksatria yang ada di dekatnya, ksatria itu segera pergi untuk melaksanakan tugasnya.
...*** Bersambung ***...