Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 12 : Pembantaian Bagian 1


__ADS_3

Chapter 12 : Pembantaian Bagian 1


Dari kejauhan seorang pria berambut merah melihat pertarungan antara Tesla dan pria api, ia berada pada salah satu menara penjaga.


Duduk manis di meja bundar yang disajikan makanan - makanan mewah.


Pertarungan itu seakan hiburan baginya, ada beberapa ksatria melayaninya dan menjaga nya.


“Kenapa ada orang yang ingin membunuh remaja itu… dan lagi dia menyewa banyak sekali pembunuh bayaran, menurutku itu berlebihan… 


Mungkin saja remaja itu akan mati oleh pria api” pria berambut merah itu meminum alkohol


“Ku kira perbatasan Desa pertanian ini akan sulit ditembus tapi ternyata tidak… hal itu membuatku kehilangan mood”


Pria api mulai menyerang dengan melemparkan beberapa bola api, bukannya lari Tesla malah tahan badan, ia menerima seluruh serangan hingga membuat pakaiannya terbakar.


“Ada ada dengan bocah ini… apa dia tidak tahu mengelak” batin pria api


Bola api terus dilemparkan namun tetap saja Tesla tidak lari ia terus menahan serangan itu, pria api menebas pedangnya ke arah Tesla hingga membuat tangan kanannya putus.


“Bocah lawan aku… ada apa?... apa kau hanya omong besar saja!”


Tesla tak menjawab tak lama setelah tangan kanannya putus aura gelap mulai menggantikannya.


“Tidak. tidak mungkin. jangan - jangan kau…” pria api itu terkejut dengan aura gelap yang menggantikan tangan Tesla, kemampuan itu hanya dimiliki oleh Iblis Kegelapan.


“Hahahaha (tawa jahat) apa menurutmu aku hanya omong besar… aku hanya ingin melihat reaksimu ketika tahu siapa yang lawan!” Tesla melesat ke arah pria api tapi ditangkis dengan pedang apinya.


Tesla terus menyerang namun ia sengaja terkena tebasan pedang hingga membuat kepalanya putus… 


“Tuh kan udah mati aja… membosankan..” kata pria rambut merah yang melihat kepala Tesla melayang ke udara.


Pria api semakin takut ketika kepalanya digantikan aura gelap lalu kemudian kembali ke bentuknya semula, “tidak mungkin.” pria api mundur

__ADS_1


“Baiklah seharusnya kau tahu siapa aku sekarang…” 


“Kau adalah Iblis Kege-” Tesla melesat dan menembakkan peluru pistol asli dari tangan kanannya, kepala pria api bolong namun ia belum mati karena hal itu hanya bayangan yang dilihat olehnya.


Pria api itu terjatuh, “bagaimana rasanya… mental mu mati sebelum ragamu hahahaha” Tesla melesat mengeluarkan pedang angin dan kemudian menebas kedua tangan pria itu hingga putus.


Tubuhnya terjatuh Tesla memijak kepalanya dan berkata kepada 3 orang lainnya “jangan takut, kalian akan kubunuh setelah dia!” 


Tesla menusukkan pedangnya ke tubuh pria api dan menariknya kemudian ia menebas kakinya, tidak terdengar suara teriakan karena mental pria itu sudah mati duluan.


Awan hitam tiba - tiba berkumpul menyambar pedang angin Tesla, dan seketika berubah menjadi pedang api yang dialiri petir.


Tesla menusuk pedang itu ke tubuh pria api. “Hahahaha ini sangat menyenangkan”


Pria berambut merah terkejut melihat awan gelap yang berkumpul di atas Tesla, saking terkejutnya ia menyemburkan makanannya.


“Uhuk uhuk apa itu?, kenapa awan tiba - tiba berkumpul” Pria merah berdiri dari kursi “kau coba lihat apa yang dilakukan remaja itu” seorang ksatria mengangguk dan mengeluarkan teropong untuk melihat Tesla


“Seperti nya remaja itu sedang menusuk - nusuk tubuh pria api..”


“Tidak Tuan saya tidak bercanda, wajah remaja itu begitu menikmati setiap tusukan pedangnya”


“Tuan tiba - tiba ada petir menyambar pedang remaja itu, pedangnya berubah menjadi api!”


“Apa katamu?”


“Sepertinya aku telah meremehkan remaja itu… ternyata dia bisa memakai elemen petir dan api, terlebih lagi dia bisa memakai sihir gabungan.


Rasanya begitu terhormat jika aku bisa mengalahkanmu”


Pria merah mengambil tisu di meja dan kemudian membersihkan mulutnya yang terkena bekas makanan.


Tesla mencabut pedang nya dan kemudian mendekati pria ksatria “jangan mendekat monster!”

__ADS_1


“Hahahaha apa aku terlihat seperti monster!” Tesla melesat ke arah tiga orang tersebut dan segera kelapa mereka terbang ke udara akibat tebasannya.


Tapi itu hanya terjadi di pikiran mereka bertiga, Tesla berjalan perlahan sambil menyeret - nyeret pedang nya.


Sihir yang mengikat Renner terlepas karena kedua penyihir tersebut mentalnya telah mati akibat serangan psikologi Tesla.


“Ada apa… kalian tidak mau menyerang?, pintar… aku akan membunuh kalian tanpa rasa sakit”


Sebilah pedang api muncul dari tangan kiri Tesla dan ia melemparkannya ke arah kedua penyihir, namun tak disangka pria ksatria masih bisa menggerakkan tubuhnya, ia menahan pedang dengan shield.


Tapi sayang pedang itu malah menembus shield dan mengenai perutnya.


“Oh ya, kau masih bisa bergerak rupanya.” Tesla kembali melemparkan 4 pedang berturut - turut dan tiba - tiba saja Tesla bergerak begitu cepat ke belakang penyihir, ia kemudian menembakkan sinar biru “dor dor”.


Tesla kembali ke tempatnya semula, dan pria ksatria mati tertusuk - tusuk pedang api, kedua penyihir mati tak bersisa karena tembakkan Tesla


“Tuan, aku tak mengerti apa yang sedang terjadi, tiba - tiba saja kedua penyihir lenyap begitu saja ketika ledakan terjadi.


Dan pria ksatria itu mati dengan keadaan pedang yang tertusuk - tusuk pedang hingga menembus badannya”


“Apa kau sedang berhalusinasi?, sudahlah mari kita bersiap - siap dengan kedatangannya”


“Tapi Tuan…”


Pria merah berdiri dan melihat keluar dinding pembatas dan tak jauh dari sana…


“Tenanglah apa kau tidak melihat pasukan kita yang begitu kuat ini… tidak mungkin satu orang bisa mengalahkan semuanya sendirian!” 


Ia begitu sombong karena kekuatan pasukan yang sangat kuat, namun pria merah tak tahu sedang berhadapan dengan Iblis Kegelapan Tesla!


Pasukan Iblis yang terdiri dari berbagai ras sudah siap - siap menyerang tak jauh dari dinding perbatasan.


Apakah Tesla sanggup melawan pasukan sebesar itu sendirian?

__ADS_1


Nantikan di chapter selanjutnya


__ADS_2