
...Chapter 26 Special : Malam Pertama?...
Setelah puas berpesta, para Demi Human mengajak Einstein dan Renner untuk tinggal beberapa hari. Sebenarnya hal itu bukan ajakan, malah terlihat seperti paksaan karena semua Demi Human bersujud memohon pada mereka berdua, mereka akan terus memohon sampai akhirnya Renner tidak tahan akan ajakan itu, ia menerimanya dengan sangat terpaksa. Tapi pilihannya untuk menerima ajakan itu ada untungnya bagi dirinya.
Akhirnya Einstein memberikan kendali tubuh, mereka saat ini sedang berada di dalam ruangan yang sudah diterangi oleh lilin, membuat suasana yang romantis. Di tambah ada bunga-bunga merah di atas kasur, tampaknya para Demi Human itu menyiapkan hal ini dengan sebaik-baiknya dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Ruangan itu cukup luas untuk 2 orang saja, tapi siapa yang peduli. Sebenarnya ruangan ini adalah kamar untuk putri Bangsawan Manusia Serigala, hal itu tampak jelas karena ada beberapa lambang klan mereka di sana. Penerangan yang redup, suara yang sunyi, dan wangi-wangi dari bunga menambah keindahan kamar, Renner malu melihat kamar yang di siapkan oleh para Demi Human, kamar ini benar-benar dihiasi untuk pengantin baru.
Ketika Renner sedang sibuk memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya, Tesla masuk ke dalam selimut kemudian menutup matanya. Renner tidak menyadari akan hal itu, tapi Tesla telah ceroboh karena tidak menyiapkan sesuatu untuk menipu Renner sekarang. Ia berusaha tidur untuk menghindari Renner, baginya berhubungan badan dengan Renner itu tidaklah senonoh. Tesla masih mengangap Renner sebagai anak-anak yang terlalu cepat masuk masa dewasa.
Lagi pula, jika Renner pun sudah dewasa. Tetap saja Tesla akan mencari cara untuk tidak berhubungan. Jika ingin punya anak, ia memiliki caranya tersendiri, metode alami begitu merepotkan baginya. Ia lebih suka cara modern yang pasti akan berhasil. Pemikirannya ini benar-benar tertanam sangat kuat, hingga membuatnya bisa mengabaikan nafsunya sendiri, walau beberapa kali ia pernah dikendalikan oleh emosinya.
“Heh” kata Renner terkejut, dengan inisiatif sendiri, ia membuka pakaiannya hingga hanya menyisakan pakaian dalamnya, ia segera masuk ke selimut untuk menutupi tubuhnya, Tesla pura-pura tidur walaupun ia tidak mengantuk sama sekali, pertarungan melawan Assasin Ninja dan Patron membuatnya sangat lelah secara fisik.
__ADS_1
Tercium bau yang sangat harum dari Renner, ini adalah bau alami dari keringat Renner. Renner begitu berkeringat ketika masuk ke selimut, hal ini karena kelembapan udara yang sedang hangat, apalagi ditambah dengan selimut tebal dari bulu domba tersebut. Tesla benar-benar tidak habis pikir, bau ini begitu menggoda hatinya. Tampaknya Tesla tidak akan bisa tidur sekarang.
Tesla keluar dari selimut, ia berdiri. Dari gerak-geriknya sepertinya ia ingin Renner merespon. “Sayang?” tanya Renner menutupi tubuhnya dengan selimut.
“Jika kamu kepanasan kenapa memakai selimut?” tanya Tesla berbalik menghadap istrinya
Tesla membuka bajunya segera, sepertinya ia juga kepanasan. Tapi ia menahanya karena ingin mengecoh istrinya dan ha itu tidak berhasil. Renner menunduk, tanda bahwa ia malu melihat tubuh Tesla. Suaminya itu kembali ke kasur, tapi kali ini ia tidak masuk ke dalam selimut. Masalah baru muncul, sekarang ia malah kedinginan.
Renner menuruti apa yang suaminya lakukan, ia tidak lagi memakai selimut karena hal itu membuatnya kepanasan, tapi masalah kedinginan ini malah membutnya tidak bisa tidur, sama seperti saat ia kepanasan tadi. Tesla mengambil inisiaf yang tidak terduga, ia mendekati istrinya perlahan-lahan. Ia memeluk istrinya itu agar kedingannya sedikit berkurang.
Awalnya Tesla ragu, ia mengerti apa yang dimaksud istrinya itu. Jika Renner sudah seperti itu, tidak mungkin baginya untuk menolak, keraguan Tesla tampak jelas pada Ekspresi wajahnya, keningnya berkedut, tanda bahwa konfik batin sedang terjadi dihatinya itu. Apa yang harus dilakukan ilmuwan gila itu sekarang, ia sudah sejauh ini akan kah hubungan ini terus berlanjut?
Tesla mulai mendekati bibirnya dengan sang istri, Renner merasa bahwa suaminya terlalu lama untuk menciumnya. Ia menyerang suaminya terlebih dahulu, Tesla tidak dapat mengelak. Permainan lidah diantara pasangan itu pun terjadi. Di mulai dengan Renner yang memancing suaminya untuk lebih agresif, namun hal itu gagal.
__ADS_1
Malam itu terasa sangat dingin sekali, tapi mereka berdua merasa sangat panas!. Tesla perlahan-lahan mencoba melepas ciuman itu. Ia memengang kedua pundak istrinya itu, mulai mencoba meremas dada istrinya itu. Karena merasa Tesla sudah cukup terpancing, Renner pun melepas ciuman panas itu, tapi sepertinya pilihannya itu salah besar.
Tesla berdiri dari kasur, sepertinya ia sudah kehilangan pikiran jernihnya. Ia tidak tahu bagaimana cara menghindar dari istrinya sekarang!. Dengan cepat Tesla pergi ke pintu keluar kamar, secara spontan ia berkata “Aku haus, aku akan mengambil minum dulu” Renner tidak sempat merespon karena Tesla sudah menutup pintu duluan. Siapapun akan tahu bahwa Tesla sedang berbohong, hal itu sangat jelas dari gerak geriknya.
Saat diluar kamar, Tesla berjalan kesana-kemari. Ia benar-benar kehabisan ide untuk menghindari istrinya kali ini, ia tidak bisa menyuruhkan pengawal pribadinya untuk membeli air suci. Lagipula air suci di desa perbatasan ini tidak ada. Sebenarnya masih ada satu cara, hanya saja cara ini terlalu beresiko. Tesla bisa membuat obat tidur dari energi sihirnya, tapi apakah benar-benar tidak akan ada efek sampingnya?, hal ini terlalu berbahaya untuk di tes langsung tanpa percobaan.
Tesla juga sempat berpikir untuk mengajak istrinya untuk menjenguk Ra, tapi ia tahu bahwa Renner tidak menyukai Ra dan Ri, asumsi ini ia dapatkan ketika Renner tidak segan membunuh kedua kakak beradik itu saat pertama kali bertemu, padahal jelas sekali asumsinya itu terlalu dangkal. Tapi apa boleh buat hanya itu yang bisa ia percayai sekarang , lagipula tidak ada bukti bahwa Renner tidak membenci Ra dan Ri.
Setelah berpikir keras dan sangat lama, akhirnya Tesla mendapat kesimpulan bahwa ia tidak bisa menghindar dari istrinya sekarang. Tesla menghela nafas panjang, ia membuka pintu dan melihat istrinya dengan wajah datar, tapi sesuatu yang tidak terduga terjadi. Siapa yang menyangka hal ini akan terjadi, bahkan Tesla tidak memikirkan kemungkinan ini.
Renner tertidur dengan nyenyak walaupun suhu di kamar begitu dingin, Tesla tidak akan pernah tahu bahwa ia akan mendapat keberuntungan seperti ini, selama ini ia memang hampir tidak pernah mendapat keberuntungan. Wajahnya tiba-tiba menjadi senyum, tapi jelas sekali bahwa senyum ini menunjukkan seberapa terkejutnya dirinya akan keberuntungan ini.
Dengan wajah berseri-seri, Tesla perlahan-lahan ke kasur, ia hampir tidak membuat suara sedikitpun. Ia benar-benar tidak ingin istrinya itu bangun, Tesla memandangi istrinya itu. Karena kasihan melihatnya yang mungkin saja merasa kedinginan, Tesla mendekat dan memeluk istrinya itu. Hal ini dilakukan oleh tubuhnya sendiri, terjadi secara alami. Renner terbangun!, tapi ia pura-pura tidur karena suaminya yang tiba-tiba memeluknya.
__ADS_1
“Suamiku?” tanya Renner, ia tidak merasakan gerakan lagi dari suaminya itu. Ia melepaskan pelukan dan melihat Tesla, tampaknya suaminya itu sudah tidur sekarang. Walau Renner kecewa, tapi ia sudah cukup puas sekarang, lagipula mereka sudah menikah, jadi ia bisa meminta suaminya melakukannya lain kali, pikirnya. Renner kembali tidur dan memeluk suaminya kembali.
...*** Bersambung ***...