Istri Bayangan Tuan Arogan

Istri Bayangan Tuan Arogan
Extra Part - Setelah' Sekian Lama


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Shera terkikik geli melihat tingkah suaminya karena setelah menikah, Samuel belum sempat menjamah tubuhnya. Akan tetapi, dua hari yang lalu, masa nifasnya pun sudah selesai, namun, Shera tak memberitahu pada Samuel. Dia sengaja, ingin mengerjai suaminya itu.


Hari ini seperti biasa, setelah pulang berkerja, Samuel bergelayut manja, dengan memeluk Shera dari belakang. Saat ini Shera tengah memasak makanan untuk makan malam mereka. Dia menggeliat pelan kala Samuel mengendus-endus ceruk lehernya.


"Samuel, stop, ganti dulu pakaiannya," ucap Shera tanpa menatap lawan bicara, ia sedang mengaduk-aduk sayur di dalam wajan.


"Nanti dulu Sayang, aku masih rindu padamu, jadi bagaimana, apa masa nifasnya belum selesai?" Samuel mengecup sekilas pipi kiri Shera seketika.


Shera terkekeh pelan. "Belum Sayang."


Mendengar hal itu, raut wajah Samuel yang cerah langsung muram. Dia tampak lesu dan lemas karena sudah hampir sebulan menikah, belum juga merasakan kehangatan tubuh sang istri. Samuel benar-benar frustrasi jadinya. Sehingga terkadang dia bermain solo di kamar mandi.


"Benarkah? Apa harus menunggu sampai selesai Sayang?" Samuel sedikit merengek.


Shera mematikan kompor terlebih dahulu lalu memutar badannya dan mengalungkan kedua tangannya di leher Samuel. "Maafkan aku Sayang, belum boleh, sabar ya," sahutnya dengan bibir bawah turun sedikit. Shera sedang berakting, berharap Samuel tak curiga padanya.


Helaan napas berat berhembus dari hidung mancung Samuel kemudian. "Hm, baiklah, Shania di mana Sayang?" tanyanya sambil menoleh ke kanan dan kiri, yang biasanya Shania berbaring di ruangan tengah tanpa sekat yang terhubung dengan ruangan dapur.


"Shania di rumah neneknya, palingan besok di antar sama Mom Lily," balas Shera.


Sekali lagi Samuel menghela napas karena situasi di rumah sudah sangat bagus untuk dia memadu kasih dengan sang istri. Akan tetapi, semua itu tak ada artinya sebab dia tak bisa menyentuh tubuh Shera sama sekali saat ini.


"Baiklah, mumpung besok weekend sekaligus kita main ke rumah Mommy ya." Samuel mengecup kening Shera seketika. Lalu berkata,"Aku mau mandi dulu."

__ADS_1


Shera mengangguk pelan sambil menurunkan tangannya.


Malam pun tiba, setelah selesai menyantap makan malam, akhirnya Shera dan Samuel memiliki waktu berdua, karena Shania sekarang berada di rumah orangtuanya, yang biasanya mereka pasti akan sibuk mengurus Shania. Jadi, mereka memiliki kesempatan untuk berpacaran seperti pasangan muda pada umumnya.


Saat ini keduanya saling berpelukan satu sama lain di atas sofa seraya menonton tayangan televisi.


"Sayang, aku sudah mengantuk, mari kita tidur, hoammm," sahut Shera seketika sambil menguap pelan.


Samuel tak langsung menjawab, matanya memincing sempurna kemudian. "Hmm, tapi aku belum mengantuk," sahutnya sambil tersenyum penuh arti.


Dahi Shera berkerut samar, saat melihat senyuman Samuel yang mengundang kecurigaan. Shera sedikit was-was sekarang.


"Ini kan sudah mau jam 10. Kenapa belum mengantuk Sayang?" tanyanya penasaran.


"Sam! Turunkan aku! Apa kau sudah gila! Kau mau apa?!" teriak Shera sambil meronta-ronta di pundak Samuel.


Samuel enggan menanggapi, dia malah melangkah cepat menuju kamar, mengabaikan teriakan Shera sedari tadi.


Sesampainya di kamar Samuel merebahkan Shera di atas ranjang dan menarik dress sang istri seketika sambil berkata,"Kau tak bisa membohongi aku lagi Sayang, aku tahu masa nifas mu sudah selesai." Sambil mengukir senyum smirk. Tadi, dia sempat menghubungi Mommynya menanyakan berapa lama masa nifas dan dia baru menyadari jika masa nifas Shera sudah selesai dua hari yang lalu, jadi dia menebak kalau Shera tengah mengerjainya.


Shera gelagapan karena kebohongannya akhirnya terungkap juga. Ingin menolak pun percuma sebab sekarang Samuel mengukung tubuhnya lalu memberikan ciuman penuh nafsu di bibir dan setiap inci lekukan tubuhnya.


Shera hanya bisa pasrah, setelah sekian lama, akhirnya malam ini menjadi malam pertama bagi Shera dan Samuel. Meski sebelumnya mereka sudah pernah memadu kasih.

__ADS_1


Kini Samuel dan Shera sedang bergulat panas di atas tempat tidur. Samuel tak henti-hentinya menghujam tubuh sang istri sampai Shera memekik nikmat.


Pasangan pengantin baru itu saling menyalurkan perasaan cintanya dengan mencumbu satu sama lain. Samuel teramat bahagia, setelah penantian yang cukup panjang, dapat menyentuh tubuh wanita yang dahulu sempat ia jadikan istri bayangan.


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mau menunggu updatenya hehe. Oh ya jangan lupa mampir ke sini juga ya. Di jamin seru.



Sinopsis


Di malam pesta bertopeng, sebuah tantangan aneh, diberikan oleh teman-temannya pada Shakila Luivton, yaitu tantangan mencium pria asing. Dalam keadaan mabuk berat, wanita yang terkenal bar-bar dan tengil ini, tentu saja menerima tantangan tersebut.


Saat Shakila berpapasan dengan seorang pria yang tak dikenal di dalam lift. Ia langsung mencium pria tersebut seketika. Namun, Shakila tak tahu jika pria asing itu adalah Chris Costello, mafia kejam, berasal dari Italia, yang sedang bersembunyi dari kejaran para musuhnya.


Chris Costello, terkenal dengan kebengisannya dan suka melakukan tindakan semau hatinya. Pertemuan tak terduga ia bersama wanita bertopeng di dalam lift, membuat Chris jadi penasaran setengah mati.


Setelah mendapatkan identitas lengkap Shakila. Tanpa pikir panjang dia ingin menyamar sebagai dosen di kampus Shakila. Entah apa motif Chris, anak buahnya pun tidak tahu. Sebab pikiran Chris sangat sulit ditebak.


Bagaimanakah kelanjutan kisahnya?


Penasaran

__ADS_1


__ADS_2