Istri Liar Tuan Andes

Istri Liar Tuan Andes
Memaksakan Diri


__ADS_3

"Minggir!. Saya mau ketemu langsung dengan pimpinan kalian!. " Keyla terus memaksa untuk menemui Andes, Bahkan ia ingin membuka pintu ruangan kerja Andes. Sebab, ia juga tak terima saat di usir begitu saja dari perusahaan tersebut.


"Maaf nona!. Anda tidak di perbolehkan untuk masuk kedalam ruangan kerja Tuan Andes dengan cara seperti ini!, " Seorang team kreatif dari devisi umum berusaha untuk mencegah wanita itu masuk keruangan atasanya.


"Kamu siapa?. Beraninya melarangku menemui kekasihku sendiri?. Hah?. "


Keyla masih saja bersikukuh, bahkan sampai membentak karyawan tersebut. Menatapnya dengan sangat tajam hingga urat lehernya pun ikut menonjol keluar. Wanita itu seolah masih ingin mengaku jika ia masih punya hubungan khusus dengan pimpinan perusahaan mereka. Berharap ia bisa mendapatkan akses dengan bebas di perusahaan ini.


"Sekali lagi mohon maaf nona!. Tapi ini perintah langsung dari tuan Andes. "


Keyla malah tertawa terbahak-bahak. Sambil menatap geram kearah karyawan wanita itu, Yang penampilan nya juga biasa-biasa saja baginya. Keyla tak ingin menyerah begitu saja. Ia akan tetap berusaha untuk bisa menemui Andes. Harapan nya untuk meminta maaf dan juga masih saja percaya diri. Jika Andes masih mau menerimanya, Ia tak percaya jika Andes dan Cici sudah bertunangan.


"Minggir atau... "

__ADS_1


"Jangan membuat keributan di sini!. Nona Keyla!. " Suara tegas seorang wanita dari arah belakang, Membuat Keyla menoleh dan menghela nafasnya kasar.


Dimana sosok wanita yang ia lihat saat ini adalah salah satu orang kepercayaan Andes sendiri. Sosok yang begitu tegas dan memang sejak awal tak begitu menyukainya. Bahkan, Andes pun malah selalu percaya pada sekretaris nya itu.


"Security!. "


"Iya Nona Ve" Dua orang security yang datang bersamanya sejak. tadi, langsung menghampiri Venus sang sekretaris atasanya itu.


"Kau... " Keyla pun langsung nampak geram, Ketika dua security itu pun menghampiri nya saat ini.


Bukannya takut ataupun patuh, Venus sang sekretaris Andes malah menampilkan wajah dinginnya. Hingga Keyla hanya bisa menahan kekesalannya saja. Tanpa ingin berani memaki ataupun berkata kasar pada wanita cantik dengan tatapan dingin itu.


"Tidak usah pegang-pegang!. Aku bisa jalan sendiri. " Bentak Keyla pada dua security tersebut.

__ADS_1


Namun, tatapan nya masih tertuju pada Venus. Sekretaris sekaligus orang kepercayaan Andes sejak dulu. Bahkan, Wanita cantik itu sangat profesional dalam bekerja. Tak pernah sekalipun membuat Andes kecewa atas kinerjanya selama ini.


"Ini hari terakhir anda datang keperusahaan ini, Nona Key!. " Venus mengingat kan Keyla dengan suara tegasnya tanpa ingin adanya penolakan sama sekali.


"Ck,,, Kita lihat saja nanti!. " Ancam Keyla dengan penuh amarahnya. Namun, sayangnya ia sendiri tak bisa berbuat banyak saat ini.


Tatapan wanita cantik itu begitu menyeramkan baginya. Bahkan, Ia adalah orang kedua yang di takuti di dalam wilayah kerja disini. Begitu pula dengan semua kolega kerja Andes lainnya. Jika Venus sudah turun tangan, Untuk mewakili Andes. Maka, Siapapun itu pasti akan memilih menurut daripada mereka harus menunggu tindakan tegas darinya.


"Kamu boleh kembali keruangan mu!. "


Titah Venus bicara pada salah satu team kreatif, Yang tadi sempat dibentak oleh Keyla. Hingga gadis sedikit culun itu langsung mengangguk patuh. Dan segera beranjak pergi dari hadapan Venus.


"Mungkin tuan dulu sangat frustrasi, Sehingga bisa dekat dengan wanita ular itu. " Guman Venus pelan. Sembari menggeleng kan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2