Istri Liar Tuan Andes

Istri Liar Tuan Andes
Terkejut


__ADS_3

Langkah lebar kaki seorang pria, Mulai naik ke lantai unit apartemen mewah. Yang saat ini sedang di huni oleh dua orang gadis yang sama-sama bar-bar dan penuh kekonyolan. Sehingga, suasana Apartemen malah semakin ramai akan suara keduanya. Beruntung, Apartemen tersebut memiliki keamanan yang tinggi. Dan juga kedap suara, Sehingga kebisingan dari ocehan-ocehan tidak jelas dari kedua gadis itu tidak di dengar sampai keluar sana. Meskipun, di lantai tersebut hanya ada tiga unit Apartemen saja. Yang jelas bukan milik orang umum. Melainkan hanya orang khusus, yang tak lain dan tak bukan adalah saudara Cici sendiri. Dimana 2 unit lainnya masih kosong belum di tempati sama sekali. Lantaran mereka masih memiliki tempat tinggal yang lain.


Ting!


Tong!


Suara bel Apartemen mulai terdengar dari luar, Saat kedua gadis di dalam sana sedang bercengkrama, dan yang jelas sedang membahas hal tidak penting.


"Biar kakak saja!, " Ujar gadis cantik yang sejak tadi bersama Cici.


Ya, Dia adalah Keke putri kedua dari pasangan Naures dan juga Yuni. Yang saat ini tengah menikmati momen liburannya. Sembari mengunjungi seseorang yang mulai dekat dengannya. Lebih tepatnya, Keke yang selalu saja membuat pria itu tak bisa menghindari nya lagi.


Cici yang penasaran akan tamunya saat ini, Lebih tepatnya tamu yang datang ke Apartemen tunangan nya. Yang mana sepupu nya itulah mengundang nya kemari. Sehingga, Ada orang lain yang tahu unit Apartemen Andes.

__ADS_1


"Wait!. Bukannya anda penghuni di unit lantai 7 sana?. " Tanya Cici yang sempat terkejut, Saat ia melihat siapa yang datang ke unit Apartemen milik Andes.


Dahi pria itu mengkerut, Lalu ia beralih menatap Keke. Untuk meminta penjelasan pada gadis itu. Karena, Ia juga baru sadar. Jika saat ini ia berada di unit Apartemen sang pemilik gedung tempat tinggal mereka sendiri.


"Kak, Dia... "


"Kekasih ku. " Potong Keke cepat sebelum Cici mengeluarkan kata yang akan membuat ia tidak nyaman.


"Selamat sore, Nona. " Sapa sang pria itu dengan ramah.


"Ayo masuk dulu!. " Ujar Cici menyuruh tamu kakak sepupunya untuk masuk kedalam Apartemen itu.


"Sejak kapan, kau boleh memasukkan pria asing ke Apartemen ku?. " Bariton suara tegas Andes, Langsung membuat Cici menyembulkan kembali kepalanya pada bibir pintu. Bahkan, tak hanya Cici Keke dan juga pria yang ingin menjemput Keke pun ikut menoleh.

__ADS_1


"Oh, Darling. Kau sudah pulang rupanya. " Sapa Cici dengan gaya genitnya, Langsung menghampiri Andes. Melewati Keke dan juga pria bule dengan pandangan sama datar nya dengan Andes.


"Siapa yang menyuruh mu, Memasukkan laki-laki ke Apartemen ini?. Hm?" Andes menatap tajam pada tunangannya.


"Astaga, Abang ini sensitif sekali. Dia itu kekasihnya Kak Keke. Lihat saja mereka datang bersama, bukan?. " Cici mulai menjelaskan. Sembari melirik sepupu dan juga pria tinggi tegap itu, Yang jelas sangat ia kenal.


"Tuan... " Sapa sang pria membungkuk kan badannya, Saat Andes mulai menatap nya.


"Kenapa, Kau ada disini?, " Tanya Andes yang rupanya mulai mengenali sosok pria tersebut.


Cici dan Keke langsung menatap bingung akan reaksi Andes. Dan juga sikap pria itu ketika mereka bertemu. Padahal, setahu Keke kebanyakan keluarga besarnya belum banyak yang tahu, Akan siapa pria ini sebenarnya. Apalagi, keluraga Mommy dan Daddy nya di LA tidak sempat hadir saat acara pernikahan sepupu nya di Jakarta beberapa bulan yang lalu.


"Bang, Dia penghuni unit di lantai 7." Bisik Cici mencoba memberikan penjelasan singkat pada Andes.

__ADS_1


"Dia juga asisten suami, Zeera... "


"What?. "


__ADS_2