Istri Liar Tuan Andes

Istri Liar Tuan Andes
Menggatal Bersama


__ADS_3

Malam yang indah dibawah sinar bulan, dan juga banyaknya taburan bintang-bintang di atas langit sana. Sepasang suami istri sedang berjalan menyusuri pantai, Dimana istrinya malah tanpa memakai alas kakinya lagi. Sementara sang suami dengan setia membawakan hells mahal milik istri nya.


"Berikan ponsel mu padaku, sayang! " Ujar Cici mengadahkan tangannya nya.


Andes tanpa banyak bicara lagi, Langsung memberikan ponsel kesayangan untuk wanita cantik. Yang telah sah ia nikahi itu. Bahkan, telah ia lihat seluruh dalam tubuh indahnya di sang dan mala. Selama mereka ada di pulau ini.


Cici mulai membidikkan camera ponsel suaminya. Kearah pantai sana, Untuk mencari sport foto terbaik nya. Lalu, Setelah menemukan objek yang tepat, Cici menarik tangan Andes. Keduanya pun mulai berdosa, Sesuai arahan Cici tentunya. Dan Andes pun hanya menurut saja, Tanpa melakukan penolakan nya sama sekali. Baginya, Apapun itu yang penting masih wajah dan bisa membuat istri nya bahagia. Maka, Andes tak akan keberatan sama sekali.


"Em, ulangi lagi sayang!" Seru Cici yang masih saja kurang puas. Dengan hasil fotonya sendiri.


"Kenapa tidak coba foto di dalam kamar saja?. Hem? " Andes malah mulai memancing istri nya yang suka kekonyolan itu.


"Maksudnya, foto tanpa busana begitu? " Sahut Cici yang tak akan kalah begitu saja.


"Atau mau bikin video dewasa sekalian? " Tawarnya sambil mengedipkan sebelah matanya. Menggoda balik suami tampan nya itu.


Pletak!

__ADS_1


"Aww... Abang. " Cici mengisap keningnya yang tiba-tiba terasa sedikit kebas. Akan ulah Andes saat ini.


"Dasar mesum" Ucap Andes mencubit gemas hidung mancung Cici.


"Yang mesum itu biasanya setia. " Timpalnya dengan sangat percaya diri sekali.


Andes pun memeluk istri nya erat. Memasukkan tubuh molek itu kedalam dekapan hangatnya. Karena Cici juga memakai gaun terbuka malam ini. Dimana, Acara dinner yang seharusnya romantis. Malah jadi lelucon dengan segala kekonyolan Cici Meskipun demikian, Andes tak akan pernah lupa dengan momen bulan madunya ini.


Harapan demi harapan nya sudah mulai berjalan sesuai keinginan nya. Kini, tujuan hidupnya akan bersama terus dengan istri nya. Membentuk keluarga kecil nan bahagia, Sedih, senang, suka, duka mereka akan hadapi bersama juga. Tanpa adanya rasa penyesalan dan juga kekecewaan.


"Aku malah ingin mandi " Jawab Cici yang mulai nakal lagi.


"Mandi apa?. Mandi keringat? " Andes pun sudah bisa menebaknya lagi, Apa yang ada di dalam otak gersek istrinya itu.


Cici pun tanpa ragu, langsung menganggukkan kepalanya cepat. Ia sama sekali tak ada jaim-jaimnya lagi. Bahkan, rasa nyeri yang seharusnya di rasakan oleh para pengantin di awal pernikahan. Bagi Cici itu hanya sakit ketika pertamanya saja. Dan sekarang baginya sudah tak ada apa-apa nya lagi. Ia juga sudah nampak biasa menggunakan hells itu seperti sedia kala.


"Apa ini tidak perih?"

__ADS_1


"Hanya sedikit, Kalau masuk lagi pasti akan enak. " Jawabnya dengan tawa puasnya.


"Kalau begitu, Ayo kita masukan lagi! "


"Hahaha,,, Mau! " Sahut Cici cepat, dan saat itu juga tubuhnya langsung melayang di udara. Karena Andes telah menggendong nya ala bridal.


Cici mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya. Sambil terus menatap wajah tampan itu tanpa berkedip sedikitpun.


Cup!


"Akhh... "


"Kecupan doang sayang, Belum juga kecupan yang lain. " Ujar Andes, Mengulum senyum nya.


"Hahaha... Buruan bang!. Udah gatel nih! " Seloroh Cici sengaja menggoda suaminya.


"Tunggu sebentar lagi!. Nanti sampai Villa, Aku akan pastikan kita akan menggatal bersama! " Jawab Andes dengan senyum penuh arti.

__ADS_1


__ADS_2