
"Apa kau tidak lihat?. Kita berdua sedang apa kikil?. " Cici menjawab dengan nada sinisnya
Andes hanya diam. Sambil memasang wajah dinginnya. Namun, Pria itu hanya membiarkan tunangan itu untuk menjawab pertanyaan dari mantan kekasih nya. Dimana wanita tersebut ternyata tak hanya memiliki satu pria saja.
Keyla hanya mendengus, Dan menatap Cici dengan tatapan kesal penuh amarahnya. Namun, Ia langsung mengubah raut wajahnya lagi, Saat tatapan dingin Andes bagai sedang mengintimidasi nya. Jelas saja Keyla ingin hubungan nya dengan Andes berlanjut Walaupun ia sendiri tak hanya memiliki satu pria dalam hidupnya. Namun, Andes yang tak bodoh. Tentunya akan memilih untuk meninggalkan nya.
"Why?. Kamu tidak suka?. Atau merasa panas lihat kami jalan berdua seperti ini?. Hah?." Cici malah dengan semangat nya untuk membuat mantan kekasih abangnya itu, Terus panas akan kedekatan nya dengan Andes.
"Wah,,, Rupaya anak ingusan seperti kamu, Sekarang sudah sangat pandai bicara. " Keyla tersenyum sinis.
Cici jelas saja tak tinggal diam. Gadis itu kembali mendekati Keyla, Lalu ia menunjukkan cincin di jari manisnya. Hal itu mengundang rasa penasaran Keyla saat ini. Apalagi arah tatapan Cici juga kearah jari manis Andes. Hingga pria itu mengulum senyum nya. Akan tingkah Cici saat ini.
__ADS_1
"Anak ingusan ini mengalahkan dirimu, Kikil. " Senyum Cici mengembang dengan sempurna.
"What?. " Keyla masih saja berlagak tegar, Padahal hatinya sudah benar-benar memanas saat ini.
"Bang Andes sekarang sudah jadi tunanganku. Jadi, Jangan coba-coba mendekati calon suami ku lagi! Atau kau akan menyesalinya!, " Ancam Cici tepat di depan telinga Keyla.
Deg!
"Apa bertunangan?. " Ulang Keyla dengan wajah tak percaya nya. Padahal, Sejak awal Cici pun telah memperlihatkan cincin di jari manisnya.
"Oh my god, Kenapa kamu harus terkejut begitu?. " Cici masih saja berlagak seolah tak bersalah. Yang mana ia sendiri tadi yang membuat mantan kekasih Andes bersikap seperti ini.
__ADS_1
Melihat itu, Andes pun langsung meraih tangan Cici. Agar gadis konyol itu tak membuat keributan lagi. Apalagi, Keyla juga tak menyukai Cici sejak dulu. Karena keduanya selalu saja bertengkar kalau bertemu seperti ini.
"Ayo kita pulang!. " Ajak Andes melerai kedua gadis itu, Sebelum menjadi membuat rusuh.
"Bukannya kalian adalah kakak adik?. Apa kau sedang membual?. " Bentak Keyla dengan lantangnya. Hingga pengunjung yang lain pun ikut menatap ke arah mereka bertiga.
Cici ingin kembali mendekati wanita itu, Namun Andes sudah lebih dulu mencegah tingkah tunangan nya tersebut. Sambil menggeleng kan kepalanya. Tentu saja walaupun menurut, Ia masih menggerutu kesal di dalam hatinya.
Andes kembali menghampiri Keyla. Dan mengatakan sesuatu padanya. Hingga Keyla semakin nampak terkejut, Tapi setelah itu. Andes langsung pergi begitu saja meninggalkan mantan kekasih nya. Dan membawa Cici ikut bersamanya.
Cici pun tersenyum mengejek kearah Keyla. Sambil menoleh seraya menjulur kan lidahnya kearah Keyla.
__ADS_1
"Sial, Awas saja kau. " Keyla pun mengepalkan kedua tangan nya. Hatinya mendidih melihat kemesraan Andes dan Cici saat ini.