Istri Liar Tuan Andes

Istri Liar Tuan Andes
Venus


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul lima sore. Setelah memastikan pimpinan nya pulang dan jam kantor pun telah usai. Seorang gadis yang keseharian nya, Hanya setia dan mengerjakan pekerjaan nya dengan sungguh-sungguh. Bahkan ia juga sangat setia pada pimpinan nya. Memilih untuk langsung pulang ke Apartemen nya.


Apartemen yang ia beli dari hasil kerja kerasnya sendiri. Dengan mengabdikan dirinya pada perusahaan besar, Yang selama ini sudah membiayai pendidikan dan juga hidupnya. Dimana ia harus membantu perekonomian orang tua angkatnya, Yang telah membesarkan nya selama ini.


Ia melirik arloji di pergelangan tangannya. Lalu senyumnya mengembang, ketika ia ingat akan sesuatu. "Hari ini Ibu ulang tahun" Lirihnya pelan.


Meskipun ia tinggal di Apartemen mewah, Yang memang tak begitu jauh dari gedung perusahaan tempatnya bekerja. Namun, Ia juga masih sering mengunjungi orang tua angkatnya itu. Yang mana mereka malah tak mau di ajak tinggal bersama dengannya.


Ya gadis itu adalah Venus sekretaris Andes, Yang sangat bisa di andalkan dalam keadaan apapun. Bahkan, ia juga selalu mengerjakan nya dengan baik. Semua yang di perintahkan oleh Andes pada nya.

__ADS_1


Ia mulai menuju arah mobilnya. Dan berniat untuk membeli kue ulang tahun serta hadiah kecil untuk Ibunya. Berharap mereka bisa berkumpul dan makan bersama malam ini. Apalagi besok adalah hari weekend, ia berniat ingin menginap dirumah ibunya. Dan menghabiskan waktu bersama disana.


Namun, Saat dalam perjalanan ketika Venus ingin mampir membeli kue untuk sang ibu. Tiba-tiba saja ia mendapatkan telpon, Yang membuatnya syok seketika. Lantaran ibunya malah sedang di larikan kerumah sakit, Karena mengalami serangan jantung. Sontak saja membuatnya langsung memutar kembali kendaraan nya, Menuju kerumah sakit tempat Ibunya di rawat sekarang.


Sepanjang perjalanan kerumah sakit, Yang mana rumah sakit tersebut ada di pinggiran kota. Dan juga lumayan jauh dari kota yang ia tinggali selama ini. Karena orang tua angkat nya itu, hanya dari desa jauh dari pusat kota. Venus langsung menanyakan ruangan rawat ibunya. Nafasnya turun naik tidak beraturan lagi.


"Ada di dalam, Dokter akan segera melakukan operasi darurat. " Jawabnya sambil duduk dengan sangat santai.


"Apa yang sebenarnya terjadi, Yah?. " Tanya Venus pelan. Berusaha untuk tetap menghormati Ayahnya itu, Walaupun ia sendiri cukup sadar diri, Jika Ayah nya ini selalu saja meminta uang dengan istri nya, Dan menghabiskan nya di meja judi dan juga mabuk-mabukan.

__ADS_1


"Mana Ayah tahu, Dasar saja dia sudah tua. " Jawab pria paruh baya itu setengah tak perduli.


"Tidak mungkin, Pasti Ayah kembali membuat keributan di rumah. " Tebak Venus dengan nada penuh rasa kesalnya.


"Kalau sampai terjadi sesuatu dengan Ibu. Maka Ayah lah yang harus bertanggungjawab!. " Ancam Venus pada pria paruh baya itu. Karena ia juga tak bisa menyembunyikan emosi nya saat ini.


"Ck,,, Dasar anak tidak tahu terimakasih. Semua ini gara-gara kamu!. " Bentak pria itu dengan nada tingginya. Menatap tajam Venus yang saat ini juga sedang menatapnya dengan tajam juga.


Venus tahu, Semua ini tidak akan terjadi jika tak ada pemicunya. Walaupun ia sendiri tidak tahu, Jika Ibunya itu memang ada riwayat sakit jantung sejak dulu.

__ADS_1


__ADS_2