Istri Pilihan Anakku

Istri Pilihan Anakku
episode 14


__ADS_3

kini mereka sedang makan bersama di restoran favorit Rayhan. "om Roki apa kepindahan sekolah ku sudah diurus?" tanya Rayhan disela-sela kegiatan makan mereka.


"sudah tuan muda. di tahun ajaran baru tuan muda akan bersekolah disekolah seperti yang tuan muda inginkan." jawab Roki.


"ingat yaa om,, aku ingin seperti anak biasa yang di antar jemput menggunakan motor. kalau perlu supir nya suruh pakai jaket ojek online aja." sambung Rayhan lagi.


"apa itu tidak terlalu berlebihan son?? kau kan tidak pernah naik motor." khawatir Harold terhadap permintaan sang anak.


"tidak dad. aku ingin memiliki teman yang menerima ku apa adanya tanpa melihat kekayaan atau apapun itu." jawab Rayhan yakin.


"baiklah terserah kau saja." pasrah Harold.

__ADS_1


Setelah selesai makan siang, Rayhan memilih ikut ke kantor sang ayah karena ia merasa bosan jika berada di rumah. Kini mereka berdua sedang berada di ruangan Harold, Harold yg sibuk dengan berkas-berkasnya sedangkan Rayhan disibukkan dengan tugas sekolah nya. Ketika mereka sedang serius dengan tugas masing-masing terdengar ketukan pintu dari luar yang membuat fokus mereka buyar lalu menatap ke arah pintu bersamaan. Setelah dipersilahkan masuk oleh Harold tampaklah sosok yang sangat Rayhan tidak sukai.


"hai Rayhan sayang..." sapa angel yang langsung duduk disebelah Rayhan. "kau sedang apa??" lanjutnya lagi sambil tersenyum semanis mungkin.


"apa Tante tidak melihat apa yang sedang ku lakukan??" sahut Rayhan dengan nada dingin nya. Harold yg melihat kedatangan angel langsung berdiri dan berjalan menuju sofa tempat dimana Rayhan dan angel sedang duduk sekarang dan ia pun mendudukkan dirinya di sofa depan mereka.


"angel ada apa kau ksini??" tanya Harold ketika sudah ia sudah duduk didepan mereka.


"tadi aku tidak sengaja lewat toko es krim dan aku ingat dengan Rayhan. maka nya aku mampir membeli es krim dan langsung ksini karena aku yakin pasti Rayhan masih disini." ucap Angel sambil menaruh paper bag yang ia bawa. "ayo Ray dicoba es krim nya, mommy yakin kau pasti menyukai nya karena es krim di toko itu terkenal sangat enak." sambung Angel lagi.


"kau tidak akan pernah menikah dengan Daddy ku! karena aku tidak akan mengizinkan itu terjadi!!" bukan Harold yang menjawabnya, melainkan Rayhan, Rayhan menjawab dengan nada dingin dan tegas nya. Ia sama sekali tidak Sudi memiliki ibu sambung seperti angel.

__ADS_1


"loh kenapa Ray?? aku dan Daddy mu sudah menjalin hubungan cukup lama, kami saling mencintai dan aku juga menyayangimu seperti anak kandung ku sendiri." angel mendramatisir keadaan.


"cih jangan pikir aku tidak tau jika kau hanya mencintai harta Daddy ku." Cibir Rayhan dengan kesal nya.


"kenapa kau berfikir seperti itu Ray?? apa kau tidak merasakan kasih sayang ku??" tanya Angel dengan air mata yang dibuat-buat nya.


"sudah cukup!! angel kita bahas ini nanti." kali ini Harold yg membuka suara. "sekarang lebih baik kau pergi, karena aku masih banyak pekerjaan." sambung Harold lagi.


"kenapa kau mengusir ku?? jika kau ingin bekerja maka bekerja sama, aku tidak akan menggangu mu. aku akan menemani Rayhan disini." ucap Angel masih dengan air mata palsu nya.


"tapi aku tidak ingin di temani oleh mu, Tante!! lebih baik kau pergi dari sini! pintu keluar nya ada disebelah sana." usir Rayhan.

__ADS_1


Dengan perasaan kesal dan marah angel keluar dari ruangan Harold. Sedangkan Harold dan Rayhan melanjutkan tugas mereka masing-masing hingga tanpa terasa sore pun tiba, hingga Harold mengajak Rayhan pulang tapi sebelum pulang Harold mengajak sang anak untuk makan es krim terlebih dahulu pasal nya Harold tau pasti Rayhan menginginkan es krim yg angel bawa tapi karena angel yg membawa nya membuat Rayhan tidak mau memakan nya. Ya begitulah Rayhan ketika dia sudah tidak menyukai seseorang, ia tidak akan mau menerima apapun yang orang itu berikan dan Harold sangat paham akan hal itu.


Sesampai nya di kedai es krim, mereka langsung duduk di satu meja dan memesan es krim yang Rayhan inginkan. Setelah pesanan mereka datang, Rayhan terlihat sangat menikmati es krim yang sedang ia makan sambil sesekali mereka berbincang dan tertawa bersama. Setelah menghabiskan es krim nya, Harold mengajak Rayhan untuk pulang dan beristirahat karena besok pagi Rayhan harus kembali bersekolah, tidak lupa juga sebelum pulang mereka makan malam dulu diluar agar ketika kembali kerumah Rayhan tinggal membersihkan diri dan langsung beristirahat.


__ADS_2