Istri Pilihan Anakku

Istri Pilihan Anakku
episode 24


__ADS_3

mohon maaf kepada seluruh pembaca karena vakum terlalu lama. itu dikarenakan ada kejadian di Dunia nyata yg tidak dapat di hindari.


Hari terus berganti, hubungan ketiga bocah itu pun semakin akrab tentu nya.


"Rey enak kali yaa kalau kita jadi satu keluarga" ucap Rio sambil membayangkan apa yang ia katakan barusan.


"jangan aneh-aneh kamu Yo." sambung Leon yang memang sedang makan di kantin bersama Rayhan dan Rio.

__ADS_1


"Aku rasa itu ide bagus, gimana kalau kita dekatin Daddy dan bunda??" Rayhan yang memang ingin memiliki ibu sambung langsung mengiyakan perkataan Rio.


Rayhan dan Rio langsung merencanakan apa yang harus mereka lakukan untuk mendekatkan kedua orang tua itu disaksikan oleh Leon yang hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat semangat kedua bocah.


"jangan berhayal terlalu jauh dulu,, nanti jika tidak kesampean kalian akan sangat sedih" sahut Leon tiba-tiba.


Jam pulang sekolah pun tiba, seperti biasa Luna sudah datang ke sekolah untuk menjemput anak-anak. "hai anak-anak" sapa Luna yang melihat anak-anak nya mendekat. "hari ini bunda mau ajak kalian makan es krim dan main di mall,, apa kalian mau??" tanya Luna pada mereka. "kamu juga boleh ikut loh Rey..." sambungnya sambil mengusap sayang kepala Rayhan.

__ADS_1


"yah Bun ga usah ditanya lah... kita gas aja" sahut Rio dengan semangatnya. Tanpa berpikir panjang mereka pun langsung menuju mall untuk bersenang-senang. Setelah bersenang-senang tak lupa Luna mengajak mereka makan terlebih dahulu sebelum pulang .


"Rey nanti biar kita yg antar pulang ya..." ucap Luna ditengah kegiatan makan mereka. "eh ga usah Bun, nanti aku minta jemput tukang ojek aja" sahut Rayhan. "lagi pula pasti bunda juga capek kan nemenin kita tadi" sambung nya lagi.


Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk pulang,, dan disini lah mereka. didepan mall menunggu jemputan Rayhan datang.


"aku berharap punya ibu sambung seperti bunda" ucap Rayhan tiba-tiba yang membuat Luna langsung menatap nya bingung. "aku sayang bunda" dengan tiba-tiba Rayhan memeluk Luna yang sukses membuat Luna mematung tapi tidak lama kemudian Luna membalas pelukan bocah kecil itu. "bunda juga sayang Rayhan" ucap Luna sambil mengusap kepalanya.

__ADS_1


tak lama berselang jemputan Rayhan datang dan mereka pun pulang ke rumah masing-masing. "Bun bisa ga ya kalo aku beneran jadi saudara sama Rayhan?" tanya Rio tiba-tiba ketika mereka masih dalam perjalanan pulang. "kalian kan memang sudah seperti saudara" sahut Luna dengan cuek nya. Mendengar pernyataan Rayhan dan pertanyaan Rio membuat Luna takut, Ia takut jika keinginan ke dua anak itu tidak dapat terjadi,, Ia takut jika akan menghancurkan harapan kedua bocah itu. Sebenernya banyak laki-laki yang mendekati Luna tapi ia enggan membuka hati nya lagi karena takut kejadian pahit yang pernah ia alami terulang lagi. Luna bercerai dengan suaminya karena suami nya berselingkuh dan itu sukses membuat Luna enggan membuka hati nya untuk laki-laki manapun, terlebih lagi saat ini ia memiliki dua orang anak yang harus ia besarkan dan harus ia jaga perasaan nya. Sekarang Luna hanya ingin fokus membesarkan anak-anak nya sampai mereka dewasa dan sukses, bagi Luna kebahagiaan anak-anaknya adalah yang utama dan itu yang akan ia perjuangkan.


__ADS_2