Istri Pilihan Anakku

Istri Pilihan Anakku
episode 8


__ADS_3

Kini Harold dan Rayhan sedang berada didalam mobil mereka, dalam perjalanan menuju rumah. Selama perjalanan Harold lebih banyak diam memikirkan perkataan Rendi tadi kepada nya, 'apa iya Rayhan membutuhkan ibu sambung? apa aku sanggup mengganti Hana di hatiku?' itu lah yang ada di dalam pikiran Harold, hingga akhirnya tangan kecil Rayhan menyentuh pundaknya dan itu sukses membangunkan Harold dari lamunan nya.


"ada apa jagoan? kau ingin sesuatu?" tanya Harold menatap sang putra.


"Daddy bisa kah kita membeli peralatan untuk ku sekolah sekarang?" tanya Rayhan penuh harapan.


"kau tidak cape sayang?? Daddy bisa meminta Roki untuk menyiapkan kebutuhan sekolah mu." ucap Harold yang takut Rayhan kecapean karena sudah seharian ini mereka berjalan-jalan dan sekarang Rayhan malah minta berbelanja kebutuhan sekolah nya.


"tidak Daddy,, aku ingin memilih keperluan sekolah ku sendiri. lagi pula kan aku jarang sekali berjalan-jalan seperti ini bersama daddy jadi hari ini aku ingin memuaskan diriku bersama daddy."


"maafkan Daddy yang terlalu sibuk sayang." ucap Harold sambil mengangkat Rayhan untuk duduk dipangkuan nya.


"jadi apakah boleh sekarang kita ke mall??" tanya Rayhan penuh harapan.

__ADS_1


"baiklah, apa pun untuk jagoan Daddy ini." ucap nya sambil mencolek hidung kecil Rayhan.


"yey... terimakasih Daddy,, kau terbaik." ucapnya sambil memeluk sang ayah.


"paman kita ke mall yaa." ucap nya lagi pada Roki yang berada di samping supir.


"baik tuan muda."


Melihat anak nya yang tiba-tiba berjalan pelan Harold melihat arah pandangan Rayhan dan ia teringat perkataan Rendi tadi, 'apa iya Rayhan membutuhkan seorang ibu? apa ini saat nya aku membuka hatiku untuk wanita lain?' pikiran Harold saat ini.


"Sayang, apa kita jadi membeli keperluan sekolah mu?" tanya Harold yang sukses membangunkan Rayhan dari lamunan nya.


"Jadi dong dad,, ayo kita kesana." ucap Rayhan menunjuk salah satu toko perlengkapan sekolah. Ia langsung kembali berjalan agak cepat sambil menggandeng tangan sang ayah, ia tidak ingin ayah nya melihat ia sedih.

__ADS_1


Setelah selesai berbelanja mereka memilih untuk kembali ke rumah. sepanjang perjalanan pulang Rayhan memilih untuk diam, anak kecil ini masih memikirkan tentang apa yang ia lihat hari ini. Begitu banyak pemandangan yang membuat nya merasa iri, membuat nya merasa kesepian. 'mommy aku merindukan mu, bolehkah aku memiliki ibu sambung? aku berjanji akan tetap sayang pada mu walaupun aku memiliki ibu sambung. aku sangat membutuhkan pelukan seorang ibu, mommy.' ucap Rayhan di dalam hati sambil melihat ke arah luar jendela mobil.


"apa kau mengantuk?" tanya Harold yang melihat putra nya seperti melamun.


"ah iya dad, aku mengantuk." ucap rayhan sambil berpura-pura menguap.


"kemarilah, kau tidur disini ya.. nanti jika sudah sampai daddy akan menggendong mu sampai ke kamar." ucap Harold sambil mengangkat Rayhan ke pangkuan nya.


"terimakasih Daddy,, aku menyayangi Daddy." ucap Rayhan sambil menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Harold.


"Daddy juga menyayangimu, jagoan." ucap nya sambil mencium pucuk kepala Rayhan dengan sayang.


"maafkan Daddy, sayang. Daddy mengerti perasaan mu, tapi tolong beri Daddy waktu." ucapnya lagi dengan lirih dan berharap Rayhan tidak mendengar nya.

__ADS_1


__ADS_2