Istri Pilihan Anakku

Istri Pilihan Anakku
episode 32


__ADS_3

Luna membulatkan matanya, menatap Harold tidak percaya. "Oh tuhan,, pria seperti apa sebenarnya dia??" itulah yang ada di dalam pikiran Luna saat ini.


"Aku menanyakan tentangmu?? hahahaha" akhirnya Luna tertawa.


"apanya yang lucu?? kau lihat aku, aku menarik dan kaya " sombong Harold.


"oh tuhan... ternyata kamu narsis juga ya,, hahahaa" lepas sudah tertawa Luna.


Harold menatap nya tidak suka yang membuat Luna langsung menghentikan tawanya. "oh maafkan aku tuan Harold yang terhormat... bukan maksud ku untuk menertawakan mu." ucap Luna yang sukses membuat Harold mengeraskan rahang nya. Bagaimana tidak,, Luna lah wanita pertama yang berani menertawakannya. Selama ini tidak ada yang berani menertawakan Harold,, wanita-wanita justru mendekati nya karena ketampanan dan kekayaan nya.


"atau kau memberi putra ku racun sehingga ia menyukai mu?" tanya Harold menyelidik.


"racun??" kaget Luna.


"racun apa yang kau maksud tuan?? aku tidak pernah memberikan anakmu apapun kecuali perhatian dan kasih sayang." ucap Luna.


"Dan ya... asalkan kau tau, aku tidak mengenal sama sekali sebelum ini dan aku pun tidak memiliki niat sedikitpun untuk mendekati mu melalui anak mu. Aku menyayangimu anakmu tulus karena ia anak yang baik." sambung Luna lagi membuat Harold terdiam.


Antara percaya atau tidak Harold terhadap ucapan Luna. "jika tidak ada lagi yang perlu di bicarakan, aku permisi " Luna bangun dari tempat duduk nya dan berjalan meninggalkan Harold. Setelah beberapa langkah Luna berbalik dan menatap Harold "satu hal yang harus kau ketahui tuan,, anak kecil lebih peka untuk membedakan mana yang tulus dan mana yang tidak." setelah mengatakan itu Luna berbalik dan meninggal restoran itu meninggalkan Harold yang masih mencerna setiap kata yang Luna ucapkan.


Harold kembali kekantornya untuk menghadiri rapat. Setelah rapat usai ia berniat menjemput Rayhan disekolah nya tapi ketika ia akan keluar kantor ia bertemu dengan Angel di lobby kantor. Ya dengan tidak tahu malu nya Angel masih saja menemani Harold. "sayaaang...." sapa Angel pada Harold dan dengan tidak malu nya mencium bibir Harold didepan karyawan yang berada disitu.

__ADS_1


"Jaga sikapmu, Angel!!!!" Harold langsung mendorong tubuh Angel hingga terjatuh membuat siapa saja yang ada disitu menjadi tertawa.


"kau mendorong ku??" kaget Angel.


"Tolong jaga sikap mu,, ini kantor!!!" ucap Harold yang tidak berniat membantu Angel berdiri.


"Bahkan kau tidak berniat membantuku bangun sama sekali !!!! Dan lihat, akibat perbuatanmu, aku ditertawakan oleh seluruh karyawan mu!!!!" marah Angel yang membuat Harold melihat sekelilingnya dan benar saja, semua karyawan Harold sedang tertawa sambil memandang mereka.


"apa yang kalian lihat??! kembali bekerja!!!!" bentak Harold pada seluruh karyawan nya.


"Dan kau Angel,, jangan pernah datang lagi ke kantorku!!!" lanjut Harold lagi, setelah itu dia berbalik dan meninggalkan Angel yang diam mematung.


"sudahlah,, aku tidak ada waktu untuk membahas ini sekarang. aku harus menjemput anakku." ucap Harold.


"menjemput Rayhan??? tumben sekali... biasanya supir yang selalu menjemput nya" heran Angel.


"karena kejadian kemarin Rayhan tidak mau pulang kerumah dan sekarang aku ingin menemuinya dan memperbaiki keadaan." jelas Harold.


"kalau begitu aku ikut..." senang Angel.


"ayolah Angel,, jangan gila!! kau tau Rayhan tidak menyukaimu dan dia marah padaku sekarang karena ulahmu." lanjut Harold lagi.

__ADS_1


"kenapa jadi salahku?? kemarin kau juga mau kan??" percaya diri sekali Angel ini.


"Jika kau tidak murahan dan menggoda ku dimana saja pasti aku juga tidak akan berbuat seperti kemarin." ucap Harold enteng.


"apa?? aku murahan??" kaget Angel. Kata-kata Harold barusan sukses menusuk hatinya. Ia tidak menyangka Harold bisa berkata seperti itu padanya.


"kenapa kau jadi jahat begini terhadapku?? apa karena perempuan yang menyelamatkan Rayhan kemarin??" Angel memulai drama nya. Dan ya memang kemarin angel melihat kejadian ketika Rayhan hampir tertabrak mobil melalui kaca jendela yang berada di ruangan Harold.


oh Tuhan,, apa lagi ini?? belum selesai masalah dengan sang putra,, sekarang timbul lagi masalah dengan wanita ini Pikir Harold.


"sudahlah,, aku tidak ingin berdebat dengan mu!! aku harus segera ke sekolah Rayhan sebelum ia pulang." ucap Harold dan langsung masuk kedalam mobilnya.


Harold membuka kaca mobil dan menatap Angel membuat Angel tersenyum kemenangan karena ia pikir Harold akan mengajaknya.


"Dan yaa.... satu lagi, tolong jangan datang lagi ke kantor atau ke rumahku. biar aku yang menghubungimu ketika aku ada waktu untuk menemui mu." sambung Harold langsung meminta Roki menjalankan mobilnya tanpa menunggu jawaban dari Angel.


Senyum yang terukir di wajah Angel berubah seketika,, ia langsung mengepal kuat tangan nya menahan amaran.


"apa dia bilang?? menunggunya untuk menemui ku?? cih!! dia pikir dia siapa bisa seenaknya terhadapku!" marah Angel.


"kau lihat saja Tuan Harold yang terhormat,, apa yang bisa aku lakukan terhadap mu." setelah berucap demikian Angel langsung naik ke mobil nya dan berniat menyusul Harold.

__ADS_1


__ADS_2