Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 15 10milyar?


__ADS_3

DiRumah Nico


"Apa-apaan kamu ini bisa-bisanya kamu mengancamku seperti ini." mendengus kesal Morgan terlulai lemas di sandarkan tubuhnya di sofa panjang.


"Kalau aku tidak seperti itu mana mau kamu Morgan." jawab Nico yang duduk di sofanya yang berhadapan dengan Morgan.


"Yalah yalah! By the way wanita itu cantik juga ya, hm aku mau juga kaya gitu dong... dia aja aku mau kok... iy............" terpotong perkataan Morgan dan disambung balasan Nico


"Ist apa apaan! kamu sudah punya Sisil bisa bisanya kamu itu Morgan!" dengan muka kesalnya Nico


"Yalahh, kamu tau sendiri aku Nico hahaha"


" Gak pernah berubah!" Nico membuka kunci kursi rodanya dan menjalankannya berlalu meninggalkan Morgan.


"Tunggu dulu dong, jawab dulu kenapa sih? kita sahabatan lama pasti kamu seperti itu." sahut Morgan kesal di abaikan.


Nico tetep menjalankan kursi rodanya dan pergi meninggalkan Morgan begitu saja.


Merasa di abaikan Morgan beranjak melangkah pergi keluar dari rumah Nico untuk kembali keperusahaan.

__ADS_1


"Gak ada makasih makasihnya huhh,sifat dinginnya itu mana betah cewek sama dia tapi banyak yang mau sih,dasarrrr. untung aku sahabatnya yang sabaran kalau gak ku cincang kau habis-habisan Nico." gerutu di hati Morgan mengutuki Nico.


Dirumah Neta


" Om Juna ,tante Reni, Raka aku merindukan kalian hiks hiks, sebagaimanapun berkat kalian aku bisa lulus kuliah sampai detik ini dengan bantuan biaya kalian untuk pendidikan ku , biaya kalian berikan kami di desa, dan biaya yang lainnya Neta butuhkan ,Neta belum membalas kebaikan kalian ,kenapa kalian pergi begitu cepatnya .meski jarang bertemu tapi kalian antusias sekali dengar kabar kami didesa. Aku tidak inginkan kuliah tapi kalian menginginkanku suskes dengan melanjutkan kuliah yang Neta inginkan." buyar lamunannya ketika keingat orang tuanya didesa untuk memberi kabar dukanya itu.


" Gimana ini ? aku mau ngabari mamah ayah di desa tapi aku takut mereka syok."


Neta meraih ponselnya dan mondar mandir antara menelpon atau tidak,


"huh..." dijatuhkan lah badannya di kasur dengan telentang,dan bangkit lagi dengan posisi duduk di tekanlah nomor telpon bertulisan di layar dengan sebutan


tutt...tuttt..tuttt...


"Hallo Neta sayangg,apa kabar sayang? mama kangen nak?" jawaban telpon dari sebrang sana yaitu mama


"hallo iya ma,baik mama. aku juga kangen mama sama ayah. kabar mama sama ayah di desa gimana ma?" jaawab Neta


"Neta sayang" dengan suara berat mama

__ADS_1


"Iya ma kenapa?"


"Papa kena tipu nak, hiks hiks hiks huhuhu"


"Tipu? maksud mama apa?"


" entah sayang, ayahmu menginvestasikan semua uangnya . termasuk tanah ini sayang di gadaikannya menjadi uang . dan uangnya di bawa kabur. sebenarnya ini juga pinjam uang pada juragan begitu banyak, sehingga ayahmu jatuh sakit nak hiks hiks mama bingung hiks hiks." sambung mama sambul menangis dengan berat hati mama mengatakannya,


"Kenapa ayah menginvestasikannya ma? dan kenapa ayah mudah percaya sama orang itu?"


"Ayah ingin mengubah kehidupannya yang susah menjadi kaya nak. Tapi malah seperti ini, temen ayah menipu kita nak. Mama juga bingung harus gimana lagi."


"Kamu pinjam uang om kamu gak bakalan cukup sayang... kamu harus pulang."


"Emang berapa mah? kenapa harus pulang kan Neta bekerja di RS sini ma."


"10milyar . kamu harus pulang kedesa dan menikah dengan juragan nak tidak usah lagi bekerja di RS nak mana cukup untuk membayar itu semua. Ayahmu bisa masuk penjara kalau tidak membayarnya segera, sedangkan ayahmu sudah sakit-sakitan setelah kena tipu, ayah jadi down. "


"Apa?"

__ADS_1


Like dan Votenya jangan lupa ya.. gratis kan? bantuanya kalau suka LIKE dan VOTEnya. komentar dengan senang hati❤🤝


__ADS_2