Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 65 Kabar bahagia


__ADS_3

Dirumah Nico dan Neta


"Sayang gimana perusahaan apa ada masalah? Kenapa malam begini baru pulang!" Neta yang membukakan pintu rumahnya


"Hm apakah kamu merindukanku?" Goda Nico


"Sayang aku serius" Neta memonyongkan bibirnya


"Iya iya sayang maaafkan suami ini karena ada satu hal yang harus aku urus." Nico tersenyum samar melihat ekpresi Neta yang menggemasakan seperti itu


"Mengurus apa sayang sampai selarut ini."


"Hm apa ya" Nico menjentikan jarinya di dagu Nico sendiri dengan berpura pura berfikir.


"sayang kamu menyebalkan bisa bisanya membuatku penasaran."


"Mending ikut aku sayang" Nico menarik pergelangan tangan Neta keluar rumah melihat halaman besar itu seperti taman.


"Wahh indah sekali sayang. Kapan kamu melakukan ini padahal aku tadi dirumah sayang."


"Sayang sayang kamu kan sibuk didalam rumah bersama Luna bukan!"


"Iya sayang sibuk nonton drama romantis dengan Luna entah kenapa tadi Luna melihat pesan masuk terus pergi sekarang belum kembali."


"Iya yang mengirim pesan dari aku."


"Maksud kamu sayang." Neta mengerutkan dahinya


"Iya tapi pesan perkataanku melalui Tara untuk di sampaikan ke Luna"


"Lalu?"


"Suprizeeeeee" Tara,Luna,Morgan menghampiri Nico dan Neta membawa kue ulang tahun dan juga menggunakan topi ulang tahunnya beriringan dengan terompet terompet yang ditiup menjulang kedepan.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun Neta" Luna pun mendekati Neta dengan kue yang sudah terpasang dengan lilinnya yang sudah menyala.


Neta terkejut melihat itu semua mereka ingat tanggal ulang tahun Neta. Neta merasa hangat memiliki suami dan teman teman seperti mereka.


"Sayang kenapa kamu menangis? kamu tidak suka ya!" Nico begitu terkejut melihat Neta menangis


"Bukan sayang. Aku bahagia sekali aku bisa merayakan dihari ulang tahunku ini dengan kalian di taman ini dirubah menjadi indah. Suatu hari nanti taman ini bisa menjadi tempat bermain anak kita bersama kita pastinya sebagai orang tua."


"Tentu sayang. Aku sengaja membuat taman yang besar ini dihalaman rumah untukmu. Apakah kamu senang?"


"Tentu. Dihari ulang tahunku ini Tuhan memberikan hadiah yang indah untukku sayang"


Nico dan yang lainnya penuh tanda tanya apa yang dikatakan Neta


"Maksud mu apa sayang?"


"Aku hamil sayang." Neta menangis bahagia begitu pun Nico yang mendengarnya juga bahagia.


"Aku gak salah dengar kan sayang. Sungguh" Nico meminta Neta mengulangi perkataannya tadi barusan sangking senangnya


Nico semakin bahagia mendengarkan perkataan Neta barusan sehingga mereka berpelukan bersama.


Mereka semua merasakan bahagia melihat dan mendengar kabar baik dari Neta.


"Neta kenapa kamu tidak memberitahuku lebih dulu tadi. Menyebalkan!" Luna pun berpura pura sebal karena tidak memberitahunya padahal satu bulan ini Luna menemaninya.


"maafkan aku Luna,karena ini kejutan. "


"Baiklah aku maafkan besuk lagi aku harus tau lebih dulu."


"Apa Luna? Aku yang tau lebih dulu aku suaminya"


"Tuan saya kan sahabatnya."

__ADS_1


Mereka ribut sendiri sendiri,akhirnya Neta yang menengai.


"Cukup cukup kenapa kalian seperti anak kecil. Membuatku pusing saja."


Mereka akhirnya berhenti berdebat yang tidak ada habisnya dan merayakan ulang tahun Neta begitu hangat ditaman yang dihias indah.


.


Beda dengan Ana yang seorang diri diapartemen,tidak ada perayaan apa apa untuk dirinya. Deddynya masih marah atau tidak sehingga Ana berfikir deddy William apa lupa tanggal ulang tahun Ana karena masih marah. Ana memikirkannya itu saat ini. Kasian bukan!hehe


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ™


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author. Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih πŸ™


__ADS_2