Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 30 Nico cemburu?


__ADS_3

Waktu terus berjalan,jam sudah menunjukan pukul 16.30 tanpa disadari langit menjadi gelap awan mulai menghitam,turun hujan dan di iringi petir.


"Neta balik bareng aku yuk?" sambar Tian, mereka bertiga sudah di depan restoran .


"ah gausah sebaiknya kamu pulang antarkan Luna saja Tian."


"Tidak tidak aku sudah ada yang menjemput." Tolak Luna


Benar saja ada mobil yang sudah melintas di depan lobby restoran itu untuk menjemput Luna


"Oh iya aku duluan ya Neta hm sama dokter Tian eh maksud aku Tian" Lanjut kata Luna


"Iya udah Luna hati hati di jalan yaa" Mereka berpelukan lalu Neta melihat punggung Luna sudah berjalan jauh masuk kedalam mobilnya dan mobilnya melaju menerobos hujan hujan yang semakin deras itu.


"Sebaiknya bareng aku aja yuk aku antarkan keapartemenmu dari pada semakin gelap Neta nanti kamu bisa masuk angin"


Neta berfikir sebentar, "Baiklah"


Mobilnya sudah ada didekat lobby tidak jauh jauh dari sana mereka berjalan kearah mobil dokter Tian.


Tanpa sengaja Neta kepleset dari anak tangga turun kearah mobilnya,


Bugg


Tubuh Neta jatuh di dada bidang Tian dan ditangkapnya mereka saling tatap satu sama lain beradu mata .


Nico memperhatikan mereka berdua menjadi kesal sendiri di dalam mobilnya dengan adegan barusan ia lihat. Nico memilih keluar dengan menggunakan payungnya untuk menjemput Neta.

__ADS_1


"ehem ehemm" dehem Nico menghampiri mereka berdua


Lalu Neta dan Tian menyadarkan posisinya menjadi posisi semula


"Netaa hayuk pulang!" kata Nico


"Nico kamu menjemputku?" balas Neta dengan heran kenapa Nico bisa di sini.kok bisa tau di otak Neta yang dipikirkan sekarang


"Kebetulan aku lewat. sudah ini semakin gelap sebaiknya kita pulang" bales Nico


.


"Tian aku balik dulu ya,hm ini suamiku. Kamu tidak usah khawatir sudah ada dia kok." beralih menyapa Tian.


Tian tertegun seseorang yang dilihatnya adalah Ceo di perusahaan GG dan pemilik RS X yaitu Nico adalah suami Neta.


Tian menyadarkan apa yang dilamuninya,


"Bye bye" sambung Tian berbisik di telinga Neta


"Pak Nico saya permisi" sapa Tian hormat untuk Nico


Nico kesal tapi dia berusaha untuk biasa aja rasanya ingin menghajar tuh wajah Tian yang berani berbisik ditelinga Neta entah apa yang dibisikkan.


Tian berjalan menuju mobilnya dan masuk kedalam dan melajukan mobilnya lalu pergi meninggalkan Neta dan Nico


__ADS_1


Setelah itu Nico dan Neta sudah masuk kedalam mobil mereka tanpa suara dari di jalan sampai apartemen.


Sampainya kamar mereka bergantian mandi dan sudah memakai baju tidurnya masing-masing. Nico mulai tidur duluan,lalu Neta tidur di sisi sampingnya


"Nico" Neta bertanya kepada Nico yang sudah memejamkan matanya yang masih grusah grusuh menandakan belum tidur


"hmm" Nico tanpa membuka mata sama sekali


"Besuk kita pindah kerumah kan?"


"hm"


"Gak ada apa jawaban lain selain hm hmm,kenapa nih orang" batin Neta


"Jadi besuk aku boleh dong untuk bekerja di RS X kembali?" imbun Neta kembali


"Tidak!"


"Kenapa? aku ingin bekerja lagi Nico!"


"Sudah malam sebaiknya tidur aku sudah mengantuk!" Lalu Nico memunggungi Neta,


Tampak kembali sifat dinginnya entalah kumat lagi,yang jelas awal berjumpa Neta Nico mulai berubah tidak sedingin ini. apa Nico kesal melihat Neta dengan Tian tadi?


.


.

__ADS_1


Next??? --->>>>


Like,Vote komentarnya dengan senang hati biar aku bisa semangat UP setiap harinya untuk menghibur kalian semua😊😊😊


__ADS_2