
Neta merasa bosan setiap hari hanya bisa berdiam diri di rumah bersama Luna perawat yang menjaganya sekaligus sahabatnya itu.
Ruang tamu
"Sayang minggu depan aku ada film yang harus aku bintangi,jadi aku mungkin tidak pulang ya sekitar tiga bulan buat syutting" imbun Nico
"Kenapa harus kamu sayang?" tanya Neta
"Sayang... kamu tau sendiri aku juga aktor untuk perusahaanku juga sayang,ya ada beberapa iklan yang harus aku bintangi pula"
"Kenapa gak aktor lain?"
"Tadinya ada sayang,tiba tiba ia jatuh sakit. Terus untuk mengganti aktor lain tidak semudah itu sayang merekrutnya asal asalan. Jadi mau gak mau aku yang turun tangan sayang. Karena kalau mundur dan film tidak segera diterbitkan bisa membuat saham turun"
"Apa perusahaan ada masalah?"
Nico tertegun tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya apa yang terjadi di perusahaan
"Tidak sayang,kalau kamu tidak ngizini aku pergi yasudah istriku ini tidak mau aku tinggalkan" Nico memeluk Neta dengan kasih sayangnya
Luna dan Tara hanya melihatnya itu penuh iri tapi bahagia melihatnya.
Neta merasa kegelisahan Nico lebih baik ngizini Nico pergi tidak ada salahnya
"Baiklah,kamu boleh pergi"
"Benarkah?" meyakinkan apa yang di katakan Neta barusan
"iya sayang,tapi jaga dirimu baik baik disana ya sayang"
"Pasti sayang."
Mereka kembali berpelukan dengan kehangatannya,
__ADS_1
"Yasudah sana berangkat kerja sayang"
"Oh iyasudah aku berangkat dulu istriku,kamu jaga diri baik baik dirumah"
Nico berdiri beriringan dengan Neta mengikuti langkahnya menuju kedepan rumah lalu Nico mencium kening Neta dan Neta mencium punggung tangan Nico
"Baik sayang"
"Hati hati kalian"
Nico dan Tara menaiki mobil pergi meninggalkan rumah itu.
"Tara jangan kasih tau yang sebenarnya terjadi diperusahaan kepada Neta,semua pasti aman aman saja akan ku tangani sendiri"
"Baik tuan"
###
.
"iya akupun" balas Luna
"His Luna"
"Hehe maaf maaf,oh iya bentar lagi dokternya datang kemari Neta untuk pemeriksaan lebih lanjut."
"Benarkah?tapi" Neta mulai sedih apa yang dia alami karena sakitnya
"Sudah,yakinlah kamu pasti pulih"
Tok
Tok
__ADS_1
Tok
"Masuk" Luna membukakan pintunya ya benar saja dokter kandungan Neta sudah datang yaitu dokter kandungan tradisional yang mengatasi masalah penyakit Neta
Mereka berhadapan duduk di sofanya masing-masing, dokter Ratna kemarin yang memeriksa perut Neta diRS lalu hasilnya baru keluar hari ini karena sistem kemarin yang tidak mendukung
"Gimana hasilnya dok?" tanya Neta
Dokter Ratna mulai mengeluarkan kertas berisi hasil pemeriksaan Neta
"Hasilnya bagus,sudah akan ditahap subur. ini mukjizat nyonya"
"Benarkah? saya bisa hamil kan dok?"
"Bisa nyonya,karena nyonya rajin terapi untuk pengobatannya dari hasil lab semua yang sudah saya baca baik baik saja sekarang"
"syukurlah aku bisa melahirkan anak dari Nico" Neta merasa bahagia dan saling peluk dengan Luna,Luna pun bahagia mendengarnya
"oh ya,terakhir menstruasi kapan nyonya?"
"Minggu kemarin dokter"
"Ini sudah masa subur nyonya,bisa nyonya melakukan beberapa hari kedepan. Oh iya nyonya ini ada beberapa obat untuk penyuburan nyonya jangan lupa rutin meminumnya tapi ingat kalau sudah ada tanda tanda kehamilan atau obatnya sudah habis ya sudah berhenti meminumnya nyonya karena tidak perlu obat ini lagi,obat yang kemarin stop nyonya" Dokter Ratna memberikan botol obat berisi beberapa kapsul yang untuk diminum Neta kedepannya.
"Baik dokter Ratna,terimakasih ada lagi dokter?"
"Jangan lupa kedepannya konsultasi dengan bidan di RS X yang mengatasi nyonya kalau ada masalah lagi atau perlu bantuan bisa memanggil saya kalau timbul gejala gejala diperut nyonya"
"Baik dokter Ratna."
"Apa diperut nyonya merasa aneh apa sering kencing?"
"Sudah tidak dokter,saya sudah merasa sudah lama tidak sering kebelet untuk buang air kecil sekarang dan saya merasa perut saya sudah tidak ada masalah"
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi nyonya" Dokter Ratna membereskan beberapa kertasnya di meja dan diberikan kepada Neta lalu dokter Ratna keluar dari rumah tersebut.