
"Tara kenapa kamu tidak memberi tahuku kalau lawan mainku itu Ana! ha!!" Nico sedang di mood yang tidak baik diselimuti kesal dalam hatinya.
"Apa tuan? Ana?" Tara memastikan kembali apa yang dia dengar dari mulut tuan mudanya itu
"Hahhhh kenapa harus Ana!"
"Saya saja baru dengar dari tuan katakan barusan. dari pihak manajemen pun tidak memberi tahu namanya."
"Bodohnya aku juga tidak menanyakan sebelumnya "
Nico lagi lagi kesal,
"Sebaiknya batalkan saja Tar!"
"Tidak bisa tuan,tuan sudah membaca isi kontraknya dan mendatangani kontrak tersebut dan kalau batal akan merugi saham yang tertanam di perusahaan GG akan hilang tuan. Perusahaan bisa hancur entah itu bangkrut bisa dikata bisa seperti itu. Perusahaan bisa hancur menarik RS X yang sudah berdiri berkaitan dengan perusahaan tuan. Ini adalah jalan satu satunya untuk mempertahankan perusahaan untuk film dan beberapa iklan yang tuan sponsori,perusahaan akan kembali normal."
Nico merasa buntu dalam otaknya dan tidak ada pilihan lagi,mau gak mau Nico harus melakukannya itu demi perusahaannya. Awalnya perusahaan aman aman saja entah kenapa akhir akhir ini menjadi kacau balau.
Ana dan Nico
__ADS_1
Kini menjadi peran utama di dalam filmnya dimana suami istri itu saling mencintai.
Mereka melakukan perannya dengan baik,Ana amat senang beda dengan Nico amat membencinya,Nico tidak ada pilihan lain.
Break syutting
"Hello sayang" Nico melakukan video call kepada Neta yang sudah merindukannya itu
"Sayang kenapa baru menelponku?" Neta amat kesal di dalam layar hpnya Nico tersebut
"Maafkan aku sayang,syutting menyibukanku. tinggal episode episode terakhir yang nantinya akan dilakukan dekat perusahaanku sayang aku akan segera pulang"
"Aku juga merindukanmu nyonya Neta."
"Segeralah pulang! Sudah dua bulan berlalu seperti dua tahun!"
Neta ingin sekali memberi kabar bahagia kepada Nico,tapi enggan mengatakannya dia ingin memberi suprize kepada Nico nantinya
"sabar sayang aku akan segera pulang. Oh iya sayang ada adegan ciuman kamu mau menjadi penggantinya aku tidak mau aku berciuman dengannya."
__ADS_1
"Apa adegan ciuman? kenapa tidak ditiadakan?"
"Aku sudah sepakati janjian itu kalau ciuman aku ingin dengan istriku atau tidak lebih baik tidak ada adegan ciuman saja. Tapi sutradara ingin ada adegan romantisnya intimnya itu sayang karena di filmku ini peran suami istri yang saling mencintai"
"Baiklah,aku akan menggantikannya. Kirim saja lokasinya aku kesana untukmu."
"Benarkah??"
"Tentu,aku tidak rela kamu berciuman dengan orang lain,hanya aku!"
"Pasti sayang,nanti Morgan yang angkat menjemputmu lusa lalu mengantarkanmu kesini."
"Baiklah sayang"
"Ayo syutting kembali siap siap semua" salah satu kruw disana pemandu persiapan kembali syutting
"Sayang sudah dulu ya ini sudah mulai kembali lanjut syuttingnya. Daaa sayang muah" Nico kiss jauh dengan istrinya itu
"Daa sayang muahh" Neta membalasnya dengan manisnya
__ADS_1