Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 66 Mengatakan yang sebenarnya


__ADS_3

Dirumah William


William duduk di sofa ruang tamu dengan anak buahnya. Ijah mendekat kearah William dengan posisi berdiri menghadap William.


"Duduklah Ijah" William melihat Ijah sudah mulai mulai datang keruang tamu.


"Maaf tuan saya tidak pantas lebih baik saya berdiri atau tidak saya jongkok tuan."


"Tidak tidak Ijah,aku mohon kamu duduklah dengan santai." pinta William


"Tapi tuan"


"Ijah duduklah" potong perkataan Ijah karena ucapan William


Akhirnya Ijah menurutinya dengan posisi duduk disofa yang kepalanya menunduk tangannya meremas ujung bajunya


"Ijah tidak usah takut, santai saja. Apa aku dulu pernah jahat padamu atau istri ku yang jahat padamu sehingga kamu ketakutan seperti ini!" tegas William menatap Ijah yang menunduk tidak berani menatapnya


"Bukan begitu tuan, tuan dan nyonya sangat baik sekali dengan saya di masa lalu"


"Ijah aku tidak ingin berbelit-belit lagi, aku cuma ingin kamu jawab jujur setiap pertanyaanku dan aku tidak akan marah kalau kamu mengatakan yang sebenarnya."


Ijah masih tidak tenang dengan posisi yang sudah menegang ini.


"Ijah nasip Ana di tanganmu, aku paling tidak suka ditipu. Lebih baik kamu katakan yang sebenarnya dari pada aku mencari tau dari orang lain kebenarannya kamu akan menyesal!"

__ADS_1


"Jangan sakiti Ana tuan,saya mohon." Ijah melihat wajah William dengan penuh kekhawatiran dengan Ana.


"Baiklah,katakan yang sebenarnya kalau kamu berbohong kamu tau akibatnya." tegas William


"Baik tuan. Saya akan katakan semua yang sebenarnya."


"Katakan" William masih santainya dengan posisinya itu


"Sebelumnya saya minta maaf kepada tuan William semua salah saya tuan. Dulu waktu nyonya hamil saya juga mengandung,saya tidak menginginkan bayi dalam kandungan saya sehingga saya ingin sekali menggugurkannya pada akhirnya nyonya mencegahnya,karena saya sebagai istri sirih,istri simpanan suami saya saja, awalanya saya kira pernikahan saya bahagia tapi tidak sama sekali,suami saya berbohong kalau awalnya tidak punya istri.Lalu suami saya meninggalkan saya dan memilih istri sahnya dan saya tidak memberitahu yang sebenarnya kepada tuan dan nyonya kalau saya sudah punya suami tapi nikah sirih."


"Lalu"


"Pada akhirnya saya punya pikiran untuk menukar putri tuan dengan putri saya. Dan saya berbohong kalau anak saya meninggal."


"Jadi benar Ana adalah putrimu Ijah?"


"Aku sudah menemukan putriku."


"Sungguh! Maafkan saya tuan saya menyesal ampuni saya tuan,jangan sakiti Ana dia tidak salah yang salah saya tuan." Ijah memohon dan bersimpuh di kaki William


"Ijah aku mohon berdiri. Aku hargai kejujuranmu."


"Ini adalah hari ulang tahun Ana. Dan juga putriku . Apakah kamu mau menemuinya"


"Benarkah?"

__ADS_1


"Iya kalau kamu mau bertemu kita kesana bagaimana?"


"Baik tuan " Ijah sangat bahagia bisa bertemu dengan anaknya berpuluh puluh tahun tidak bertemu akhirnya bertemu hari ini juga di ulang tahun Ana.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ™


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author. Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih πŸ™


__ADS_2