
Derrtt
Derttt
Dertttt
Bunyi getar HP di atas meja,panggilan masuk dari ^Dr.Tian^ di layar depan HP Neta nampak jelas. disambarlah hpnya lalu di angkat ditempelkan di telinga Kanan Neta
"Hello dokter Tian"
"hai Neta apa kabar?"
"aku baik . lha dokter sendiri gimana?
"syukurlah, baik juga Neta. Sudah ku bilang panggil saja Tian kalau sudah tidak berkerja. ih ngeyel ya " nada kesal Tian di balik telponnya
"Baiklah baiklah baiklah" Neta menjawab dengan sedikit tertawa kecil agar tidak membuat lawan bicaranya menjadi kesal
sambung Neta kembali " oh iya Tara aku sudah di kota kok. orang tuaku di luar negeri . ayahku butuh perawatan di sana . kalau mama ku untuk menemani ayahku disana"
"ha benarkah? berarti kamu mau kan kerja kembali di sini kan?"
"untuk saat ini belum . mungkin besuk yaa pikir pikir kembali"
__ADS_1
"hm baiklah"
"Tian apa tidak ada pasien kamu ada waktu longgar untuk menghubungiku?"
"Tidak . aku libur. oh iya kita ketemu untuk makan gimana? aku merindukanmu oh tidak hehe merindukan sebagai teman yakan?"
"hm merindukanmu juga,hm gimana ya kalau soal makan."
"mau ya?"
"nanti aku bales lewat chat aja ya?"
"kenapa?"
"iya iyaa"
"oh iya aku matiin dulu ya telponnya"
"iya bye ,aku tunggu chatmu mau tidaknya makan bareng ketemu aku tunggu jawabanmu"
"Iya"
tutttt.... panggilan di akhiri
__ADS_1
.
tuttt
tutt
tuttt
panggilan ditolak.
oh iya Neta baru kepikiran kalau Nico kan sedang ada meeting klien penting.
Lalu diketik layar chat whatshapss send ke Nico
"Maaf sudah mengganggumu dengan menelponmu berkali kali aku lupa kalau kamu sedang meeting. oh iya aku izin untuk makan siant di luar dengan temanku ya? aku pamit"
Send - terkirim - centang silver
.
di layar chat whatshapss send ke Tian
"Baiklah nanti kita makan siang jam 13.00 di Restoran Balk seberang jalan ya."
__ADS_1
"oke aku tunggu" balas chatan dari Tian