Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 31 Kita satu sama


__ADS_3

Pagi hari yang cerah,embun hari yang sejuk, pelangi yang mulai pudar mulai akan tampak matahari melintas naik keatas.


Nico dan Neta masih dalam tidurnya tanpa di sadari mereka berpelukan satu sama lain,tangan kanan Niko menjadi tumpuan bantal kepala Neta. Kehangatan beradu menjadi nyaman ditubuh mereka berdua.


"Hoaam" Geliat Neta terbangun dari tidurnya,Neta mulai membuka mata, melihat suaminya itu dengan dekat di depannya yang masih memeluk Neta. Neta tersenyum tak di sangka Nico tampan juga kalau dilihat dari dekat. Neta memegangi pipi Nico dengan jari jari manisnya,jempolnya menuju bibir Nico dan disapunya dengan jarinya itu dengan lembut.


"Kenapa aku tampan ya?" Seketika mata Nico membuka kedua matanya


Neta tertegun kaget karena merasa kegep memandangi wajah Nico yang berlebihan


"eeng enggak aku cuma ingin melihat wajahmu" Tangan Neta mulai melepaskan dari wajah Nico ke dada Nico



Lalu Nico malah berbalik memegangi wajah Neta dengan lekatnya,dengan menyisir rambutnya dengan perlahan lahan . kehangatan beradu menjadi satu dengan kondisi yang masih sedingin ini dipagi hari


"Kenapa kamu memandangiku?" Tanya Neta

__ADS_1


"Aku juga ingin melihat wajahmu dari dekat juga,jadi kita satu sama kan?" tanggap Nico


Pipi kedua Neta mulai menjadi merah merona akan hal dikatakan Nico barusan karena malu.


.


"Nico sebaiknya kamu mandi segera keperusahaan nanti keburu siang"


"Hari ini agak siangan aja"


"kok gitu?"


"Serah kamu Nico" kesal akan jawaban Nico barusan Neta beranjak turun dari kasurnya


"Kamu lupa ya nanti kita pulang kerumah. Aku sendiri yang akan mengantarkan kamu pulang denganku. makanya aku berangkat nanti setelah sampai rumah baru keperusahaan"


"iyaa" dengan nada lemasnya sebenarnya bukan kerumahnya saja melainkan juga ingin bekerja,percuma pulang dekat RS X kalau tidak bekerja di sana.

__ADS_1


Neta beranjak pergi kearah kamar mandi untuk mandi,


"Soal kamu bekerja di RS X aku pikir-pikir kembali" Kata Nico yang bisa menghentikan langkah Neta menengok kearah Nico yang sudah duduk di sisi ranjang tidurnya


"Benarkah?" dengan senyum lebar di wajah Neta terukir manis


"hmm" Lalu Nico berdiri kearah kamar mandi duluan dengan cepat melewati Neta yang berdiri dengan senangnya itu, Seketika Neta tersadar


Ceklek


"Nico kamu kok mandi duluan kan aku duluan" sambar Neta yang kamar mandinya dipakai duluan oleh Nico


"Kelamaan kamu bengong,aku duluan" bercikan bercikan air gemricik menandakan Nico sudah acara mandinya


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like vote komentar dengan senang hati šŸ¤— Tinggalkan jejak kalian agar author lebih semangat up terus šŸ¤©šŸ˜


__ADS_2