Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 39 Cukup Ana lupakan Nico!


__ADS_3

Di kamar Ana,


Sepasang sahabat sejoli ini beradu rindu,bertahun-tahun Ana pergi begitu saja.


Demi karier Ana harus pergi mengejar impiannya,Ana Si Ratu Manis yang kesepian. Ana berjuang dalam hidupnya sendiri setelah di buang oleh orang tua kandungnya entalah orang tua angkatnya? yang tega membuang gadis malang itu. Ana menjadi wanita yang tangguh dan kuat berkat semangatnya kini menjadi modeling terkenal dan penari profesional terwujud.


"Oh iya Sella,gimana kabar Nico sekarang? Dia pasti merindukanku" Ana di dapur menuangkan teh hangat di dalam teko mungilnya di kedua cangkirnya bergantian merasa cukup lalu membawanya menuju sofa menghampiri Sella,mereka duduk berdua di sofa tersebut


"Nico baik." Sella tertegun harus bagaimana mengatakan sebenarnya kepada Ana


"Kamu masih di Perusahaan GG kan? Aku rasa besuk aku ingin menemuinya."


"Aku rasa kamu lupain Nico saja Ana"


"Maksud kamu apa Sella?"


Sella amat bingung harus mengatakan apa,mengatakan sebenarnya atau tidak.


"Nico... "


"Nico kenapa!" Ana menatap Sella tanpa sekat


"Nico sudah menikah"

__ADS_1


"Apa? tidak mungkin"


"Itu kenyataannya Ana"


"Andai waktu itu kamu tidak meninggalkannya mungkin dia masih bersamamu"


"Gak Sella,Nico hanya milikku!"


Sambung kata Ana lagi


"Aku dengar Nico bersama Tasya,aku sangat geram mengetahuinya. Dan pada akhirnya lagi aku tau Tasya meninggal aku merasa tidak harus capek capek untuk mengambil Nico kembali. Saat aku ingin balik di Indonesia ternyata kontrakku belum habis kalau aku meninggalkan kontrak waktu itu aku harus mengganti ruginya itu tidak murah,belum nanti aku kehilangan impianku yang sudah terwujud tinggal menjalani saja sebenarnya,akhirnya aku bertahan di sana paling tidak sampai kontrakku habis pada akhirnya aku sibuk aku sama sekali tidak tau kalau Nico sudah menikah!"


"Cukup Ana lupakan Nico,aku tidak mau kamu terluka apa lagi merusak hubungan orang" bentak Sella


Sella memeluk Ana menenangkannya.


"Ana,pernikahannya yang sudah menginjak setahun ini Nico belum memiliki anak,dengar-dengarnya ada gangguan dirahim istrinya atau apa itu gak tau aku tapi masih dalam pengobatan"


Nico?Hanya aku yang pantas melahirkan anak untukmu. Aku akan berusaha kembali untuk memilikimu seutuhnya bagaimanapun caranya karena aku amat mencintaimu Nico. Batin Ana.


"Hm siapa wanita itu?" tangis Ana mulai mereda menatap Sella


"Dia seorang perawat dan dulu dia adalah teman kecilnya,dia sudah saling mengenal dari dulu,lalu dipertemukan kembali. Tapi gadis itu gadis biasa." Jelas Sella

__ADS_1


"Gadis biasa bisa menjadi perawat?"


"Ya entalah kalau itu. Aku tidak memperdulikannya" (Lihat episode awal awal aja deh kenapa Neta bisa lulus kuliah menjadi perawat kalau lupa,udah dijelasin kok dari awal. hehe)


"Gadis itu siapa namanya?"


"Neta!"


Drrrt


Drrrtt


"Hello..." Sella mengakat teleponnya lalu berbicara bersama seseorang di balik telponnya


Sambung Sella


"Hiya baik,saya akan segera kesana!"


.


"Siapa?" Tanya Ana setelah Sella sudah mematikan ponselnya


"Tara,aku harus balik ke perusahaan. aku gak bisa lama lama disini bersamamu. Ana maafkan aku." Melas ekpresi wajah Sella.

__ADS_1


"Sudah pergi saja lain waktu bisa berjumpa kembali,aku masih disini" mereka berpelukan lalu Sella meninggalkan Ana meninggalkan apartemen tersebut.


__ADS_2