
Kini Neta dan Luna menuju ke lokasi keberadaan Nico syutting tentunya juga Morgan yang menemaninya.
iya Luna yang sekarang menjadi perawat pribadi Neta atas perintah Nico, Luna hanya bisa mematuhinya dengan senang hati mau asisten mau perawat pribadi Luna senang melakukan sebagai teman yang saling menyayangi seperti saudara kandung.
Nico dulunya mantan aktor yang sekarang sudah dibalik layar di perusahaan GG yang ia pimpin kini harus turun tangan sendiri untuk menjadi aktor kembali demi perusahaannya itu media masa dimana beberapa iklan yang Nico sponsori sudah mulai terbit perusahaan menjadi normal,berjalannya waktu film yang Nico bintangi akan selesai menjadi syorotan media itu memberi nilai plus untuk perusahaannya.
Lokasi Syutting
"iya iya bagus,dikit lagi."
"Cium cium"
"bagus"
"Cut"
Sutradara nampak puas adegan ciuman yang dilakukan Nico dan Neta.
"Maafkan Neta,merepotkanmu jauh jauh datang kemari untuk menggantikan adegan ciumannya. Tapi sungguh tadi pas sekali tak kusangka nyonya Neta dan Nico mahir sekali." kata sutradara sedikit menggoda
__ADS_1
"Tentu. Tak perlu sungkan pak sutradara untuk meminta bantuanku menggantikan adegan ciuman dengan suamiku kalau ada lebih baik dihapuskan." Imbun Neta dengan sutradara menghentikan langkah Nico dan Neta,Nico hanya tersenyum senang yang dikatakan Neta barusan.
"Tak ada masalah. Itu sudah biasa kami mengeditnya nanti yang terlihat palsu seperti asli"
"Hm baiklah."
"Kalau begitu permisi."
"Iya silahkan." Neta dan Nico tersenyum menyapa sutradaranya.
Sutradara pergi meninggalkannya lalu Nico dan Neta duduk di bawah payung tenda yang dimana artis/aktor beristirahat sejenak.
Ana yang melihatnya dengan senyum masamnya,pertunjukan akan di mulai.
Rencana licik yang membuatnya percaya sejauh ini. Tidak ada kalah di kamus Ana. Lihat saja jalan mainnya. ikutis aja permainan Ana buat. Bisa menghancurkan hubungan Nico dan Neta?Apa sebaliknya!
"Itu Ana kan! Yang menjadi model sekaligus penari profesional itu kan gadis populer itu." Morgan melihat Ana di payung tenda yang tidak jauh mereka tempati.
"Hm iya itu Ana. Kenapa kamu bisa kenal Ana?" Tanya Nico
__ADS_1
"Iya aku kenal dia dulu dia diluar negeri aku juga ada pas di sana,aku mengaguminya kariernya dari kejauhan,luar biasa kini bahkan menjadi aktris disini tak kusangka." Morgan melihat Ana dengan mata belalaknya
"Kenapa kamu tau dia aktris sekarang?"
"Iya aku hanya menebak saja,sudah modeling dan penari profesional mungkin saja dia disini jadi aktris kan??"
"Iya kamu benar. Dia menjadi lawan jenisku yang satu film peran utama denganku" Nico spontan apa yang ia katakan
"Apa sayang?" Neta membenarkan apa perkataan Nico barusan mendengar percakapan percakapannya dengan Morgan
Tara , Luna dan Morgan seketika menjadi patung apa akan ada bom pertengkaran di sini akan terjadi atau ada tsunami melanda menghayutkan mereka.
"Sayang maafkan aku,aku belum memberi tahumu. Aku sebenarnya ingin mengatakannya tapi aku takut kamu tidak bisa menerimanya dan marah padaku." jelas Nico
"Ana mantan kekasihmu dulu. Kenapa kamu menerima naskah filmnya itu Nico! Oh apa kamu sengaja biar kamu dekat kembali dengan Ana" Tampak jelas kesal di wajah Neta
"Itu...."
"Maaf nyonya,sepenuhnya bukan salah Tuan Nico. Perusahaan sedang tidak baik tidak tahu kalau lawan jenisnya nona Ana. Semua ini demi perusahaan kembali normal. Sebenarnya tuan tidak ingin meneruskannya tapi tidak ada pilihan lain,dimana perusahaannya berdiri seperti ini untuk nyonya Neta" imbun Tara
__ADS_1
Tara yang dari dulu adalah orang terdekat Nico,tau semua seluk beluknya Nico, Tara sudah lama menjadi kepercayaannya di keluarga Nico.