
1 Bulan kemudian.....
Hubungan Nico dan Neta semakin erat,hangat,harmonis,layaknya suami istri melakukan kewajibannya dengan baik sesuai perannya.
Flashback On
Nico sudah tau siapa waktu itu melakukan tabrak lari yang disengaja untuk mencelakai Neta. Yap benar Bella...
Nico diam diam mencari tau tanpa sepengetahuan Neta. Nico tidak menyangka Bella yang di anggap sahabatnya sendiri bisa melakukan hal senekat itu. Nico merasa bodoh menganggap kalau Bella sahabat baik.
Ingin sekali Nico memberi pelajaran untuk Bella,
Tapi ada yang memberi tahu kalau
Bella sering mengamuk dan sering tertawa sendiri,orang tua Bella sangat khawatir dengan kondisinya lalu Bella dibawa ke RS ternyata setelah di periksa kejiwaannya, dia memiliki gangguan mental. Ia terobsesi sekali dengan Nico,tidak hanya terobsesi kepada Nico saja melainkan kekayaannya Nico. Akhirnya Bella menjalani rehabilitasi dirumah sakit jiwa.
Flashback Off
DiPerusahaan GG
Nico memimpin meeting di depan dereksi semua yang ada diruangan tersebut orang-orang didalamnya menyasikan apa yang di jelaskan dengan sesakma. Dengan lancarnya semua orang takjub apa yang di jelaskan. Tidak salah memiliki pemimpin hebat di perusahaan GG,sudah muda,cerdas dan tampan lagi. siapa sih yang gak mau? author aja mau. hehe.
Akhirnya meeting selesai dengan tepukan tangan yang mereka berikan untuk Nico, Nico tersenyum ramah. Nico menjalankan dengan baik dan benar. Perusahaan GG semakin maju dan jaya.
Ruangan mulai sepi ada seseorang masuk kedalam ruangan tersebut,hendak Nico mau meninggalkan ruangan tersebut,dia memilih memainkan ponselnya terlebih dulu menghadap jendela besar menampakan pemandangan di luar,
Tara yang sedang di situ tau nyonya mudanya datang di persilahkan masuk lalu Tara keluar lebih dulu dengan hati hati tanpa di ketahui Nico.
__ADS_1
Beggg
"Kamu hebat sayang" Neta memeluk di pinggang Nico dari belakang
"Sayang kamu kesini?" Nico mengelus tangan yang melingkar di pinggangnya lalu berbalik menghadap Neta
"iya,tadi aku menyaksikan semuanya,kamu hebat ternyata"
"Benarkah? semua itu demi kamu sayang" Nico menyelipkan rambut sisi kanan Neta ke belakang telinganya
"aku terharu sayang,aku merindukanmu" Neta memeluk erat tubuh Nico yang kekar itu
Nico tersenyum kecil lalu menciumi puncak rambut Neta dengan diiringi membelai-belai rambut Neta dengan lembut
"Maafkan aku sayang meninggalkanmu beberapa hari untuk pergi keluar kota karena pekerjaanku"
Nico menyubit kecil di hidung Neta
"Auw sayang sakit" meringis Neta
"Mana yang sakit sayang mana mana?" Nico melihat lihat hidung Neta dengan detailnya
"Tapi bohong" Neta tersenyum dengan tawanya yang di buat-buatnya
Lalu Nico mencubit pipi kedua Neta dengan menarik dan menggeleng-gelengkan kepala Neta karena ulahnya
"Ah kalau ini sakit sayang,lepas lepas" pekik Neta sambil menepiskan tangan Nico yang kedua tangannya sudah menempel di pipi Neta
__ADS_1
"Habisnya kamu gemesin,jelas aku kangen sayang"
Cup
Neta mencium bibir Nico dengan tiba tiba membuat Nico terkejut,
"Kamu sudah mulai berani ya sekarang sayang" Kata Nico
"Apa? aku kan istrimu!"
Nico malah mencium bibir Neta dengan lembut mereka beradu kasih dengan mesranya.
Krucuk krucuk krucuk
Mereka berhenti dengan aktivitasnya,kenapa diwaktu tidak tepat sih bunyi itu muncul mengganggu saja
"Kamu lapar?"
"Maafkan aku sayang pulang dari luar kota langsung kesini dan lupa untuk makan sayang" Jelas Nico
"Apa apaan suamiku ini,pola makannya di jaga sayang aku gak mau kamu sakit" melas Neta
"Tenang aku sakit ada yang merawatnya" senyum genit terukir di wajah Nico
"Dasar! Yaudah hayuk makan siang dulu"
Mereka beranjak pergi dari ruangan tersebut lalu keluar dari perusahaan GG untuk mencari makan diluar,mereka berdua disapa dengan sopan dan penuh hormat ketika berpapasan dengan karyawan karyawannya.
__ADS_1