
Dirumah Nico dan Neta
"Ayah mamah" Panggil Neta baru saja turun dari tangga melihat orang tuanya sudah duduk di kursi sofa rumahnya
"Neta sayang" Neta memeluk orang tuanya bersamaan,itu sudah menjadi ritual mereka kalau lama tidak bertemu meski terhitung orang tuanya tinggal beberapa minggu di rumah almarhum adiknya Juna yang sudah meninggal om nya Neta.
Pelayan rumah sudah tau kalau mereka orang tua Neta kalau datang kerumah suruh masuk saja,hendak pelayan rumahnya mau memanggil Neta di kamarnya, Neta sudah turun tangga melihat mereka duluan.
"Ayah, mamah kesini kok gak bilang bilang Neta sih. Telepon gitu biar Neta masakin buat mamah dan ayah makanan terlebih dahulu." Neta melepas pelukan mereka yang sudah berdiri duduk di sofanya masing masing
"Nggak perlu sayang tadi mamah dan ayah sudah makan dirumah,lalu mampir kesini ingin bertemu kamu nak. Apa lagi kemarin hari ulang tahun kamu mamah dan ayah tidak bisa hadir ya karena malah ketiduran malemnya maaf ya nak,dan mamah di beri kabar kalau kamu hamil senang dengarnya." kata mamah
"Iya mah nggak papa kok,yang terpenting Neta seneng banget bisa mengandung anak dari Nico mah." Neta mengelus perut Neta yang masih rata itu.
"Iya nak,ayah juga senang dengarnya."
"iya yah,Neta akan merasakan seperti mamah dan ayah menjadi orang tua." Neta tersenyum lebar menatap orang tuanya begitu juga mereka berdua senang mendengarnya.
"Oh ya mamah sama ayah akan tinggal dirumah om Juna sampai kapan? Kapan balik ke kampung?" Tanya Neta
"Beberapa hari lagi Net."
__ADS_1
"Yahh,gak mau nemenin Neta sampai lahiran nih." Sedih Neta mendengar jawaban orang tuanya
"Iya gimana lagi ayah punya tanggungan berkebun dan juga ngurus begawai-begawai kebun ayah di kampung nak. Ayah juga harus ngasih gaji bulan ini,gimana makan mereka nanti kalau bekerja tidak di gaji."
"hehe iya juga ya yah" Senyum lembut Neta kepada ayahnya .
"Hm sebelum ayah dan mamah kembali ke kampung kita jalan jalan keluar yuk ke mall sekali kali,beli baju buat di kampung biasanya kan belinya di pasar."
"Mahal Neta."
"Tenang deh , Neta yang bayar semuanya. Biasanya kan Neta dulu minta ini itu sama mamah dan ayah meski gak mahal Neta senang,yang minta sekarang gantian Neta nyenengi ayah dan mamah bebas mau minta apa nanti di Mall."
"Tapi Net...."
"Iya deh Neta,demi anak ayah tersayang ini kita ke mall bersama. Tapi kamu izin dulu sama suamimu takutnya nyariin."
"Oke siap deh ayah. Kalau begitu Neta siap siap dulu ya sekalian telepon Nico dulu minta izin."
Neta berdiri naikin tangga masuk kedalam kamarnya,Ayah dan mamah Neta menunggu di ruang tamu dengan disuguhkan minuman dan makanan toples yang di hidangkan pelayan rumahnya dengan ramah. Ayah dan Mamah sangat senang melihat kebahagiaan Neta sekarang.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE ποΈ
LIKE π
KOMENTAR π¬
FAVORIT β€
TIPβ
__ADS_1
RATE 5 BINTANG βββββ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!! Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π