Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 58 Ulah Ana!


__ADS_3

Neta sudah menyiapkan bekal makan buat Nico, Nico pun sudah siap untuk berangkat keperusahaan. Tara yang membawa bekal dan juga tas kerja Nico


"Sayang aku ingin Luna. Biarkan Luna bekerja untukku ya?" pinta Neta


"Hm baiklah,lakukan yang membuatmu suka."


Nico pun mencium dahi Neta dan keluar rumah di ikuti Tara langsung masuk kedalam mobil bergegas pergi berjalan.


.


Perusahaan GG


"Katakan Morgan." Nico yang sudah duduk di kursi kebesarannya. Morgan masih berdiri di depan Nico


"Aku kemarin sudah bertemu dengan Ana."


"Lalu?"


"Iya aku ajak dia ke club untuk minum minuman."


Nico melihat wajah Morgan begitu dengan aura yang tidak mengenakan


"Tidak tidak. Bukan yang kamu pikirkan."


"Aku mengajak dia ke club awalnya dia tidak mau ,yah aku tantang dia terus aku bawa bawa namamu akhirnya mau juga. Dan kamu tau?"


"Apa?"


"Semua itu benar perbuatan Ana. Dengan bantuan dari perusahan Ansa Grup milik direktur William ayahnya Ana. Dia mabuk tidak mungkin dia berbohong meski dia melantur kesana kemari"


"Jadi benar?" tegas Nico


"yah begitu. Ada satu hal lagi." Morgan ingin mengatakan tapi enggan karena pasti amarahnya bisa keubun-ubun tidak terkendali.

__ADS_1


"Maaf tuan saatnya meeting. Sudah jamnya untuk meeting." Tara menghampiri mereka berdua.


"Tunggu 10 menit lagi aku akan segera keruangan meeting." perintah Nico


"Baik tuan." Tara pun pergi dari ruangan Nico


"Morgan kita lanjut lagi nanti. Aku meeting dulu."


Nico pun bergegas dari duduknya berjalan pergi dari ruangannya. Morgan tidak menyangka semua ini perbuatan Ana. Morgan sudah tau semua perbuatan Ana yang ia kagum-kagumi bisa berbuat keji seperti itu. Rasanya awalnya suka menjadi jijik karena perbuatannya.


###


Meeting pun selesai, Nico kembali keruangan kerjanya


"Tidak perlu untuk di khawatirkan lagi,perusahaan GG sudah kembali normal lagi."


"Iya tuan itu semua karena kesabaran tuan yang tidak gegabah."


Teg


Teg


Teg


"Selamat siang Direktur Grahanesa Grup." Seseorang paruh baya yang masih gagahnya dengan stel jasnya yang elit itu.


"Tak menyangka kita berjumpa lagi bukan?" kata orang itu langsung duduk di kursi depan berhadapan dengan Nico


Nico tersenyum lirih yang ia lihat,Tara pun berpindah posisi kesisi samping.


"Ada apa Direktur Ansa Grup datang kemari?" Tanya Nico yang masih santai dengan duduknya


"Yang pastinya saya kesini ada tujuan. Tidak mungkin kesini saya tanpa tujuan!" kata Direktur William

__ADS_1


"Silahkan Dikretur William katakan apa tujuan anda kemari?"


"Anda sudah membuat putriku bersedih,bukankah anda mencintainya."


Nico tersenyum kecut apa yang dikatakan Direktur Willam


"Sampai segitunya Direktur Nico membenci putriku Ana. Sebagai seorang kekasih seharusnya memberi dukungan untuknya."


"Direktur William seharusnya anda bertanya kesalahan putri anda terhadap saya sebelumnya. Kenapa anda memojokan saya?"


"Semua itu salah anda Direktur Nico!!" tegas Direktur William


"Sudahlah Direktur William kalau tidak penting sebaiknya tidak perlu dibahas di perusahaan saya,yah perusahaan untuk orang orang bekerja."


Nico pun berdiri ingin bergegas keluar dari ruangannya tapi terhalang oleh Direktur William


"Tunggu!" Nico yang sudah berjalan berpapasan disamping Direktur William dihadang dengan tangannya yang juga sudah ikut berdiri itu.


"Kembalilah dengan Ana. Kalau tidak saya akan membuat perusahaan GG hancur berkeping-keping tanpa tersisa!" Direktur William menatap Nico yang sudah berhadapan itu.


"Maaf Direktur William. Saya sudah menikah!"


"Sekali lagi saya katakan saya sudah menikah. Antara memilih istri dengan perusahaan, saya akan memilih istri saya!"


"Saya permisi!" Nico meninggalkan Direktur William yang masih terdiam di tempat di ikuti Tara keluar ruangannya.


Direktur William terkejut apa yang ia dengar,lalu Direktur William bergegas keluar ruangan tak sengaja ia melihat foto Nico dengan seorang wanita tak lain tak bukan pastinya istrinya.


Jeng


Jeng


Jeng

__ADS_1


Bantu Likenya agar bisa up menjadi konflik menuju kebahagiaan. Bantu author šŸ¤—šŸ˜


__ADS_2