Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 20 Juragan Jio Na


__ADS_3

Bragkkkk,


dibukalah pintu depan rumahnya begitu lebar dengan gebrakan keras.


Tampaklah pria gagah perkasa paruh baya masuk menuju kedalam rumah sederhana itu bersama beberapa anak buahnya itu, yaa ternyata juragan terkaya di desa itu. dengan gagahnya menghadap 3 mahkluk yang terisak sedu dan pilu ,mama ayah dan Neta . suasana mulai begitu menegang.


Tanpa berbasa basi juraga yang bernama Jio Na yaa dulunya keluarga keturunan China nampak masih terbilang ganteng.( hehehe)


Melontarkan kata sesuai perjanjian yang di sepakati oleh orang tua Neta sebelumnya


"Sesuai perjanjian saya akan membawa anak anda pergi dari sini!"


"Ayah... maksudnya apa yah?" sambungnya lagi, "ayah katakan apa maksudnya yahh, hiks hiks" dengan isak tangis Neta yang menjadi jadi memenuhi rumah sederhana itu.


"Cepat bawa dia!!!" suara lantang Jio Na kepada anak buahnya


"Lepaskan,lepaskan lepaskan". tubuh Neta meronta rontaa..


"Neta maafkan mama sama ayah Nak. kamu ingin ayahmu masuk penjara dengan kondisi seperti ini? mama juga bingung nak mama sama ayah tidak punya pilihan lain sayang hiks hiks hikss" akhirnya mamanya ikut andil berbicara dengan diiringi tangisnya pun ikut menetes.

__ADS_1


"Baik nak yasudah ayah biar mendekam di penjara kamu tenang saja nak ayah ikhlas sayang.. biar ayah saja yang menderita lagian ayah sakit sakitan mungkin sebentar lagi ayah meninggal daripada ayah melihat kamu menderita seperti ini ayah ikhlas sayang demi anak kesayangan ayah ini." kata ayah seperti sambaran petir di hati Neta,mana mungkin tega melakukan itu lebih baik Neta yang menanggung penderitaan ini. orang tuanya sudah berkorban banyak hal waktu masih dalam kandungan sampai detik ini.


"ayah jangan bilang begitu.. aku juga bimbang ayah,aku juga tidak tau ini keputusan terbaik atau tidak aku pasrahkan saja yang di atas ayah" Neta dengan memegang tangan ayahnya itu dengan lembut dan ditempelkan di pipi Neta


"Cepat bawa diaa! sudah tidak ada waktu lagi, sebelum saya berubah pikiran lebih memasukan ayahmu kepenjara gara gara tidak bisa membayar hutang hutangnya itu!"


kata Jio Na tak ingin bertele tele lagi.


"Jangan Tuan,lebih baik saya ikut anda" dengan berdiri berhadap dengan Jio Na menyeimbangkannya


"Bagus! bawa dia" dengan senyum kecutnya menatap Neta lalu anak buahnya menarik kedua lengann Neta dengan 2 anak buahnya itu.


"Bawa dia masuk kekamar atas!" kata Jio Na dan menuju ke ruang tamu dengan melepaskan jas nya itu


"Baik tuan"


"lepasin saya bisa berjalan sendiri"


"Baik Nona" dengan berjalan menuju kamar dengan dua anak buah memadu jalan dan kedua anak buahnya lagi mengikuti dibelakang Neta

__ADS_1


sampai depan pintu kamar dan membuka pintu kamarnya "silahkan masuk nona"


Neta mulai masuk kamar dengan perlahan lahan sampai detik ini tidak ada main fisik legalah di hati Neta.


ceklekkk


di kuncilah kamar itu sontak membuat Neta kaget.


"kenapa dikunci? oh iya mungkin dia takut aku kabur,mana mungkin aku berani" berbicara sendiri dan menuju balkon melihat keluar dan tinggi sekali mana mungkin berani melompat tinggi sekali -_- lebih sayang nyawanya.


####


Ruang tamu


"Tuan , Nona sudah didalam kamar"


"hmm kalian boleh pergi" dengan mengibas-ngibaskan tangannya isyarat untuk meninggalkan Jio Na


Jio Na merasa risau amat risau dengan masih dalam dunia pikirane sendiri. Dan tangannya memencet mencet kepalanya yang pusing itu dengan apa yang membuat berat pikirannya.

__ADS_1


Like dan Votenya jangan lupa ya.. gratis kan? bantuanya kalau suka LIKE dan VOTEnya. komentar dengan senang hati❤🤝


__ADS_2