
"Neta kamu adalah putriku" Kata William
Neta masih tidak percaya atas pernyataan sebenarnya hari ini.
"Lalu Ana?" Tanya Neta kepada direktur William
"Dia bukan anakku,putriku di tukar. Deddy tau ketika kamu mendonorkan darah waktu itu untuk deddy,darah yang sama adalah darahmu dan darah Ana berbeda dengan deddy. Dari situ deddy cari tahu semuanya. Ternyata Ana adalah anak pelayan yang bekerja dirumah deddy bersama mamah kandungmu yaitu istriku dulu tapi sayang mamahmu meninggal ketika setelah melahirkanmu,pelayan yang kerja dirumah deddy bernama Ijah itu,ia menukar anaknya menjadi anakku dan kamu di bawa pergi katanya anaknya meninggal tapi melainkan kamu diberikan kepada pak Raharja dan juga bu Lila." jelas deddy William
"Deddy?" panggil Neta
"Iya Neta,ini deddy ayah kandungmu."
Akhirnya Neta dan deddy William berpelukan,entah rasanya masih asing tapi kenyataannya benar adanya.
Pak Raharja dan bu Lila melihatnya begitu senang meski kenyataannya berat nantinya harus kehilangan Neta yang sudah menjadi anaknya selama ini.
Neta melepaskan pelukannya lalu menatap pak Raharja dan bu Lila.
"Yah,mah. Kalian masih bisa menjadi orang tuaku. Kalian yang merawat Neta sampai saat ini tanpa ayah dan mamah mungkin Neta tidak sebesar ini. Terimakasih sudah menjadi orang tua yang baik untuk Neta,yang sudah mau merawat Neta dengan tulus. Neta sayang mamah dan ayah."
Air mata mamah Lila mengalir mendengar perkataan Neta barusan.
"Mamah dan ayah juga sayang sama Neta. Sampai kapan pun kamu tetap menjadi anak kami,meski tidak anak kandung. Tapi ayah dan mamah sayang sama Neta,melebihi segalanya."
"Deddy William" panggil Neta
__ADS_1
"Iya Neta ada yang ingin kamu butuhkan nak? untuk menebus deddy yang baru menemukanmu." melas William yang terlihat jelas diwajahnya
"Tidak ded,Neta cuma ingin ke makam mamah. Boleh ded?" pinta Neta ingin bertemu mamah kandungnya yang sudah meninggal itu.
"Tentu Neta putri deddy. Kita kesana besuk pagi untuk menemui mamahmu di makam" kata William menanggapi
"Bagaimana soal Ana Direktur William" sahut Nico
"Menantuku,panggil saja Deddy William karena kamu suami dari anakku Neta." Pinta William untuk Nico
Neta menatap Nico untuk mensetujui kemauan deddynya,akhirnya Nico mau mengakuinya sebagai mertua.
"Iya deddy,bagaimana dengan Ana? Dia harus tanggung jawab yang dia perbuat terhadap Neta."
"Besuk deddy akan membawanya ke jalur hukum biar dia mendapat pelajaran atas kesalahannya."
"Ana tidak menerima Ijah sebagai ibunya." singkat William
"Maksud Deddy apa?" Tanya Neta dengan penasarannya
"Iya dia tidak terima kenyataan ini Neta,deddy sudah menjelaskan. Tapi Ana tidak mau menganggap Ijah sebagai ibu kandungnya. Ana menolaknya"
"Kasian ibunya,hatinya pasti sakit tidak di anggap oleh anak kandungnya sendiri. Lebih baik aku maafkan Ana Ded,kita dekatkan kembali Ana dengan ibunya."
"Tidak bisa begitu Neta!" Bantah Neta
__ADS_1
"Tidak ada salahnya kita memaafkan dan memberi kesempatan untuk Ana, ya Nico. Setidaknya demi ibunya" Pandangannya beralih menatap Nico di sampingnya
"Deddy sangat bangga memiliki anak sepertimu,sikap putriku ini mengingatkan kembali terhadap almarhuma mamahmu."
》Bersambung.....
.
.
.
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. 🤗
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE 🎖️
LIKE 👍
KOMENTAR 💬
FAVORIT ❤
TIP⭐
__ADS_1
RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnya💝!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. 🙏