Jodoh Tak Terduga (TAMAT)

Jodoh Tak Terduga (TAMAT)
JTT 52 Tak berdaya


__ADS_3

Didepan Villa


"Tar cari saluran listrik dan hidupkan. Kalau mati lampu tidak mungkin di seberang sana masih ada yang menyala cuma ada di villa ini saja yang mati." Perintah Nico


"Baik Tuan." Tara mencari saluran listrik dan di hidupkan kembali


Nico sudah didepan villa hendak masuk kedalam terhenti karena ada yang memanggilnya.


"Tuan." sapa seseorang


Nico menengok kebelakang ternyata Luna datang membawa kresek makanan pangsit goreng pesanan Neta


"Kenapa kamu baru datang?" Nico berhadapan dengan Luna


Lampu sudah menyala semua terang benerang kembali seiringan kedatangan Tara menghampiri Nico dan Luna


"Iya tuan,tadi dirumah makannya mengantri cukup lama,apa lagi Neta menginginkan pangsit goreng sampai dapet aku usahakan demi Neta yang sedang ingin makan pangsit goreng." jelas Luna


"Jadi Neta didalam villa sendirian?" tanya Nico


"Iya tuan mungkin sedang istirahat didalam kamarnya,tadi sebelum saya pergi Neta dikamar membaca majalah dengan santai."


"Ya sudah sebaiknya kita masuk tuan memastikan Neta baik baik saja. Dan aku akan memberikan pangsit gorengnya ini untuk Neta pasti dia menunggu lama tidak sabaran tuan." Ajak Luna

__ADS_1


.


Didalam Villa


Luna membuka pintu villa masuk kedalam diikuti Nico dan Tara,sesampainya didalam mereka tercengah kaget apa yang mereka lihat.


Tubuh Neta tergeletak di bawah anak tangga dengan berlumuran darah keluar dari tengah pahanya.


"Sayangg!!" Teriak Nico memenuhi villa itu.


"Netaaaa!!" Luna pun tak kalah kagetnya,pangsit yang dia bawa pun jatuh ke lantai,Tara pun juga kaget sama sama ekpresinya yang mengejutkan mereka bertiga


Nico ,Luna menghampiri Neta yang sudah tak berdaya itu,Nico menarik tubuh Neta setengah kedalam pelukannya,Nico membangunkan Neta berkali kali


"Sayang bangun sayang!"


"Sayang"


"Neta bangun" tak kalah paniknya Luna terhadap Neta


"Sayangg " Nico menangis begitu saja didekapkan setengah tubuh wajah Neta kedalam tubuh Nico


"Tar sebaiknya bawa mobil kedepan, kita bawa Neta ke rumah sakit sekarang. Ini pendarahannya cukup banyak." Kata Luna memerintahkan Tara

__ADS_1


Tara pun bergegas keluar mengambil mobilnya kearah kedepan villa.


Orang orang di luar villa yang sedang ikut syutting pun penasaran apa yang terjadi didalam villa sehingga terdengar suara teriak Nico begitu kerasnya tadi.


Sesampainya mobil didepan villa, Nico pun membopong tubuh Neta kedalam mobil. Neta di pangku dalam pangkuan Nico yang penuh khawatir. Luna pun juga ikut kedalam samping Tara yang mengemudinya.


"Segera Tara!" perintah Nico dengan kondisi yang tak terkontrol,Nico berkeringetan bercucuran


Mobil yang di tumpanginya pun melaju begitu cepat menuju ke rumah sakit,meninggalkan villa begitu saja.


Orang orang diluar sana pun terkejut yang dilihatnya Neta di gendong oleh Nico dengan kondisi penuh darah pucat tak berdaya.


Ana yang menyaksikan disana pun tersenyum bahagia karena rencana licik yang dia sengaja itu.


Akhirnya syuting pun selesai. karena hari ini adalah terakhir Nico dan Ana terakhir syutting ditempat ini selanjutnya akan di lakukan dekat perusahaan GG.


.


Rumah Sakit Kecil


"Kenapa berhenti disini Tar?" tanya Nico yang mobilnya berhenti dirumah sakit biasa


"Disini rumah sakit yang paling dekat dari villa tuan." Kata Tara

__ADS_1


"Kita bawa Neta disini dulu tuan ada benarnya Tara,kalau di bawa ke RS besar memakan waktu lama perjalanannya kesana keburu Neta kenapa kenapa" Imbun Luna


Lalu Nico menurutinya turun keluar dalam mobil berlari lari kekoridor rumah sakit yang masih menggendong Neta dan diletakan dibrankar pasien.


__ADS_2