
"Sayang, kamu main dulu ya sama kak wina?"
Sebelum masuk ke dalam ruangan ellina memanggil Wina terlebih dahulu untuk menitipkan damian. Dia tahu obrolan ini pasti akan panjang, damian pasti akan bosan jika menunggu di sana.
Damian mengangguk, turun dari pangkuan bundanya dan berjalan pada Wina yang sudah tersenyum menyambutnya. Keduanya pergi dari sana untuk mengajak damian bermain.
Hingga tersisa lah ellina serta prisilla di dalam ruangan. Tanpa mengucapkan kata dua sahabat yang sudah lama terpisah itu berpelukan. Melepas rindu hingga saling meneteskan air mata nya.
"Lo kemana aja selama ini el? Lo tau gak gue sama keluarga lo nyariin lo kemana mana? Kenapa ngilang gak pamir dulu sih hah?!" cerca prisilla. Mengusap air matanya yang turun.
"Iya maaf sil. Gue terpaksa pergi gak pamit". Ujar ellina.
" yaudah sekarang ceritain semua yang lo lalui. Pokoknya gak boleh ada yang tertinggal sedikitpun". Titah prisilla tegas.
Mau tak mau ellina pun mencoba menceritakan kejadian yang menimpanya. Dari mulai dia pergi saat pesta pernikahan kakaknya hingga bisa menjadi orang kepercayaan bu rina. Semuanya ia ceritakan dengan detail. Kecuali tentang alasan sebenarnya dia pergi serta siapa ayah damian.
"Jadi lo pergi karena kehamilan lo?" tanya prisilla.
__ADS_1
Mendengar cerita sahabatnya ia pun ikut merasa sedih dan kasihan. Tak menyangka kehidupan seperti itu yang ellina jalani.
Ellina mengangguk. "Iya. Gue takut kalau keluarga gue marah dan malu karena sikap gue. Apalagi gue cuma anak angkat yang gak tau diri". Ujarnya lirih.
" kenapa lo gak bilang sama gue sih? Lo gak harus pergi buat nyembunyiin kehamilan lo. Keluarga lo juga gak akan sampe ngusir lo karena hamil ellina, mereka sayang sama lo." sahut prisilla.
" asal lo tahu tante rasti sampe sakit gara gara syok lo pergi tiba tiba. Mereka nyariin lo sampe kemana mana tetep aja gak ketemu. Mereka mungkin kecewa sama lo, tapi untuk ngusir lo dari rumah mereka pasti berpikir dua kali ellina". Tegas prisilla. Memberi nasihat yang tidak mungkin ellina lakukan.
Ellina menunduk. Rasa bersalah kian melambung saat prisilla mulai mengungkit soal keluarganya. Jika bukan karena takut ancaman arion tak mungkin dirinya melarikan diri dari rumah. Alasannya tak sesederhana itu, jika prisilla tahu. Q
"Maafin gue. Gue gak tahu kalau keputusan yang gue ambil buat kalian terluka kayak gini". Terang ellina.
Ellina hanya tersenyum tipis. Memang jika dilihat dari alasan yang di berikannya pada prisilla itu terdengar sepele. Tetapi jika mendengar alasan utama kepergian nya pasti mereka akan sangat mengerti.
Mengingat kakaknya, ellina jadi bertanya tanya bagaimana kabarnya sekarang. Pasti pria itu sudah berbahagia sekarang bersama keluarga kecilnya.
" sil, lo tau gak kabar keluarga gue gimana sekarang? "Tanya ellina penasaran dengan kabar kondisinya sekarang. Sudah dua tahun dia meninggalkan rumah.
__ADS_1
" gue gak tahu kalau sekarang karena belum kesana lagi. Tapi terakhir gue kesana tante rasti udah baik baik aja dan mencoba menerima lo meski kesedihan masih terasa. Sama kayak om dion dan kak leo. Entah dengan kak arion, aku jarang bertemu dengannya" jawab prisilla.
Ellina mengangguk. Dia tahu arion sangat sibuk dan pastinya tidak peduli dengan kepergian nya karena memang itu yang pria itu inginkan.
Obrolan mereka berlarut hingga malam mendatang. Karena jam kerja sudah habis ellina memutuskan pulang dengan damian di gendongannya yang sudah tertidur pulas karena kelelahan bermain. Di antar oleh prisilla yang memang memaksa.
Tadi saat mengobrol prisilla sempat menceritakan tentang rumah tangga kakaknya bersama nadia yang kini telah bercerai. Ellina tentu saja terkejut bukan main. Ia kira pernikahan pria itu sangat bahagia karena saling cinta. Yang nyatanya pernikahan mereka hancur kRena nadia mengandung anak pria lain.
Sebenarnya ada rasa puas di hatinya mendengar kabar kakaknya. Bukan karena bahagia rumah tangga arion hancur tetapi bahagia karena dia dapat membuktikan jikan ucapannya kala itu tak salah.
"Namanya siapa el?" tanya prisilla di tengah perjalan pada ellina yang duduk di sampingnya sembari menggendong putranya yang tertidur.
"Damian". Jawab ellina.
...****************...
ᴛᴇʟᴀᴛ ʟɪᴍᴀ ᴍᴇɴɪᴛ ᴅᴀʀɪ ᴊᴀᴅᴡᴀʟ ʙɪᴀsᴀ ᴜᴘᴅᴀᴛᴇ...
__ADS_1
ᴛᴀᴘɪ ɢᴀᴋ ᴘᴀᴘᴀ ʏᴇ ᴋᴀɴ ʏᴀɴɢ ᴘᴇɴᴛɪɴɢ ᴜᴘᴅᴀᴛᴇ ᴍᴇsᴋɪ ɴɢᴀᴋᴀᴋ tepat🥲