jodohku kakak angkatku

jodohku kakak angkatku
part 81


__ADS_3

"Lo abis bercinta yah semalam?" celetuk prisilla.


Di dalam kamar pribadi milik arion dan ellina, terlihat istri direktur T.A company beserta prisilla sedang mengobrol. Ellina tak menjawab. Pokus mengoleskan foundation untuk menyamarkan bekas kismark suami nya di dagu.


Kemudian dia berbalik, ikut duduk di atas ranjang di mana prisilla duduk dengan bersandar. Di tangannya camilan kesukaan nya semenjak hamil.


"Lo gak lihat emang hasil perbuatannya?" tanya ellina balik. Kesal dengan pertanyaan sang sahabat.


Prisilla terkikik geli. Jelas terlihat lah apalagi ini di dagu, merah cerah pula.


"Kayaknya kak arion ganas banget di ranjang. Sampe ninggalin jejak di dagu lo". Ucapnya.


Ellina sontak mengangguk, membenarkan ucapan wanita hamil itu.


"Bener banget, gue sampe kewalahan ngadepinnya. Saat subuh tiba baru dia lepasin gue yang udah hampir pingsan. Gak nyangka banget kalau di balik sikap dinginnya kak arion dia ganas di ranjang." beritahu nya.


Dia mencurhatkan seluruhnya pada sang sahabat sekaligus iparnya yang kini tengah mengandung calon ponakannya.


Tak terkejut prisilla memakan kembali camilan nya. "Gak heran sih. Dia kan udah lama gak lakukan hal kayak gitu, semenjak si nenek lampiron itu pergi. Pasti lah hasratnya yang terbendung lama dia salurkan sama lo". Ucap prisilla.


Ellina menghela napas pelan. Mengingat semalam di gempur habis habisan oleh suaminya sampai hampir pingsan.


" lo bener. Badan gue sampai sakit kayak mau rontok ini." keluh ellina. Sepertinya mulai sekarang dia harus rajin olahraga untuk menjaga tubuhnya jika setiap malam arion meminta.


"Sama, gue juga. Pas awal awal nikah sama leo badan gue rasanya sakit banget tiap hari. Ganas banget dia di ranjang. Untung gue punya stamina kuat, coba kalau enggak? Patah tulang kali". Sahut prisilla.


L


Ellina mengangguk mengerti. Karena dia juga merasakan apa yang di rasakan sahabatnya. Meski baru sekali melakukannya.


" oh ya, gimana sama karier model lo?" ellina bertanya. Sambil sesekali memakan camilan milik prisilla.


"Gue vakum dulu sampe melahirkan atau sampe baby umur satu tahun. Nanti kalau udah siap gue mulai karier lagi". Jawab prisilla.


Dia memang berniat untuk kembali melanjutkan kariernya. Apalagi leo tak melarangnya, asalkan dia tidak melupakan kewajiban nya sebagai istri dan seorang ibu nanti. Katanya untuk apa melarang seseorang melakukan niat baik. Prisilla sekolah mahal mahal bukan hanya untuk menjadi ibu rumah tangga. Dia juga memiliki impian dan karier yang harus di gapai.


Terkadang orang sering bilang menikah menjadi hambatan untuk melanjutkan karier dan meraih cita cita. Nyatanya tak semuanya begitu, semuanya tergantung kemauan kita. Dan yang paling penting jangan melupakan kewajiban sebagai istri.


" nanti malam gue tidur sama lo ya? Udah lama kita gak nginep bareng. Terakhir waktu lo yang pingsan di jalan, kita aja jangan ajak suami suami. Biarin aja mereka tidur dimana". Ujar prisilla.


Rindu juga masa masa mereka sma. Bagaimana ya kabar teman temannya saat ini? Ellina dengar dari temannya jika Alvin sudah menjadi dokter muda terbaik di salah satu universitas.


"Setuju!".


.......


Malam harinya sesuai dengan rencana setelah makan malam berakhir prisilla dan ellina mulai bersiap siap menyiapkan banyak camilan untuk makanan. Niatnya mereka akan menghabiskan waktu berdua dengan menonton film, bermain game dan masih banyak lagi.


Di pojok ruangan leo tampak murung lihat istrinya bebenah untuk tidur di kamar adiknya. Tak rela sekali dia di tinggal sang istri.

__ADS_1


" kamu yakin mau tidur sama ellina? Emang kamu bakal rindu sama pelukan aku?" tanya leo dengan nada yang sedih.


Terdengar geli dan lebay di telinga prisilla. "Apasih kamu, lebay banget. Cuma semalam doang besok juga tidurnya sama kamu lagi". Ucap nya.


Dia membopong kotak yang berisi baju baju dinas. Ia akan menghadiahkan beberapa pada ellina siapa tahu dia berminat memakainya.


" beneran gak bakal rindu? Kamu yakin bakal tega biarin aku tidur sendirian?" leo kembali meng sedih.


"Kamu gak usah lebay". Peringat prisilla.


"Emangnya baby gak bakal rindu sama papanya? Pasti pengen di jenguk dia". Bujuk leo.


"Nggak dulu, baby libur malam ini". Tolak prisilla.


"Udah kamu gak usah masang wajah melas kayak gitu jelek. Nanti anaknya jelek mirip kamu". Lanjut prisilla tak memperdulikan keadaan suaminya yang dongkol.


Leo terpaksa mengubah raut wajahnya. Dia mengikuti istrinya yang berjalan menuju kamar sang adik untuk bersenang senang.


Di sisi lain lebih tepatnya di kamar pribadi ellina, arion tak jauh berbeda dengan leo. Wajahnya tampak kusut mendengar malam ini istrinya akan tidur bersama sang adik ipar. Bahkan ellina mengusirnya dengan mudah dari kamar mereka.


" sayang, jangan tidur sama prisilla dong. Kamu gak kasihan sama aku? Masa tidur sendirian". Keluh arion sang meng sad nya seperti leo. Adik kakak ini memang kompak.


"Kamu jangan lebay kayak gitu kak, cuma malam ini doang aku tidur sama prisilla. Besok juga tidurnya sama kamu lagi". Ujar ellina kesal pada sang suami yang sedari tadi merengek terus memintanya untuk membatalkan rencana. Padahal sudah seratus persen yakin.


" kamu yakin gak mau yang kayak semalam lagi?" tanya arion.


"Enggak, besok lagi aja kayak gitunya. Sekarang mau habisin waktu dulu sama prisilla. Udah lama loh aku gak bareng bareng sama dia, cuma dulu doang" kekeh ellina mencoba memberi penjelasan untuk sang suami.


" batalin aja ya sayang. Besok besok lagi kamu tidur sama dianya sekarang sama aku dulu." ario berusaha membujuk.


Ellina menggeleng tegas tanda keputusan nya tak bisa di ganggu gugat. Dia mendorong sang suami hingga keluar dari kamar mereka. Dan secara kebetulan prisilla datang dengan leo di belakangnya.


"Kamu tidur sama kak leo aja kalau gak mau tidur sendiri. Bisa saling meluk nanti". Usul ellina pada keduanya.


Tentu saja kakak beradik itu memelotot. Wajah keduanya tampak kusut sekali, sangat kompak memang.


Ellina dan prisilla terkikik melihat ekspresi suami mereka yang sama. " yaudah kalau gak mau tidur nay di sofa aja. Jangan ganggu kita, awas aja kalau ganggu tidurnya jadi seminggu bareng" ancam ellina sebelum akhirnya masuk bersama prisilla ke dalam kamar.


Meninggalkan dua pria dengan kondisi yang sama sama memperihatinkan. Keduanya saling tatap dengan tatapan aneh dan jijik?


"Lo mau tidur bareng gue kak. Yok gue jabanin". Ajak leo dengan senyum anehnya.


Tentu saja leo bergidik ngeri. Hatinya bilang jika dia akan sangat terancam saat ini. " nggak. Sendiri aja sono, gue masih lurus ". Tolak arion.


Hendak pergi namun urung saat pintu kamar kembali di buka dari dalam. Dua orang pria itu tampak memperbaiki ekspresi nya berharap istri istrinya berubah pikiran.


Ellina mendorong damian pelan pada ayah dan uncle nya. Dengan segala wejangan dia akan menyuruh damian tidur bersama sang suami.


" damian tidur sama kamu kak. Buat mastiin kamu gak main gila sama kak leo". Ujar ellina kemudian menutup kembali pintu kamarnya dan menguncinya dari dalam.

__ADS_1


Arion menatap tajam adiknya saat leo memberi senyuman aneh padanya. Kemudian dia menunduk untuk melihat putranya yang sudah tampak mengantuk itu.


Dengan terpaksa Arion membawa damian ke kamar adiknya. Dia menidurkan putranya dengan membacakan dongeng.


Dua pria yang tidak mendapat jatah malam nya terpaksa tidur satu ranjang dengan damian di tengah mereka sebagai pemisah. Tampak arion grasa grusuk mencari posisi tidur yang nyaman. Biasanya dia akan tidur memeluk istrinya dan sekarang istrinya malam sibuk berdua dengan prisilla. Membuatnya benar benar merana.


Karena terganggu dengan sikap kakaknya leo bangkit. Dia berbalik dan menatap arion tajam. "Lo kenapa sih kak? Ribet banget jadi cowok. Lo mau di kelonin, yaudah gue kelonin mau?" tanya leo terlanjur kesal. Dirinya yang juga tidak mendapat jatah tidak sampai grasa grusu begitu.


Beda leo beda, kamu mah setiap malam juga pasti di kasih jatah. Coba kakak mu baru semalam dia...


Arion menatap adik nya tajam. "Sekali lo geser gue bunuh lo!" ancamnya.


Bukannya takut leo malah berdecih mendengar ucapan kakaknya. "Cih, baperan amat lo". Cibir nya dengan laknat. Padahal dia hanya bercanda saja pada sang kakak.


" lagian yah gue juga gak dapat jatah santuy aja tuh, gak grasak grusuk kayak ikan kepanasan. Lebay banget lo". Ejek leo yang sudah terlanjut kesal.


"Lo gak ngerasain jadi gue, tiap malem lo bisa dapat jatah dari istri lo. Lah gue baru semalam doang berhasil. Gagal lagi gue malam ini gara gara istri lo". Semprot arion pada sang adik.


Seketika senyum miring terbit di bibir leo. Tawa terdengar menggelegar di kamar itu hingga damian terkejut dalam tidurnya. Sontak saja arion melempari leo dengan bunga palsu di atas nakas.


"Diem lo bangsat. Kaget anak gue". Peringatnya tajam.


Leo kicep, tawanya langsung berhenti dan dia menepuk nepuk pelan paha damian supaya kembali pulas.


" kasihan banget lo baru sekali dapat jatah. Kayak gue dong tiap malem". Ujar leo sombong.


"Tidur aja sono lo. Dari pada entar anak gue bangun gara gara suara iblis lo!" titah leo tegas.


Leo terkekeh pelan, puas dengan ejekan nya. Dia berbalik dan kembali melanjutkan tidurnya. Menyisakan arion yang tak bisa tidur itu. Seketika dia merasa menjadi pria paling menderita di dunia.


Sedangkan di kamar yang berisi dua perempuan berstatus iparan, tampak keduanya asik menonton film sambil memakan camilan. Tawa kadang terdengar dari sana, kedua nya asik tanpa memperdulikan suami suami mereka yang entah sedang apa sekarang.


"Kira kira mereka tidur sekamar gak?" tanya prisilla.


Ellina mengangguk. "Udah lo tenang aja, gue udah kirim damian buat jadi saksi mereka." ucap nya. Takut juga jika suaminya bermain macam macam di belakang.


Meski dia memang memutuskan untuk tidur bersama sahabatnya malam ini, tetap saja prisilla kepikiran dengan suami tercintanya. Entah mungkin karena bayi yang di kandungnya.


Merasa tenang akhirnya keduanya kembali melanjutkan tontonannya.


...****************...


mau lagi gak?


jangan lupa follow IG buat lihat spoiler spoiler๐Ÿ“Œ



__ADS_1



__ADS_2