
Pagi hari nya keluarga tampak heboh dengan kedatangan prisilla dan leo. Keduanya datang dengan banyak buah tangan. Selain sebagai oleh oleh makanan itu juga sebagai cemilan prisilla selama di sini.
Damian tampak happy dengan kedatangan aunty nya. Dia juga sering mengajak berbicara bayi dalam kandungan sang aunty. Usia kandungan prisilla berjalan lima bulan sehingga perutnya sudah terlihat membulat. Dalam berjalan pun prisilla mulai kesusahan.
"Dede bayi mau makan?" tanya damian pada aunty nya. Dia duduk di atas pangkuan sang uncle, di sampingnya ada prisilla yang tengah makan.
"Dede bayi makannya dari aunty. Kalau aunty makan berarti di dalam dede bayi juga makan". Jawab prisilla. Dia mengupas satu udang dan menyuapi damian.
Damian membulatkan mulutnya sembari menerima suapan dari sang aunty. Dia kembali mengajak bayi di perut aunty nya mengobrol.
Sedangkan ellina sedari tadi diam saja. Dia malu karena ketahuan sudah berhubungan dengan sang suami. Alasannya karena dia lupa menutupi bekas merah di dagunya.
Suaminya memang sialan. Meninggalkan jejak di dagunya dan lebih sialnya dia lupa menutupinya dengan sesuatu. Jadilah sekarang dia menjadi bahan guyonan orang tua dan yang lainnya.
" ekhm sepertinya kita harus merayakan sesuatu". Celetuk papi dion. Pria itu menahan senyumnya di tengah tengah makan.
"Merayakan sesuatu? Merayakan apa?" tanya leo pura pura tak tahu. Padahal sudah jelas dia sedang menggoda kakak dan adiknya.
"Merayakan kemenangan lah". Jawab papi dion. Dia malah senang menggoda tanpa memberitahu dengan jelas.
" kemenangan? Memang nya menang apa?". Tanya prisilla. Wanita hamil itu terlalu sibuk dengan damian hingga tak memperhatikan pembicaraan orang tuanya dan sang suami.
"Memenangkan sesuatu. Seperti memenangkan hati contohnya". Jawab leo. Mereka terkekeh mendengar ucapan leo.
__ADS_1
Prisilla tak mengerti. Dan memilih melanjutkan obrolan nya dengan si kecil damian.
Di bawah sana ellina mencubit paha suaminya kuat. Sungguh dia sangat malu sekarang.
" gara gara kamu kak". Gumamnya kesal. Semakin menguatkan lipatan jarinya pada paha sang suami.
Sontak saja arion meringis, ngilu dengan cubitan istrinya yang lumayan kuat. "Aws, sakit sayang. Kenapa di cubit?" tanya arion dengan polos.
Sedari tadi memang dia tak memperdulikan ejekan orang tuanya dan adik sialan nya. Lebih baik wajah datar saja menanggapinya.
Terdengar suara tawa leo, papi dion dan kami rasti begitu renyah. Membuat ellina semakin malu hingga ingin melompat ke dalam laut saat ini. Kenapa pula suaminya tak bisa di ajak kompromi?
Arion yang melihat reaksi istrinya langsung peka. Memang dirinya tak peduli mau dia di ejek atau bahan godaan orang tua dan adiknya. Tetapi berbeda dengan sang istri yang baru merasa, tentu saja dia merasa tak enak.
"Diam lah. Kalian seperti tak pernah muda saja". Ujar arion dengan datar. Di bawah sana tangannya mengusap lengan sang istri. Meski awalnya di tepis.
" gue masih muda, bahkan lebih muda dari lu. Enak aja". Sergah leo tak Terima dengan ucapan kakaknya.
Sarapan selesai. Dan ellina mengantar arion ke depan rumahnya untuk berangkat ke kantor.
"Kalau nanti papi godain kamu kayak tadi, gak di peduliin. Biarin aja dia berbicara sampai berbusa, kamu gak usah ladenin. Pokus aja urusin damian dan calon anak kita". Pesan sang bapak ketu. Ellina hanya mengangguk menurut.
Arion tersenyum setelah mendapat satu ciuman dari sang istri tercinta. Dia meraih kepala ellina dan mendaratkan kecupan mesra di keningnya.
__ADS_1
" aku pergi". Ujarnya dan menyusul leo yang sudah menunggunya dengan mobil berbeda.
Pria yang lebih muda umurnya itu tampak cemberut karena tak mendapat ciuman pagi dari sang istri yaang sibuk bermain dengan damian. Katanya simulasi sebelum punya baby sendiri.
"Pamer kemesraan mulu". Keluh leo merasa iri.
Arion tersenyum miring. Memeletkan sedikit lidahnya pada adik menyebalkannya itu.
" serah lah, punya istri gue. Lu? Di abaikan". Ujar Arion dengan sengaja.
Menancap gas pergi dari pekarangan rumah meninggalkan leo yang berusaha untuk tidak memaki kakak brengseknya. Ingat prisilla sedang hamil, sabar leo sabar. Author puk puk mau? <
...****************...
aku potong dari satu bab jadi dua part.. gak bisa up double dulu lagi pusing pusingnya huhu๐คง๐คง
jangan lupa follow aku ig ku buat lihat spoiler spoiler..
adegan percintaan versi hot juga udah di bikin. kunnjungi jika berminat๐๐๐
__ADS_1
bye babe๐๐