
"Gue gak nyangka lo bisa bisanya ngelakuin hal kayak gitu". Celetuk leo pada arion.
Leo sebagai adik sekali gus kakak sangat kecewa pada prilaku arion yang lepas tanggung jawab.
" awalnya gue juga gak nyangka bakal gini. Niatnya gue mau nyelamatin pernikahan gue dan nadia tanpa memikirkan perasaan ellina". Curhat arion.
Menyesali perbuatannya dahulu. Kalau saja dulu dia membatalkan pernikahan nya dan lebih memilih bertanggung jawab pada ellina, pasti semuanya tak akan sekacau ini.
"Jadi lo alasan ellina pergi?" tebak leo.
Sontak arion mengangguk membenarkan. "Hm. Dia pergi karna takut ancaman gue". Jawab arion.
Mengerutkan dahinya leo bingung dengan pernyataan kakaknya. " hah? Maksudnya gimana? Lo ngancam ellina? " tuntut leo.
"Iya. Waktu itu ellina ngasih tahu gue soal kehamilan nya, dan sialnya gue malah minta gugurin dengan ancaman kalo dia gak gugurin kandungan nya bukan cuma bayinya yang gue habisi tapi ellina". Jelas arion mengingat jelas ancamannya kala itu.
" brengsek banget lo kak! " cerca leo spontan.
"Gue tahu. Makanya gue mau minta bantuan lo untuk bujuk ellina supaya mau nikah sama gue". Pintar arion.
" soal itu gue akan coba. Tapi ingat kalau ellina nerima lo, lo gak boleh nyakitin dia lagi". Ujar leo diakhiri ancaman.
"Gak akan. Orang dia istri gue".
__ADS_1
......
_" nda antuk. Enin tidul"_
Mendengar rengekan lirih damian ellina tersenyum tipis. Ia anggukan kepalanya dan mulai memposisikan diri untuk menyusui damian. Dapat di rasakan mulut Damian yang mulai menyesap dadanya pelan. Mata bocah itu sudah tertutup menandakan dia benar benar mengantuk.
Beberapa saat lalu Damian tersadar, kabar baik nya dokter mengatakan jika damian sangat cepat pulih. Mungkin setelah dua hari di rawat Damian baru di perbolehkan pulang.
Namun kabar buruk datang dari mami rasti yang mengharukan nya di rawat. Akibat penyakit nya yang kambuh sekali gus syok dengan kejadian kemarin.
"El, boleh kakak bicara sama kamu? "
Ellina yang baru merapi kan kembali pakaian nya menoleh dan mengangguk. Di hampiri nya leo yang sudah duduk di sofa ruang rawat itu.
Leo menetralkan napasnya sebentar. Lalu membasahi tenggorokannya dengan ludah. "Kenapa kamu gak mau menikah dengan kak arion?" tanya nya.
Sontak ellina menoleh, menatap lekat netra kakaknya. "Seharusnya tanpa aku jawab pun kakak pasti tahu jawab annya". Ujar ellina.
Dan leo mengakui dalam hati, dirinya tahu tak mudah menerima orang yang sudah menyakitinya apalagi sampai tahap pernikahan.
" maaf jika kakak ikut campur. Kakaknya cuma mau yang terbaik buat kalian. Kakak harap kamu bisa menerima kak arion. Izinkan dirinya menembus kesalahan nya padamu dan Damian. Kamu mau kan?" tanya leo menatap sendiri wajah lelah ellina.
Belum sempat ellina menjawab papi dion datang dan meminta mereka untuk menemui mami rasti. Terpaksa mereka menunda obrolan mereka tadi.
__ADS_1
Sampai di ruang rawat terlihat mami rasti yang sudah sadar dengan arion di sampingnya. Melihat kedatangan mereka netral kedua orang itu beralih secara bersamaan.
"Mami udah sadar?" tanya ellina.
Meski lemah namun anggukan mami rasti begitu terlihat. Bibirnya yang pucat melempar senyuman manisnya.
"Syukurlah". Ujar ellina lega.
" bagaimana keadaan Damian el?" tanya mami rasti dengan suaranya yang serak.
'Damian sudah membaik mi, Tadi juga sudah sadar. Dokter bilang jika progressnya baik Damian bisa pulang dua hari lagi". Beritahu ellina di sambut ucapan lega mami nya.
"Oh ya, tadi mami minta ellina kesini mau ngapain?" tanya ellina ketika ingat dengan tujuan nya kesana.
Tanpa di duga mami rasti meraih satu tangan ellina. Digenggam sebentar sembari memberinya usapan lemah. Lalu meraih tangan putra sulungnya dan menyatukan kedua tangan itu.
Ellina tentu saja terkejut, hendak menarik kembali tangannya namun tak enak pda sang mami. Tak begitu jauh dari ellina arion pun ikut terkejut dengan tindakan mami nya.
"M-mi". Rengek ellina lirih. Menatap iba pada sang mami.
" maafin mami ya el karena putra mami kamu jadi menderita. Tapi mami mohon sama kamu untuk kali ini saya, biarkan arion bertanggung jawab dan menebus kesalahan nya pada kamu dan Damian. Mami harap kamu gak nolak". Ucap mami rasti. Tangannya tetap menyatukan kedua tangan yang berbeda ukuran itu.
"Nikah sama arion yah? Sebagai permohonan ampun mami".
__ADS_1