jodohku kakak angkatku

jodohku kakak angkatku
part 64


__ADS_3

Hari ini adalah hari berbahagia bagi prisilla dan Leonardo damarta. Pernikahan yang mereka impikan kini sedang terjadi. Baru saja dua pasangan itu sah sebagai suami istri.


Kebahagiaan ini tak hanya di rasakan kedua keluarga itu. Kerabat kerabat serta rekan bisnis yang di undang pun turut menabur senyuman atas pernikahan megah yang di selenggarakan putra kedua keluarga damarta.


Tampaknya sekali senyum menghiasi wajah mami rasti dan papi dion. Mereka tengah menyaksikan anaknya yang tengah memotong kue bertingkat.


Sesuai pesanan pernikahan leo dan prisilla mengusung tema kerajaan. Bak Cinderella dan Pangeran penampilan keduanya begitu memukau tamu undangan. Si tampan dan si cantik, perpaduan yang perfect.


Sama seperti yang lain ellina mengulas senyum menyaksikan kemegahan pesta pernikahan kakaknya dengan sang sahabat. Tak menyangka jika prisilla akan menjadi kakak ipar sekaligus adik ipar bukan.


Di sampingnya ada Damian yang sibuk makan sambil di suami arion. Tadi pagi sebelum acara pesta Damian sempat rewel sampai ngambek tak ingin makan. Dan sekarang karena lapar pria kecil itu terus memakan makanan yang memang sudah di sediakan.


Pesta pernikahan ini di adakan di sebuah ballroom hotel megah milik keluarga damarta. Sengaja untuk mempermudah tamu undangan menginap.


Setelah memotong kue bertingkat itu leo serta prisilla menyapa beberapa tamu undangan. Berupa dia keluarga besar, rekan bisnis dan teman teman lainnya.


"Aku gak nyangka kita udah sah? " bisik leo di samping telinga istrinya.


"Sama. Aku juga gak nyangka". Balas prisilla dengan berbisik. Menyalami tamu dengan senyuman.


" siap siap nanti malam. Jangan lupa janjinya sayang". Bisik leo lagi dan kali ini lebih bervolume hingga membuat prisilla merinding mendengar nya.


Membayangkan apa yang akan terjadi nanti malam membuat gadis itu menggelengkan kepalanya. Mengusir bayangan bayangan erotis yang tiba tiba singgah gara gara ucapan suami nya.


Issh! Prisilla mencubit pelan tangan leo di balas usapan lembut di punggung nya yang terekspos.


"Simulasi bentar". Izin leo mendatarkan wajahnya dan kembali menghadapi ke depan.


Acara di adakan menjadi dua sesi. Satu sesi pemberkatan dan kedua sesi from night. Di jeda dengan beberapa waktu jam istirahat untuk mempersilahkan tamu undangan bersiap dan berganti pakaian.


Pukul delapan semuanya sudah kembali berkumpul di ballroom hotel itu. Tampak cantik dan tampan dengan gaun masing masing. Acaranya adalah dance.

__ADS_1


Begitu pun dengan ellina yang tampak menawan dengan gaun putih tanpa lengan serta belahan dari paha. Rambutnya yang di gerai di hiasi mutiara kecil membuat penampilannya tampak perfect sekali.


Arion datang dengan jas yang senada dengan warna gaun sang istri. Menampilkannya begitu tampan dan rapi. Baju lebar serta dada bidang jangan lupakan kacamata hitam yang bertengger di wajahnya. Membuat siapa saja yang melihat nya menjerit.


Jangan lupakan si kecil Damian yang sama kecenya seperti sang ayah. Jas berwarna putih serta dasi kupu kupu.


Perfect, keluarga kecil bahagia.


" kamu ajak ellina dansa ar. Biar Damian sama mami disini? "Titah mami rasti.


" memangnya mami tidak ikut dansa?"


"Tidak.mami sudah tua dansa seperti itu nanti encok mami kambuh. Udah kamu aja sama ellina yang dansa, biar Damian disini sama mami". Mami rasti mengambil alih Damian dari gendongan arion.


" titip Damian mi. Arion bawa istri arion dansa dulu". Pamit pria berusia 30 tahun itu.


Menghampiri istrinya dan meraih pinggang rampingnya. "Ayo kita berdansa". Ajak arion pelan.


"Orang lain aja berdua masa aku sendiri. Sama kamu ayok". Arion menyeret ellina ke tengah ballroom yang telah banyak pasangan berdansa bersama. Jangan lupakan pemeran utama kita yakni leo dan prisilla yang sedari tadi tak hentinya melempar senyuman.


Ellina yang di tarik pun tak dapat menoleh. Tangannya mulai memposisikan diri di tubuh arion. Ada rasa malu sebenarnya.


Arion tersenyum. Istrinya begitu cantik hari ini, hingga rasanya dia tak rela sang istri di pandang orang lain.


Dua tangan yang saling bertaut itu mulai bergerak pelan. Maju mundur dengan perlahan, tangan arion memegang pinggang rampung istrinya. Bergerak mengikuti irama musik yang di putaran dengan apik.


Hingga saat dansa akan berakhir wajah arion mendekat. Menghembuskan napasnya pada waktu sang istri. Membuat ellina merinding bukan main. Apalagi saat arion meniup sekitar leher dan telinganya. Rasanya geli dan ngilu.


" kak! Apa yang kamu lakukan?'' tegur ellina protes dalam dansa nya.


"Sebentar el. Aku ingin menikmati moment ini". Ujar arion.

__ADS_1


Lagi lagi memberikan ellina tiupan pelan dan sesekali melempar senyum. Ellina tak dapat menoelk namun dirinya enggan untuk menatap pria itu. Jika saja dia mendongak sudah pasti pria itu melihat wajahnya yang merona.


Saat musik akan berakhir entah dorongan dari mana arion dengan berani meraih tengkuk ellina. Menyatukan bibir mereka dan menikmati bibir istrinya di tengah keramaian penonton.


Ellina terkejut. Tangannya yang berada di bahu pria itu sontak berpindah menahan dada sang suami. Satunya lagi meremas tangan arion kuat. Seolah meminta di lepaskan.


Setelah memberi ******* kecil barulah arion melepaskan pangutannya dan mengusap bibirnya serta bibir ellina yang basah karena ulahnya.


Tanpa di duga tepukan tangan serta beberapa sorakan keras terdengar. Ellina menoleh dan terkejut saat tahu hanya dirinya dan arion serta leo dan prisilla yang berdiri di tengah ballroom itu. Menjadi dua pemeran yang menjadi sorotan lampu setelah sama sama melepas pangutan.


Sontak saja wajahnya memanas. Malu sekali hingga ingin menangis. Apalagi orang tuanya yang menatapnya dengan senyuman. Memilih pergi dari pada terus disana dan merasa malu.


"A-aku mau kembali". Ujar ellina dan terburu buru berlari dari keramaian sana.


Tak tinggal diam arion pun berlari mengikuti istrinya yang sudah pergi lebih dulu. Pasti akan ngambek karena tiba tiba ia cium di depan umum.


"Ellina, ellina tunggu. Dengarkan aku dulu". Arion mencekal tangan sang istri hingga mereka berhadapan.


" maaf, maafkan aku karena lancang menciummu di depan umum". Ujar arion merasa bersalah.


Ellina membuang napasnya yang memburu. Matanya sudah berkaca kaca karena malu.


"Kamu keterlaluan tau gak?!" bentak ellina. Menepis cekalan arion di tangannya.


"Maafkan aku ellina. Aku tahu aku keterlaluan, karena itu aku minta maaf". Ucap arion lagi.


" jangan ingkari kesepakatan kita kak. Bukankah kamu sudah janji? Dengan cara kamu tadi kamu udah ingkar dari kesepakatan." peringatan ellina. Mengingat kembali kesepakatan mereka sejak awal.


"Iya aku minta maaf. Aku gak akan ingkari kesepakatan kita, 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘩𝘪𝘭𝘢𝘧 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘬𝘶". Jawab arion diakhiri ucapan batin. Tak mungkin dia katakan secara langsung di depan ellina.


Menghembuskan napasnya pelan. "Baguslah. Aku akan ke kamar lebih dulu. Jika Damian mencari antarkan saja ke kamar". Ujar ellina berlalu ke kamar hotelnya.

__ADS_1


Arion menatap kepergian istrinya dengan anggukan kepala. Ia pikir ellina sudah lupa dengan kesepakatan sialan itu. Nyatanya masih ingat jelas bahkan mengingatkan nya. Membuat arion tak suka hingga berdecih kasar.


__ADS_2