jodohku kakak angkatku

jodohku kakak angkatku
part 57


__ADS_3

Ellina mendongak, berusaha menahan air matanya untuk tidak jatuh sekarang. Dirinya ingin sekali menolak terapi melihat keadaan maminya sekarang rasanya tak mungkin.


"Bagaimana el, ar?" karena tak mendengar jawaban dari mereka mami rasti kembali bertanya.


Arion menatap ellina sekilas, terlihat matanya sudah berkaca kaca. Dia tahu ellina tak mudah menerima pria brengsek sepertinya yang sudah tega meminta anaknya di lenyapkan.


"K-kami akan menikah". Ujar Arion ragu.


Sontak saja mami rasti tersenyum lega. Mengucapkan rasa syukurnya. Begitupun dengan leo dan papi dion yang sedari tadi menyaksikan mereka.


Berbeda sekali dengan ellina yang menatap arion dengan memelotot. Protes dengan keputusan sepihak yang kakaknya lakukan.


" aku ingin berbicara dengan ellina sebentar". Ujar pria tinggi itu yang di angguki mereka.


Dengan kode mata Arion meminta ellina mengikutinya, sebenarnya ingin sekali dirinya meraih tangan ellina dan di genggamnya. Namun kondisi sedang tak memungkinkan.


"Kenapa kamu bikin keputusan sepihak seperti itu? Bukan kah sudah ku bilang aku gak mau nikah sama kamu". Semprot ellina.


Dirinya kesal sampai ingin menangis. Bagaimana tidak dirinya sudah meminta Arion untuk tak mengatakan yang sebenarnya tapi pria itu menolaknya. Dan sekarang dia membuat keputusan sepihak soal pernikahan.

__ADS_1


" maaf, aku terpaksa melakukanya." ujar Arion sembari meringis.


Niatnya ingin menebus semua kesalahannya pada gadis di depannya, namun bukannya memperbaiki diri dirinya kembali membuat kesalahan di mata wanita itu.


"Ayo kita buat kesepakatan!" dengan nada tegas Arion mengajak ellina.


"Kesepakatan? Kesepakatan apa maksudmu?" tanya ellina tak mengerti.


"Kesepakatan pernikahan. Ayo kita menikah selama satu tahun, jika dalam satu tahun itu kau tetap tak bisa menerimaku kau boleh meminta cerai". Ucap Arion.


" maksud kamu? Kamu pikir pernikahan itu sebuah mainan hah?". Tanya ellina nyolot.


"Bukan begitu el. Ayo kita menikah demi damian dan kondisi mami saat ini. Aku janji tidak akan menyakiti kamu dan berusaha memperbaiki diri untuk kamu dan damian. Biarkan aku menebus semua kesakitan yang kamu rasakan el. Jika kamu keberatan aku tidak akan menuntut hak sebagai suami. Jika kamu enggan kamu tidak perlu melakukan kewajiban kamu sebagai istri. Aku cuma meminta setahun untuk membuktikan ucapanku el. Aku janji jika kamu tetap tak bisa menerimaku aku akan melepaskan mu". Arion memohon.


" jadi pernikahan ini hanya sebuah status?" tanya ellina.


"Aku tidak menganggapnya seperti itu. Terserah kalo kamu mau menganggap nya seperti bagaimana pun." ujar arion.


Tampak ellina berpikir sebentar. Menimang nimang ucapan permohonan arion sebentar.

__ADS_1


"Baiklah, ayo menikah selama satu tahun". Akhirnya ellina setuju.


Arion tersenyum mendengarnya. Ia sudah bertekad untuk menebus kesalahannya pada gadis itu dan memperbaiki dirinya dalam pernikahannya yang kedua ini. Ia berharap mampu meluluhkan hati ellina supaya tidak ada pernikahan selanjutnya.


" baiklah. Ayo kita masuk, disini dingin nanti kamu masuk angin". Ajak arion.


Ellina mengangguk tanpa menjawab. Netranya mentap punggung kokoh di depannya. Benarkah barusan arion memberinya perhatian.


"Oh ya, apakah damian sudah tertidur?"


tiba tiba arion berhenti dan berbalik. Membuat ellina yang tak pokus menabrak dada bidang arion yang tertutup kemeja putih itu.


"Awss". Ellina meringis kecil sembari memegangi kepalanya. Tubuhnya yang kecil menabrak tubuh arion yang besar dan kokoh itu. Ellina mundur beberapa langkah.


Tanpa di duga arion merendahkan kepalanya lalu mendekatkan wajahnya pada kepala ellina. Pria itu mengusap pelan kening sang wanita dan meniupnya beberapa kali.


" kau tak papa?"


Suara berat berserak itu mampu membuat ellina merinding. Wajah arion yang begitu dekat dengannya membuat pipi ellina memerah merona. Jantungnya berdetak kuat secara tiba tiba.

__ADS_1


Tak ingin terhanyut ellina mundur lalu menggeleng kuat. Gugup saat melihat wajah arion yang entah kenapa malam ini terlihat begitu seksi.


"A-aku tidak papa!"


__ADS_2