jodohku kakak angkatku

jodohku kakak angkatku
part 41


__ADS_3

Setelah mengantar ellina pulang ke apartemen nya, prisilla hendak pulang ke rumahnya. Namun urung kala orang tuanya berasal di rumah tante rasti. Prisilla pun memutuskan untuk menyusul orang tuanya.


Prisilla datang ke rumah tante rasti sekitar jam tujuh malam. Di sana tampak rame karena baru saja selesai makan malam. Dia pun menghampiri orang tua nya ke dalam.


"Mana sedang apa disini? Kenapa gak kasih tahu aku?" tanya prisilla.


Rania menatap putri tunggalnya yang baru saja datang. Tak menyangka anaknya menyusul. "Mama lagi bertamu aja. Udah lama kita gak kesini". Jawab rania.


" kapan kesini sil? Udah makan? Makan dulu kalo belum". Ucap dion yang melihat sahabat anaknya datang.


"Barusan baru datang. Aku udah makan kok om makasih. " tolak prisilla halus. Menyalimi tangan prnah tua kedua sahabatnya.


" tumben kamu nyusul? Ngapain? " tanya roni sang ayah.


"Pasti nyusulin dong apalagi ini rumah tante rasti. Lagian papa ngapain tanya kayak gitu. Udah tahu aku pasti nyusul kalian berdua kemanapun". Sahut prisilla. Ikut duduk di antara kedua orang tuanya.


Mereka tengah duduk di ruangan keluarga. Niatnya rania dan roni ingin menginap disini semalam.


" dasar anak tunggal manja! " celetuk leo yang baru datang dan langsung bergabung. Duduk di samping orang tuanya.


Prisilla mencebikkan bibirnya pelan. Namun setelah itu dia langsung nenggantinya dengan kekehan yang di balas kekehan oleh semua orang.

__ADS_1


"Oh ya sayang. Tumben kau pulang larut banget, biasanya sore juga udah stan by di rumah. Dari mana dulu?" tanya sang ibu dengan lembut.


Prisilla menoleh pada sang mama. Apakah ia harus jujur jika baru saja bertemu dengan ellina. Tetapi sahabatnya itu melarang nya untuk memberitahu siapapun soal pertemuan mereka dan keberadaan nya.


"Kenapa sayang kok melamun?" pertanyaan rania membuyarkan lamunannya.


Dia kembali tersadar dan tersenyum malu. Di tatap nya satu persatu orang yang ada di dalam ruangan itu. Apakah ia menyembunyikan nya? Tetapi mengingat kesedihan di mata keluarga itu yang masih terasa hingga saat ini menbuatnya merasa kasihan. Dengan meminta maaf pada sahabat nya di dalam hati prisilla pun memilih memberitahu mereka.


" silla baru ketemu sama ellina". Ujar prisilla tiba tiba.


Mampu membuat mereka menoleh pada prisilla. Terkejut dengan jawaban sang anak.


" ellina yang mana sil?"


" kamu jangan bercanda prisilla. Mana mungkin ellina ada di sini ". Sanggah leo cepat. Tak ingin berpikir yang tidak tidak.


Prisilla menarik napasnya singkat. Dia benar benar harus menjelaskannya. " aku benar benar ketemu ellina kak. Tadi, aku ketemu dia tadi". Jawab prisilla.


"Dimana? " tanya rasti cepat meski lirih. Hatinya berdesir saat nama putri angkatnya yang menghilang di sebut.


"Di kafe tan. Aku juga gak nyangka bakal ketemu dia disana. Tadi niatnya aku mau cek pengurus kafe yang baru di kirim bi rina. Pas aku datang aku melihat ellina dan aku baru tahu jika dia adalah orang yang dikirim bibi rina". Jelas prisilla.

__ADS_1


" rina adik mama?" tanya roni dan prisilla mengangguk.


Sontak saja tangisan terdengar dari mami rasti yang bahagia karena berhasil menemukan anaknya. Wanita itu sampai tersedu sedu mendengar cerita prisilla yang benar bnar berhasil menemukan ellina.


" ayo kita kesana pi. Mami pengen cepat cepat bertemu dengan anak mami". Pintar mami rasti.


Dia sungguh ingin bertemu dengan anaknya dengan cepat. Rasa rindu pada anaknya sudah melambung hebat.


" besok aja mi, Sekarang sudah malam. Ellina pasti sudah tidur". Ujar papi dion.


Melihat tangisan istrinya matanya juga berkaca kaca. Di bawanya mami rasti ke dalam pelukannya. Mencoba memberi kehangatan dan ketenangan pada sang istri yang tengah menangis bahagia.


"Iya tante besok aja. Ellina gak bakal kabur lagi kok apalagi sekarang ada anaknya yang masih kecil". Ucap prisilla tanpa sadar. Gadis itu memelotot pelan lalu menutup mulutnya saat sadar dia membeberkan kehamilan ellina.


" Anak?! "


Pekik mereka semua. Terkejut hingga tak sadar sedikit berteriak. Pun dengan arion yang mematung mendengar ucapan prisilla.


...****************...


sᴇʟᴀᴍᴀᴛ ᴍᴀʟᴀᴍ sᴇᴍᴜᴀɴʏᴀ... ɢɪᴍᴀɴᴀ ᴘᴀʀᴛ ᴋᴀʟɪ ɪɴɪ? ʙᴇʀᴅᴇʙᴀʀ, ᴅᴇɢ ᴅᴇɢᴀɴ ᴀᴛᴀᴜ ᴍᴀsɪʜ ᴍᴇᴍʙᴏsᴀɴᴋᴀɴ?

__ADS_1


ᴛᴇʙᴀᴋ ʀᴇᴀᴋsɪ ᴀʀɪᴏɴ ᴀᴋᴀɴ sᴇᴘᴇʀᴛɪ ᴀᴘᴀ ᴍᴇɴᴅᴇɴɢᴀʀ ᴇʟʟɪɴᴀ ᴍᴇᴍɪʟɪᴋɪ ᴀɴᴀᴋ?..


__ADS_2