
"Kamu gak sopan banget masuk tanpa ngetuk". Marah ellina pelan.
Dirinya sedang menyusui damian yang tertidur, tentu saja *********** terpampang jelas meski hanya sebelah. Meskipun mereka sudah menikah tapi sesuai kesepakatan tidak ada urusan dalam ranjang. Ellina menutupi *********** yang masih bertaut dengan bibir mungil damian.
" maaf El aku gak tahu kamu lagi menyusui damian". Ujar arion sembari membelakangi ellina yang tengah menyusui damian di atas ranjang.
Ck, dadanya kering sekali sampai menelan ludah pun sangat sulit. Apalagi setelah melihat yang mulus mulus.
****! Arion mengumpat dalam hati. Hanya melihat setengah payu dara ellina saja miliknya sudah tegang apalagi melihat seluruhnya.
Double ****!
"Aku akan mandi. Boleh kamu siapkan pakaian ganti?" pinta arion. Jangan lupakan handuk yang dia gunakan untuk menutupi miliknya yang tegang.
Ellina mendekat sesaat lalu mengangguk. Meskipun arion meringankan nya dalam tugas dia tetap merasa tak enak sebagai istri.
Setelah mendapat anggukan dari sang istri Arion langsung melesat ke kamar mandi. Selain untuk membersihkan diri tentu saja untuk melakukan so lo dari batangnya yang sudah mencuat.
Selesai menidurkan damian ellina bangkit untuk menyiapkan pakaian ganti sangat suami. Tak lupa dirinya merapi kan payu daranya terlebih dahulu.
Ini kedua kalinya ellina berada di kamar arion. Pertama adalah saat mereka pulang dari acara lamaran arion sekaligus malam dirinya kehilangan mahkota. Masuk kembali ke kamar itu membuat nya deja vu sekaligus trauma yang tak bisa ia pungkiri.
Ellina tak tahu bagaimana type seorang arion karena itu dia mengambil baju ganti secara asal. Dan sialnya wajahnya memerah saat hendak mengambil cd pria itu. Apalagi kalau tau ukurannya sebesar rasa sakit yang dia rasakan saat pertama kali masuk ke kamar ini.
Setelah selesai ellina meletakan di ujung ranjang. Lalu naik untuk tidur di samping putranya.
__ADS_1
Ellina heran dengan pria yang sedang di dalam kamar mandi. Sudah hampir satu jam tapi pria itu tak memunculkan tanda akan keluar. Bahkan suara rincikan air masih terdengar jelas.
Tak memusingkan hal itu ellina tidur lebih dahulu. Dirinya sudah sangat mengantuk apalagi setelah acara pernikahan nya tadi.
Arion keluar dengan tubuh segar dengan air yang masih bercucuran dari rambutnya. Dengan hanya handuk yang melilit di pinggangnya jangan lupakan dengan perut sixpack nya yang terpampang jelas membuat aura pria itu semakin seksi.
Namun sayang keseksian nya tak dapat dia pamerkan karena sangat istri susah tertidur pulas di samping putranya tercinta.
Arion tersenyum tipis saat melihat pakaian tidur yang di siapkan sang istri. Ia lirik singkat ellina yang tidur sembari memeluk si tampan dami.
Seharusnya sekarang mereka melakukan malam pertama, gara gara kesepakatan sialan itu Arion harus menahan keinginannya.
Setelah memakai piyama Arion merangkak naik ke atas ranjang. Dia berbaring di samping damian dan ellina. Dengan tubuh di miringkan hingga dapat di lihatnya damian yang tertidur pulas begitupun dengan ellina.
Arion tersenyum dan mengangkat tubuhnya sesaat untuk mengecupi wajah damian. Tersenyum geli lagi ketika dirinya memperhatikan wajah damian yang kentara sekali mirip dengannya.
****!
Kenapa miliknya kembali tegang argh. Matanya tak sengaja turun ke bawah. Leher yang putih mulus cocok untuk dia ternaki serta....
Payudara ellina yang tercetak. Ellina yang tidur miring membuat *********** sedikit di tekan oleh tangannya yang memeluk damian dan hal itu mengakibatkan cetakan jelas dua bulatan padat itu.
Tak ingin lebih dalam lagi arion memilih memejamkan matanya. Namun tetap saja tidak bisa apalagi bayangan milik istrinya terus berputar membuat miliknya menegang kembali.
****! Double ****! Arion merutuki dirinya.
__ADS_1
Berbeda dengan Arion yang tak bisa tidur karena tegang leo yang tiduran di atas kasur tampak senang dengan ponsel yang menyala. Dirinya tengah ber telpon nan bersama sang kekasih.
"Sayang jadi pengen cepet cepet nikah deh. Ngebayangin ellina sekarang lagi malam pertama jadi iri". Ujar Prisilla di balik telpon.
" yaudah ayok nikah biar bisa malam pertama sama kamu". Ajak leo.
Posisinya sekarang dirinya tengah berbaring dengan ponsel di sampingnya.
"Ya kamu cuma ngomong doang kapan di jadiin nya. Kemarin aku udah ketemu keluarga besar dan mereka setuju dengan hubungan kita". Curhat sang kekasih.
" kamu maunya kapan?" tanya leo.
"Gak tahu lah. Pokoknya secepatnya aja orang udah sama sama kenal sama keluarga".
" ya udah besok aku nikahin kamu". Putus leo di akhiri kekehan.
"Ih gak besok juga kali. Nikah tuh butuh persiapan".
" gak papa lah yang penting sah aja. Biar cepet cepet malam pertamanya ".
" yeee mau kamu itu mah. Aku gak mau kalau nikah cuma sah aja gak ada kenangan nya. Pengen ada acara yang dapat di kenangnya gitu apalagi moment sakral". Pintar Prisilla.
"Hm. Kita buat istana pernikahan setelah itu kita isi sama anak anak".
" setuju!"
__ADS_1
Begitulah percakapan pasangan random satu ini.