jodohku kakak angkatku

jodohku kakak angkatku
part 60


__ADS_3

Arion terbangun saat pagi bersamaan dengan si kecil damian. Tetapi dirinya tak melihat keberadaan ellina di sana.


Akhirnya Arion memutuskan untuk bermain sebentar dengan damian. Entah apa yang mereka mainkan hingga hanya tawa yang terdengar.


"Ayah belhenti ayah geliiii".. Teriak damian memohon.


Nyatanya Arion yang jahil tak menghentikan aksinya hingga lagi lagi damian di buat tertawa oleh prilaku pria itu.


Ellina yang baru masuk ke kamarnya terkejut melihat keadaan kamar yang tampak sedikit acak acakan. Ulah siapa? Tentu saja ulah ayah dan anak yang tengah menatapnya cengo itu.


"Sayang sudah mainnya. Biarkan ayah kamu mandi". Ujar ellina.


Damian mengangguk lalu menoleh pada sang ayah. " ayah cepat mandi. Bau tau.... " ujarnya sembari kabur dan menarik ellina keluar dari kamar.


Arion terkekeh. Tak melepaskan pandangannya dari pintu di mana damian dan istrinya keluar. Ternyata seseru ini memiliki seorang anak.


Menyesal sekali dulu dirinya meminta melenyapkan anaknya, kenapa ia bertanggung jawab saja dulu. Sungguh dulu pikiran Arion dangkal dan di butakan cinta.


Ayah! Hatinya begitu menghangat setiap kali mendengar damian menyebutnya seperti itu. Sungguh dia tak rela jika sampai damian menyebut ayah pada orang lain.


Seperti ucapan sang istri Arion masuk ke kamar mandi. Karena dirinya masih memiliki cuti kantor sehingga memutuskan untuk mengajak damian dan ellina jalan jalan.


"Mami papi!" panggil leo saat sarapan berakhir.


"Hm kenapa leo?" tanya papi dion sibuk memperhatikan cucunya.

__ADS_1


"Kayak nya leo pengen mempercepat pernikahan". Beritahu leo.


Sesuai dengan permintaan kekasihnya semalam jika pernikahan mereka ingin di segerakan.


" benarkah? Bagus itu". Ujar papi dion. Setuju sekali dengan permintaan anak keduanya.


"Jadi mau nya kapan?" timpal mami rasti.


"Leo sih maunya dua bulan lagi aja. Tapi gak tahu kalau prisilla."


Papi dion mengangguk. "Yaudah besok malam kita pergi ke rumah silla. Buat nentuin keputusan." final sang papi yang di angguki leo.


Setelah acara sarapan ellina lalu memandikan damian. Setelah damian wangi giliran dirinya yang kembali mandi. Tadi Arion mengajak damian untuk jalan jalan, sebenarnya ellina malas namun karena paksaan damian akhirnya dia mau.


Mereka jalan jalan tak jauh. Hanya pergi ke taman dan sekitar nya untuk jajan dan makan. Senyum tak luntur dari bibir pria bernama Arion itu. Rasanya ia menjadi pria paling bahagia. Bisa jalan jalan ditemani anak dan istrinya. Yah walaupun sikap ellina yang cuek padanya tak melunturkan niat Arion untuk meluluhkan gadis itu.


Hatinya kembali menghangat melihat Damian yang tertidur di atas pangkuan ellina.


Tanpa menjawab ellina hanya menganggukan kepalanya saja. Malas sekali berurusan dengan pria yang merupakan suaminya itu.


Sampai di rumah Arion mengambil alih Damian yang tertidur. Sedangkan ellina mengambil beberapa makanan yang mereka bawa untuk keluarganya.


"Dari mana kalian?" tanya mami rasti. Sepertinya wanita paruh baya itu baru saja pulang dari salon. Pasalnya penampilannya sedikit berbeda dari biasanya.


"Kami mengajak Damian jalan jalan". Jawab Arion.

__ADS_1


Mami rasti membulatkan mulutnya. " oh. Yaudah gih tidurkan Damian dikamar". Titah mami rasti.


Tanpa menjawab Arion langsung menuruti perintah sang mami tercintanya.


"Kamu bawa apa el?"


"Ini tadi aku jajan martabak telor. Sekalian aja bawain buat yang di rumah". Jawab ellina sembari menyodorkan kresek yang di bawanya.


Mami rasti tersenyum senang. " tau aja mami lagi laper. Yaudah kita makan sambil nonton TV. Mami kesepian karena papi sama kakak kamu ke kantor. Kamu juga malah pergi bareng Arion dan Damian". Keluh sang mami.


Suaminya terpaksa ke kantor untuk mengontrol permasalahan yang baru saja timbul menggantikan Arion. Mereka tak mau mengganggu waktu Arion sebagai pengantin baru. Sedangkan leo memang tidak cuti dan bekerja di kantor.


"Ar sini kamu duduk, kita ngobrol di sini".


Melihat anak sulungnya yang baru turun mami rasti buru buru memanggilnya. Arion pun menurut dan duduk di samping ellina. Agak berjarak karena kondisi hubungan mereka.


" mami gak nyangka deh kalo Damian putra kamu ar. Pantes banyak banget kemiripannya orang anaknya. Lagian kamu kenapa nyembunyiin ini dari kita ar?" ucap mami rasti dengan nada sindiran.


Tangannya mengambil satu potongan martabak telur dengan mata yang pokus pada TV yang menampilkan sebuah acara.


"Maaf, Arion gak maksud gitu." ujar Arion melirih.


Diliriknya ellina menggunakan ekor matanya. Cantik, dari samping istrinya terlihat sangat cantik hingga membuat hatinya dad dig dug seeer.


"Awalnya mami pikir cucu pertama mami dari kamu bukan dari Arion. Eh taunya anak kalian berdua. Memang cucu keluarga damarta ini".

__ADS_1


Ellina dan Arion hanya tersenyum mendengar ucapan mami nya.


__ADS_2