
Nayla menghela nafas sebelum bicara karna dia berhadapan dengan Mommy Syakira yang tentu masih menyimpan kemarahan padanya Nayla bisa merasakannya lewat tatapan mata..Nayla tersenyum..
''Aku tidak tau bagaimana rasanya makan malam bersama keluarga karna aku di besarkan di panti asuhan..dan ini pertama kalinya aku di beri kesempatan untuk makan malam bersama keluarga disini....tentu aku...''
''Kau dari panti asuhan Cinta Kasih...'' tebak Syakira tersenyum..
Nayla mengangkat wajahnya..
''Mommy tau panti asuhan tempat asalku...''
''Tentu saja aku tau...karna panti asuhan tempatmu tinggal adalah tempat yang sering aku kunjungi hampir tiap tahun..''ucap Syakira menjelaskan dengan nada angkuh..
Anna dan Nathan saling melemparkan pandangan tak terbaca...
Nayla mengangguk pasrah...
''Mommy sangat baik sekali..''
''Ceritakan tentangmu, di usia berapa kau...tinggal disana..''
''Mommy...jangan terlalu serius..kita sedang makan malam...bicaranya nanti saja setelah makan..bagaimana..''ucap Anna menyentuh lengan Syakira dan mengusapnya..
Dia tau sedari tadi Nayla bahkan tak bisa menelan makannnya karna takut dan gugup...sementara Syakira melunak..Anna adalah satu-satunya yang bisa meredakan amarahnya selain Amanda..karna Anna adalah putri pertamanya yang pernah hilang dulu jadi setiap kata-kata Anna adalah wajip untuk Syakira...dia sungguh mencintai putri pertamanya..
''Baiklah...silahkan makan....aku harap mulai malam ini hubungan kita menjadi baik..Nayla..''desis Syakira menyipitkan matanya dengan tajam.
Nayla mengangguk patuh...dan mencoba tersenyum...
''Aku akan berusaha Mommy....meski aku mungkin tidak memenuhi harapan Mommy dalam hal menantu tapi...aku akan menjadi yang terbaik...untuk keluarga ini..''
''Benarkah...aku penasaran bagaimana sikap baikmu itu Nayla..''Syakira meneguk minuman dingin di dalam gelas sampai habis..
Nathan memejamkan matanya...sejauh ini Mommy hanya berubah setengah persen dari keseluruhan seratus persen..
__ADS_1
Astaga.....semoga Nayla kuat..
Mereka menyelesaikan makan malam dengan cepat..lalu Anna harus kembali karna harus menidurkan Darren..putranya tak dapat tidur tanpa dirinya...
''Aku ingin bicara berdua dengan Nayla..bisakah kau meninggalkan kami Nathan..'tatap Syakira tajam..
Nathan memandang Nayla yang hanya mampu diam...ia kemudian mengangguk patuh..
''Baiklah Mommy...aku akan pergi..''ucap Nathan masih menatap mata Nayla sembari memberi kekuatan padanya...pintu di tutup dan kini hanya ada Syakira dan Nayla saling menatap tajam..
Syakira lalu mengambil tempat duduk di hadapan Nayla sedangkan gadis itu berdiri saja...karna Syakira tak mempersilahkan dia untuk duduk..
''Mommy.....''
''Nayla...perlu kau tau untuk masuk ke dalam keluargaku kau harus punya kekuatan yang lebih..apa kau mengerti..''
Nayla menganggukan kepalanya patuh...
''Aku mengerti Mommy.....meski aku tidak pernah merasakan hidup bersama orang tua kandungku tapi...aku bisa merasakan kalau Mommy hanya ingin melindungi anak-anak Mommy dari pria atau wanita jahat yang mungkin hanya datang untuk menghancurkan keluarga Mommy...''suara Nayla berubah menjadi serak..
''Aku akan jujur padamu Nayla karna aku tidak suka berbohong....aku sangat membencimu...''
Deg!!!!
Kali ini Nayla mengangkat wajahnya..
''Apakah aku pernah membuat Mommy tersinggung jika ya aku mohon maaf...''
Syakira menggeleng...ia menatap lekat wajah Nayla yang terlalu lembut dan terlihat polos..dia benci wajah seperti itu entah mengapa...satu hal yang tidak bisa di terima Syakira adalah dia susah menerima orang baru dalam kehidupannya, baik itu lingkungan pertemanan apalagi menantu, itu sebabnya satu-satunya sahabatnya adalah Serena di kota ini karna hal itu juga Syakira ingin sekali Amanda yang menjadi menantunya dan bukan orang dari lingkungan luar yang akan selalu di curigainya.....Syakira terlalu posesif pada orang terdekatnya dan akan menjadi curiga jika ada anggota keluarga baru yang akan masuk di dalam keluarganya...Syakira tidak nyaman dan berpikiran negatif pada orang luar..itu sebabnya dia setuju kalau Nala juga di jodohkan dengan Dava meski Nala tidak suka...karna Dava adalah putra Maya sahabatnya dulu..
Syakira terlalu anti sosial..dan masih memegang teguh kasta dan status sosial meski kini dia harus berusaha menekan pendiriannya karna bagaimana pun Nayla sudah menyerahkan diri pada putranya dengan ikut datang ke kota ini..meski Syakira tak akan bisa menerima itu semua dengan mudah..dia harus menyaring Nayla sampai benar-benar layak menjadi menantunya..karna jika Nayla tidak memenuhi standar maka percayalah Syakira bisa menyingkirkannya kapanpun dia mau dan Nathan tak akan mampu menghalanginya...
''Aku adalah wanita yang anti sosial, anti dengan orang baru apalagi calon menantuku...Nayla aku harus berterus terang padamu...aku tidak pernah berkata ya pada hubunganmu dengan Nathan putraku satu-satunya..tapi aku akan mencoba melunak namun ada syarat yang harus kau penuhi dan aku akan melihat sejauh mana usaahamu..''
__ADS_1
''Syarat....''ulang Syakira dengan nada lemah..
Mengapa menjadi menantu sangat susah, memang benar kata orang menikah dengan orang kaya itu adalah bencana, memang tidak semuanya tapi sebagian besar dan kini yang sedang dia alami...
''Yah....kau harus bisa memenuhi standar sebagai menantuku Nayla karna kau hanya gadis dari panti asuhan..''
''Aku mengerti..''
''Apa kau setuju Nayla...''
Nayla melonggarkan tenggorokannya..dia akhirnya mengangguk, mau bagaimana lagi ...tidak mungkin bilang tidak..
''Bisakah aku tau syaratnya Mommy...''
''Hanya ada 3 syarat dariku..''
''Baiklah...aku setuju..''
''Tapi ingat Nayla jika kau tidak bisa memenuhi 3 syarat itu maka kau harus segera meninggalkan putraku dengan sukarela..bagaimana..''
''Hah....''mata Nayla berkaca-kaca ketika menyadari sang Mommy Syakira tersenyum dalam diamnya..
''Baikllah katakan saja Mommy..''
''Yang pertama aku ingin kau memberi aku cucu..jika kau tidak bisa hamil maka kau akan gugur saat ini juga kau harus meninggalkan Nathan..
Yang kedua...kau harus bisa mendampingi Nathan di berbagai acara penting dan menguasai banyak bahasa, kau juga harus mendampingiku dalam berbagai acara arisan yang aku benci namun aku tak bisa menolak,...kau ingat kalau aku anti sosial...''
Dan yang ketiga....setelah menikah kau harus tinggal dirumah ini bersamaku...karna Nathan anak lelaki ku satu-satunya aku juga ingin melihat sikapmu apakah benar-benar tulus atau hanya menginginkan harta anakku...jika kau setuju aku akan segera menikahkan kalian tapi ketiga syarat ini hanya kita berdua yang tau dan untuk kau Nayla..jangan pernah mengadu pada Nathan atau kau akan aku singkirkan.''ucap Syakira dengan tekanan.
Ketika wanita itu menyelesaikan semua perkataannya wajah Nayla sudah pucat pasi...syarat pertama dan ketiga sangat berat baginya...menghadapi Mommy Syakira saat ini saja sudah berat apalagi harus tinggal bersama..juga persyararat kalau dia harus hamil...bagaimana kalau dia tidak bisa hamil....
Karna sampai saat ini dia belum menunjukan tanda-tanda hamil....
__ADS_1
''Jadi apa kau setuju....Nayla..''
Nayla mengerang...bagaimana sekarang....jawaban apa yang harus dia buat...