
...☘️ Reading book ☘️...
Kini disebuah cafe yang tak jauh dari sekolah, dua orang yang saling bertatapan dengan tatapan yang berbeda-beda.
"Cepatlah!" Ketus Tiara dengan tatapan yang begitu tajam.
"Kenapa kau begitu terburu-buru, bukankah lebih menyenangkan untuk menikmati suasana hari ini!" Ucap Peter yang tersenyum miring.
"Aku akan pergi jika kau belum juga mengatakan sesuatu!" Ucap Tiara yang langsung bangkit dengan mengambil tasnya yang berada disamping.
"Be nice, I like to see you obedient!" Ucap Peter menahan tangan Tiara. Senyuman yang menjijikan bagi Tiara terus diperlihatkan oleh Peter padanya.
"Berhentilah tersenyum, aku benci dengan senyum mu itu!" Ucap Tiara menghempaskan kasar tangan Peter.
Heh
Peter hanya terus tersenyum, ia memainkan rambut Tiara, "Kamu tau, jika aku bisa langsung membawamu tanpa seizinmu, tapi aku masih memiliki hati untuk kau memberi pilihan dan bersikap baik!" Ucapnya pelan yang membuat seluruh tubuh Tiara merinding dan bergetar.
"A-aku..."
"Oh santailah, kita menikmati waktu yang akan sore ini!" Ucap Peter yang melambaikan tangan kepada pelayan yang berada disana.
Tiara hanya diam, ia memperhatikan Peter memesan sampai pertanyaan Peter yang membuatnya sadar "Apa yang ingin kau makan!" Tanyanya.
"Samakan saja!" Jawab Tiara yang sangat malas untuk memilih makanan.
Peter mengangguk dan pelayan itu pun pergi membawa buku menu ditangannya.
Ctang...ctang...
__ADS_1
Suara dentingan pesan ponsel Tiara berbunyi dan membuat gadis itu langsung melihat pesan yang ada diponselnya.
Tiara mengerutkan keningnya dan menatap kearah Peter.
"Kenapa?" Tanya Peter yang bingung.
"Nggak!"
Peter hanya diam, ia tidak ingin Tiara semakin tak nyaman jika terus ia paksa.
Tiara semakin asik dengan ponselnya, bukan asik sih tapi memang sengaja agar tidak berbicara atau bertatapan dengan Peter secara langsung.
"Apa aku tak asik bagimu, sampai begitu asik dengan benda mati ini!" Geram Peter yang langsung merebut ponsel Tiara dari tangannya.
Gadis itu berusaha mengambilnya tapi Peter dengan cepat langsung menghindari nya.
Peter perlahan mendekati Tiara, sebenarnya ia menyadari bahwa Peter mendekatinya tapi ia membiarkannya malas untuk berdebat lagi.
"Boleh aku bersandar!" Lirih Peter yang membuat Tiara langsung menatap syok dengan nada bicara Peter.
"Serah!" Ketus Tiara yang menutupi wajahnya yang merona.
Wajah Peter sangat imut saat sedang memohon seperti ini, apalagi dengan wajah yang memang sedikit seperti bayi.
Peter tetap menyandarkan kepalanya di bahu Tiara, ia memejamkan matanya perlahan sampai akhirnya satu pelayan datang dengan membawa pesanan mereka.
"Makanannya sudah sampai, makanlah dulu!" Ucap Tiara yang mengelus rambut Peter agar lelaki itu menegakkan kepalanya.
"Aku tak selera!" Ucapnya yang lemas.
__ADS_1
Tiara menatap tajam pada Peter, terus yang makan siapa semua ini jika Peter tak selera lagi.
"Suapin ya, badan ku sangat lelah!" Lirihnya dengan tatapan memohon.
Tiara menelan salivan dengan berat, sungguh sangat imut dan menenangkan. Seandainya sikap Peter seperti ini mungkin ia tidak harus begitu membenci pria disampingnya itu.
"Katakanlah, aku mau segera pulang!" Ucap Tiara.
Mereka berdua telah menyelesaikan makan dengan cepat dan Peter yang terus merengek minta disuapin.
"Jadi pacarku setahun dan setelah itu kau akan lepas dari ku!" Ucap Peter dengan senyum miringnya.
"Ta-tapi itu...!" Tiara cukup syok dengan penuturan Peter padanya.
"Bagaimana!" Peter menarik turunkan alisnya menunggu jawaban Tiara.
"Oke, tapi dengan satu syarat status kita di privat!" Ucap Tiara yang langsung pergi begitu saja meninggalkan Peter.
Peter hanya tersenyum tipis melihat kepergian gadisnya itu, gadis nya itu semakin berani dan tegas saat berbicara padanya, tetapi dengan orang lain gadisnya itu sangat diam dan bahkan jarang berbaur.
"Apa anda yakin itu dia tuan muda!" Ucap orang tangan kanannya.
"Itu bukan dia, aku menyukainya dan kau ikutin dia sampai rumahnya!" Ucap Peter yang terus menatap lurus kedepan.
"Baiklah tuan muda!" Ucap bawahannya yang langsung pergi meninggalkan Peter.
#####
Maaf up nya lama, soalnya mau nyelesain novelku satu lagi😌, semoga up yang ini membuat kalian terus mendukung author☺️
__ADS_1