
Mawar benar-benar merasa sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Allah swt karena masih diberi keselamatan dari kejadian yang hampir membuat dirinya celaka.
“Alhamdulillah kalau memang tidak terjadi apa2, untung sahabat nya datang tepat waktu jika tidak mungkin hidup ku sudah hancur sekarang.Terimakasih ya Allah engkau telah mengirimkan bantuan mu” ucap mawar tak henti2 mengucapkan rasa syukur nya kepada sang maha kuasa.
Mawar merapikan pakaian nya yang sedikit berantakan setelah itu dia terburu2 untuk keluar dari kamar tersebut dan ingin segera pulang karena ia masih di hantui rasa ketakutan dan sedikit trauma dengan peristiwa yang baru saja terjadi.Dia tak lagi kembali ke acara pesta tersebut karena pikirannya benar2 kalut dan ingin segera sampai kerumahnya dan tak lagi memikirkan Melly dan Ryan yang masih berada di acara pesta tersebut.
Ketika mawar sampai ditempat parkiran dan ingin memesan taksi online dari ponselnya tapi tiba2 dia mendengar seseorang memanggil namanya.
“mawar tunggu”ucap orang tersebut.
Mawar segera menoleh dan ternyata Melly dan Ryan yang memanggil namanya.
“iya, kalian ngapain disini” ucap mawar ketika Melly dan Ryan berada didekat nya.
“kita nyariin kamu tau, kamu darimana aja sihhh.apa ada sesuatu yang terjadi sama kamu mar, sehingga Kamu meninggalkan pesta”sargah Melly yang khawatir dengan Mawar.
“maaf udah buat kalian cemas dan nyariin aku, tapi tenang aku nggak pp Cuma tadi aku ke toilet dan ada teman ku yang menelpon jadi aku sedikit lama di toilet” ucap mawar menjelaskan kepada Melly meski dia berbohong soal kejadian yang baru saja terjadi karena dia tidak ingin melihat teman nya cemas.
“ohh gitu, yaudah kalau kamu baik2 saja, apa kamu pulang kalau ayok kita pulang bareng kan tadi kamu kesini sama kita lagian pesta nya pun sudah hampir selesai” ucap Melly lagi.
“apa nggak merepotkan kalian berdua jika aku harus ikut kalian nanti kalian akan pulang kemaleman”ucap mawar merasa tak enak hati.
“Nggak akan kemaleman lagian aku yang menyupir jadi tenang lah nggak usah berpikiran merepotkan, lagian kalian berdua perempuan dan aku laki2 sudah tugasku menghantarkan kalian berdua sampai rumah dengan selamat” potong Ryan yang akhirnya bersuara karena daritadi hanya diam saja sebab Melly terus berbicara sehingga dia tak dapat berbicara pada mawar.
“tuh dengarkan mawar, ryan aja bilang gak pp ayok” ajak melly pada mawar ke tempat mobil ryan diparkirkan.
__ADS_1
Ryan menatap jengah terhadap melly yang sedaritadi terus berbicara tanpa memberi kan kesempatan padanya untuk bicara sedikit kepada mawar apalagi dengan sikap Melly yang belaga ingin mengantar mawar pulang padahal kan dia yang menyetir dan itupun menggunakan mobilnya.Dia menarik nafas nya panjang dan segera menyusul kedua teman nya tersebut ke parkiran mobil.
“Ayok naik, ehhh tunggu mawar duduk lah didepan aku kan bukan supir kalian jadi harus ada yang menemani ku didepan”ucap Ryan sambil menegur mawar agar duduk didepan karena ia tak mau seperti dianggap supir jika salah satu diantara mereka tak duduk didepan.
“Ehhh maaf, oke aku duduk didepan tak apakan mell jika aku tak menemani mu duduk dibelakang”ucap mawar mengiyakan agar tak ada lagi perdebatan karena dia ingin segera pulang.
“Iya gak pp, lagian aku juga malas melihat dia yang sok kegantengan” ucap Melly sambil melirik Ryan.
“ehh tunggu , siapa yang kamu bilang sok kegantengan.jika yang kamu bilang itu aku maaf ya aku memang ganteng dari lahir”sungut Ryan yang tak terima dengan omongan Melly
Mawar yang terus melihat mereka berdua bertengkar benar2 malas karena mereka tak henti2 nya berdebat hanya persoalan sepele tapi selalu dibesar2 kan.Jika tau dia akan melihat perdebatan Melly dan Ryan lebih tadi dia memilih pulang dengan taksi online karena bagaimapun dia masih trauma dengan kejadian didalam gedung pesta tadi.
“sudah2 kenapa kalian jadi berdebat kalau kayak gini kita kapan sampai rumahnya” ucap mawar berusaha menyudai perdebatan melly dan ryan yang terus berlanjut.
Dan akhirnya mawar sampai didalam rumahnya setelah melakukan perjalanan yang benar2 membuatnya pusing karena Melly dan Ryan masih terus berdebat didalam mobil dan tak henti2 nya untuk berhenti.Mawar yang sampai rumah segera menuju kamarnya karena rumah benar2 sudah sepi mungkin orangtua nya sudah tidur jadi dia tak ingin mengganggu dan lebih memilih menuju langsung kekamar.
Bersambung.............
Jangan lupa like,vote ya
__ADS_1
__ADS_1