
“Iya gue inget, terus kenapa apa hubungannya sama gue”timpal Fahmi yang masih bingung dengan pertanyaan Deren.
“Dan lagian pesta itu udah berakhir , kenapa jadi lho bahas lagi.mending lho langsung ke intinya aja gue bener2 sibuk kali ini”lanjut Fahmi yang sudah mulai kesal karena Deren tak kunjung bercerita ke inti permasalahannya.
“Oke2 gue langsung aja ya, jadi gini kejadian di hotel sebulan yang lalu tempat lho ngerayain pesta kantor, dan dimana waktu itu lho hampir aja melecehkan seorang wanita berhijab dikamar hotel ditempat yang sama lho ngerayain pesta kantor lho. Ingatkan lho”ucap Deren.
Fahmi tampak mengerutkan keningnya mengingat2 kejadian satu bulan lalu dan ya dia mengingat kejadian itu, dimana pada saat itu dia sedang frustasi karena tinggal sang kekasih sampai pada akhir nya dia hampir melecehkan seorang wanita dan itu akibat kecerobohannya yang meminum alkohol terlalu banyak sampe menghilangkan kesadarannya.
“Hmmm......gue inget tapi setau gue , gue belum ngapain2 tuh perempuan .Lagian lho lihat sendirikan waktu itu dia masih dalam keadaan yang terbungkus pakaian yang lengkap dan bentar kenapa tiba-tiba lho membahas kejadian itu lagi??”ucap Fahmi yang mulai kesal karena sahabatnya mulai membahas masalah yang seharusnya sudah tidak perlu dibahas lagi.
“kenapa gue ngebahas masalah itu karena permasalahannya perempuan itu sepertinya ada sekitar lho.Yang gue lihat dan tebak nih ya dia adalah karyawan lho sendiri karena tadi gue lihat dia dilantai bawah dengan karyawan lho yang lain dan keliatannya tuh perempuan akrab dengan beberapa karyawan lho yang lain”timpal Deren menjelaskan.
“jadi maksud lho selama ini tuh perempuan sebenarnya kerja di perusahaan gue, dan bentar kenapa gue bisa nggak tau yaa?? Hmmm tapi itu bukan masalah besar buat gue karena tuh perempuan kan masih sehat2 aja kan sampe sekarang buktinya di masih bekerja, meski waktu itu dia sedang pingsan dan gue juga udah lupa sama muka tuh perempuan”ucap Fahmi.
“Seterah lho dehhh, yang penting gue udah kasih tau lho ya”tambah Deren
__ADS_1
“Oke kalau gitu mending lho pergi aja dari kantor gue, lagian urusan yang lho bilang urgent itu udah tersampaikan dan ternyata itu bukan masalah penting buat gue.Karena bentar lagi gue ada meeting jadi lho bisa keluar sekarang dari ruangan gue”ucap Fahmi sambil berjalan ke meja kerjanya untuk memeriksa beberapa file yang akan dibawa meeting.
“Wahhhh parah lho, masa ngusir sahabat sendiri sihh. Yaudah lah karena gue juga udah dapet makan gratis dan enak pula jadi sekarang gue nggak akan ganggu kerjaan lho, lagian gue juga harus balik kekantor ngurusin perusahaan gue. Emang lho doang yang punya perusahaan dan yang bisa sibuk, gue juga sibuk ya”ucap Deren yang sedikit menyombongkan dirinya padahal perusahaan yang di pegangnya sekarang belum sepenuh nya milik nya.
“hmmmm, perusahaan bokap lho aja sok sok an bilang perusahaan lho hadehhh lagian tuh perusahaan belum sepenuhnya milik lho kan”ucap Fahmi meremehkan sahabatnya Deren.
Deren yang sudah berjalan mendekati pintu dan akan keluar tiba2 menoleh kearah sahabatnya yang ketika berucap seolah2 merendahkan dirinya.
“seterah lho mau ngomong apa yang penting bentar lagi tuh perusahaan akan jadi milik gue”ucap fahmi mencoba menahan emosi karena jika dia terus berdebat dengan sahabat nya yang satu ini maka tidak akan ada habis2nya dan malah akan berlanjut kemana-kemana sampai ke masalah lainnya pun jadi di bahas.
Hari-hari terus berjalan sebagaimana mestinya, Mawar menjalani hari nya dengan baik begitupun sebaliknya Fahmi pun menjalani harinya dengan baik meski ditinggalkan sang kekasihnya , dia menyibukkan harinya dengan bekerja di kantornya dan berpikir untuk terus mengembangkan perusahaannya namun kesibukkannya di kantor tak serta merta membuat dirinya lupa akan sang kekasih.
Ceo room
Fahmi dan Deren sedang membahas sebuah kerjasama yang akan dilakukan antara perusahaan Nugroho grup dan perusahaan Deren yaitu Sinar jaya.
__ADS_1
“Oke kalau gitu gue setuju dengan tawaran kerjasama yang lho ajukan”ucap Fahmi.
“Nah gitu dong, lho harus setuju karena ini akan mengutungkan perusahan lho dan perusahaan gue”timpal Deren.
“Deal”ucap mereka(Fahmi dan Deren) berbarengan sambil berjabat tangan.
Disela2 obrolan yang terjadi antara dua sahabat tersebut tiba2 terdengar suara ketukan pintu dari luar.
“Tok....tokk”suara ketukan pintu dari luar. Anggap aja suara pintu ya gaes wkwk hahahah.
“Masuk”ucap Fahmi
“Permisi Pak”timpal si perempuan.ya ternyata orang masuk dalam ruangan Fahmi adalah seorang wanita yang berhijab dan yang tak lain dan tak bukan adalah karyawan magang perusahaan Fahmi sendiri yaitu Mawar.
Deren yang berada di sebelah Fahmi tiba2 tanpa diminta mulutnya menganga sendiri seperti orang melihat setan, dia segera menutup mulutnya agar tak terlihat terkejut dengan kehadiran perempuan yang sedang berdiri di ambang pintu.Mawar sempat melihat orang yang berada di sebelah Fahmi seperti orang yang terkejut ketika melihat dirinya namun ia cepat2 mengalihkan pandangannya.
__ADS_1
bersambung......
jangan lupa like dan vote❤👍