Kehidupan Gadis Pendiam Dan Kuper

Kehidupan Gadis Pendiam Dan Kuper
BAB 23


__ADS_3

Hari-hari terus berjalan, pernikahan Fahmi dan mawar sudah memasuki 1 bulan pernikahan tapi selama sebulan itu pun tak ada yang berubah dari pernikahan mereka berdua. Fahmi masih bersikap acuh kepada mawar sebaliknya mawar masih tetap setia disamping fahmi meski diperlakukan sebagai istri yang tak dianggap, bahkan mawar masih setia melayani suaminya dengan menyiapkan kebutuhan sehari2 sang suami.


Malam ini di ruang tamu, mawar sedang duduk dengan gelisah karena suaminya tak kunjung pulang sebab jika Fahmi akan pulang malam dia akan mengabarinya terlebih dulu agar tak menunggunya pulang tapi malam ini tak ada sama sekali kabar dari Fahmi. Mawar tetap setia menunggu sampai kantuk menyerangnya dan dia memilih untuk tiduran disofa sambil menunggu suaminya.


“Kemana kamu mas.... kenapa tak ada kabar sama sekali”Ucap mawar cemas


Mawar pun tertidur dalam keadaan duduk disofa, lalu terdengar suara pintu diketuk dengan keras membangunkan mawar yang sedang bermuara dalam tidurnya.


“Astaqfirullah siapa itu, huftt aku tertidur disofa ternyata”ucap mawar setengah sadar dari tidurnya.


Terdengar suara ketukan pintu yang lebih keras dari sebelumnya lalu mawar mengingat sesuatu


“Ya Allah, mas fahmi ya itu pasti mas fahmi”mawar berjalan mendekati pintu


“Iya tunggu sebentar”ucap mawar


Pintu berhasil terbuka memunculkan sosok suami yang ditunggu2 daritadi namun suaminya pulang dalam keadaan yang buruk dengan baju yang berantakan dasi yang sudah terbuka.


“Kenapa lama sekali membuka pintunya , darimana saja kau hah”ucap fahmi membentak dan berjalan memasuki rumah dengan sempoyongan.


“Astaqfirullah ada apa dengan mas fahmi kenapa keadaannya sepeti itu”gumam mawar


“Mas biar ku bantu”ucap mawar melihat suaminya yang berjalan dengan sempoyongan lalu mengandeng tangan suaminya membantu untuk naik keatas kamar.


“Tidak perlu aku bisa sendiri”ucap fahmi meninggi.


Mawar yang mendapat suara keras suaminya hanya diam dan tetap membantu suaminya naik keatas menuju kamar, fahmi pun akhirnya tidak memberontak karena rasanya dia pun perlu bantuan untuk menuju kamar.


Mereka sampai di kamar dan Fahmi langsung jatuh ke atas kasur dengan mawar yang terus membantu Fahmi membuka kan pakaian suaminya.


“Mas kenapa kau mabuk sihh, ada apa jika memang ada masalah bicarakan baik2 jangan lari ke minuman alkohol, itu tidak baik bagi kesehatan tubuh dan haram di agama kita mas”ucap mawar sedih.


Fahmi mendengar semua ucapan istrinya, sebenarnya dia tidak sepenuhnya dalam pengaruh minuman beralkohol namun kepalanya memang terasa pusing.


Setelah mengganti semua pakaian suaminya menjadi baju tidur, mawar hendak pergi untuk ke kamar mandi mengambil  air wudhu dan menjalankan sholat malam.Entah kenapa mawar merasa tangan dipegang dengan erat oleh seseorang yaitu suaminya.


“Ada apa mas”tanya mawar


“Kau mau kemana, kenapa pergi tidak bisakah disini menemani ku”ucap Fahmi dengan suara berat.


“Ehh tapi mas aku ingin”ucap mawar terhenti ketika fahmi tiba2 menariknya.


“Temani aku malam ini,aku butuh kamu malam ini”ucap Fahmi


Entah kenapa malam ini melihat istrinya melayaninya dengan mengganti pakaiannya dan membuat tangan istrinya secara otomatis bersentuhan secara langsung dengan kulitnya membuat birahi laki2 nya naik atau mungkin karena pengaruh alkohol atau tidak sebenarnya fahmi masih dalam keadaan setengah sadar jadi tidak sepenuhnya mabuk.


Mawar yang melihat suaminya menarik keatas kasur membuat jantungnya berdetak sangat kencang, dia berpikir apa mungkin suaminya menginginkan hak nya sekarang.


Fahmi benar2 tidak bisa mengontrol dirinya saat ini. Entah kenapa tapi yang dia inginkan hanya ingin menghabisi malamnya bersama sang istri yang belum pernah disentunya sekalipun.


“aku menginginkan mu sekarang, apa boleh malam ini”ucap fahmi dengan nada yang menuntut.


“Tapi mas”belum sempat mawar melanjutkan omongannya Fahmi sudah langsung menerkam bibir mawar dengan ganas, fahmi sudah tidak bisa menahannya lagi, hasratnya harus segera tersalurkan masa bodoh dengan harga dirinya sekarang karena baginya memang seharusnya dia melakukannya dari lama dihari pertama malam pertamanya menjadi sepasang suami istri tapi sayang nya tidak dan hari ini dia mengambil haknya sebagai seorang suami, setuju atau tidak tapi dia tetap akan meminta meski harus memaksa karena dia telah di kuasai hawa nafsunya.


Akhirnya mereka berdua melakukan Hal yang seharusnya dilakukan suami istri malam ini, meski dengan cara yang sebenarnya kurang tepat. Setelah selesai dari berhubungan Fahmi tertidur dengan pulas di samping mawar sedangkan mawar benar2 masih kaget tidak menyangka suaminya akan melakukan hubungan suami istri dalam keadaan setengah mabuk dan dengan cara sedikit kasar tapi meski begitu mawar tetap mengikuti perintah fahmi karena baginya Fahmi memang berhak atas dirinya.


Menjelang pagi mawar bangun dari tidurnya melihat sang suami masih tertidur dengan tenang, mawar memilih untuk bangun menuju kekamar mandi membersihkan badan  bekas semalam berhubungan. Mawar berjalan sedikit tertatih karena tubuh nya masih sakit karena ulah sang suami.


Setelah selesai membersihkan badan dan menjalan ibadah sholat shubuh dia menuju kedapur untuk menyiapkan sarapan sang suami meski harus dengan jalan bertatih tapi mawar tetap menjalan kewajibannya sebagai istri untuk mengurus semua keperluan sang suami.


Sedangkan didalam kamar, fahmi terbangun dengan memegang kepala yang berdeyut pusing namun tiba2 dia teringat sesuatu dan menoleh kearah sampinnya dan ternyata istrinya telah bangun, sejenak dia teringat kejadian semalam sewaktu dia berhubungan dengan istrinya.


“Kenapa dia sudah bangun, apa dia tidak merasakan sakit ditubuhnya”ucap Fahmi kesal.


“Hufft lebih baik aku mandi dulu”sambungnya


Fahmi turun dari ranjang dan kaget ternyata dia tak menggunakan selehai benangpun lalu bergegas mengambil celananya yg tercecer dilantai akibat semalam dan bergegas menuju kamar mandi.

__ADS_1


Mawar telah selesai dari memasaknya dan bergegas untuk ke kamar membangunkan suaminya yg masih terlelap ditempat tidur namun ketika sudah berada dikamar dia tak melihat lagi keberadaan suaminya.


“Mas fahmi sudah bangun ternyata, lebih baik aku siapkan pakaiannya saja ”ucap mawar berjalan tertatih menuju lemari.


Fahmi telah selesai dari mandinya ketika sudah berada didepan pintu kamar mandi dia melihat mawar sedang berjalan dengan tertatih membawa perlengkapan pakaian kantornya, ada sedikit rasa iba melihat mawar berjalan seperti itu karena bagaimana pun juga itu karna ulahnya semalam yang meminta haknya dengan sedikit kasar pada mawar.


“Ehemmmm”deheman fahmi


“Ehhh mas sudah selesai ya.... ini pakaian mu”ucap mawar tersenyum seperti biasa tidak seperti ada kejadian sesuatu yg terjadi padanya.


Fahmi yg melihat mawar bersikap biasa saja menjadi heran kenapa wanita didepannya tidak memarahinya karena ia telah mengambil sesuatu yg sangat berharga pada dirinya.


“Iya terimakasih”ucap  Fahmi


“ya sudah mas kalau begitu aku bawah menunggu mu dimeja makan untuk sarapan”ucap mawar menjahui dan mendekati pintu keluar


“Tunggu”ucap Fahmi terjeda


“Emmmm apa kau tidak merasa sakit hah”sambung fahmi datar


“Sakit kenapa mas??”balas mawar bertanya.


“Tidak usah membalas pertanyaan ku dengan pertanyaan”ucap fahmi


“tidak perlu berbohong aku tau badan mu pasti sakit semua terutama itu mu”sambung Fahmi sambil matanya melirik kearah bagian bawah sensitif mawar.


Mawar yg melihat arah mata fahmi melirik pada bagian tubuh sensitifnya menjadi malu.


“Emmm tidak pp”ucap mawar gugup


“Ya sudah kalau begitu kau kebawa lah aku akan menyusul nanti”ucap fahmi.


 


 


 


Terimakasih buat yang sudah setia menunggu karya gadis pendiam dan kuper Up, maaf sudah buat semua yang baca nunggu ya🙏🙏


jangan lupa like ya teman2👍❤❤


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2