
\*\*\*\*
Setelah kejadian Anita yang menginap dirumah Fahmi, kini keluarga kecil itu sudah mulai kembali menghangat. Sifat Fahmi kembali menghangat pada sang istri, sudah tidak yang lagi sifat dingin atau datar. Nyatanya kehadiran Anita masih sangat berpengaruh dihidup Fahmi, terlihat dari perubahan sikapnya. Melupakan itu memang sulit, terlebih terlalu banyak kenangan yang terukir distory mereka sewaktu dulu. Tapi itu semua tidak seharusnya membuat mereka harus selalu mengingat. Karena ada masa depan yang perlu disambut, dan masalalu sudah seharusnya ditutup. Dan itu yang sedang dilakukan oleh Fahmi saat ini, melupakan Anita secara perlahan tapi pasti.
Kantor Fahmi
Hari ini setelah seharian bekerja, akhirnya mereka pun selesai dengan pekerjaan masing². Fahmi sendiri akan langsung pulang begitupun Aji.
“Gue duluan ya”ucap Fahmi pamit pada Aji ketika mereka sudah sampai diparkiran.
“Hmmm, hati²” jawab Aji dengan datar.
“oh iya, loh juga langsung pulang dan jangan lupa cari jodoh” ledek Fahmi dengan tawa mengejeknya pada sahabatnya itu.
“hmmm, belum waktunya. Entar loh kaget lagi kalau gue nunjukin sekarang” jawab Aji dengan dingin dan tawa sombong diakhirnya.
“Gaya loh, kayak udah ada aja. Kalau emang udah ada, buruan tunjukin jangan ngomong doang” sarkas Fahmi dengan tawa ejeeknya lagi
“Serah loh, gue mau balik. Capek” balas Aji mengakhiri perdebatannya dengan Fahmi, agar tak terus didesak oleh sahabatnya perihal jodoh. Karena sebenarnya dia pun belum memiliki pasangan yang cocok untuk dijadikan istri sampai sekarang.
“Biasan ngalih pembicaraan. Udah sana balik, gue juga mo balik” ucap Fahmi memutar matanya malas karena selalu berakhir tanpa ada ujung obrolan mereka jika perihal jodoh.
“Oh iya, jangan datar sama dingin tuh muka. Bikin cewek takut aja setiap deket sama loh” sambung Fahmi ketika Aji akan memasuki mobilnya dan lantas menghentikan niat aji yang akan memasuki mobil.
“Hehe, kayak loh nggak aja Mi” balas Aji dengan senyum tak kalah mengejek karena sejujurnya sifatnya itu sama dengan Fahmi, bahkan pernah ada yang berkata bahwa mereka itu punya sifat sebelas dua sebelas artinya sama persis.
“Dasar loh, gue dingin sama datar juga udah ada Bini sama Anak. Lah loh jomblo” kesal Fahmi lantas pergi menaiki mobilnya, sebelum mendengar balasan dari Aji yang akan membuatnya semakin kesal.
“Kalah kan loh, main² sih sama gue . Udah tau kalau kita itu sama² nggak mau ngalah. Pakai ngelawan” gumam aji dengan tawa kecilnya, karena melihat wajah sahabatnya yang kini kesal dan memilih pergi minggalkannya. Lantas dirinya pun masuk ke mobil nya sendiri.
Fahmi pun akhirnya pulang, dan disusul dengan Aji yang juga ikut pulang setelah berdebat diparkiran. Namun sebelum itu Aji memilih untuk mampir ke restoran sekedar mengisi perutnya yang lapar, Aji memang akan mampir ke tempat makan sebelum pulang langsung ke apartemennya. Ya alasanya karena memang statusnya yang masih menjomblo, alhasil setiap kali dia pulang tidak ada yang menyambutnya dengan senyum dan makanan dimeja makan. Seperti yang dilakukan Mawar pada Fahmi. Terkadang diri memang iri dengan sahabatnya itu, sebab sampai sekarang dia masih sendiri, diumur yang sudah matang untuk menikah. Bukan tanpa alasan dirinya memilih sendiri untuk sekarang . Karena alasannya adalah dirinya belum menemukan sosok yang membuat dirinya jatuh cinta atau yang membuatnya tertarik. Ngomong² tertarik sebenarnya Aji pernah tertarik pada seorang wanita yang tapi akhirnya membuatnya muak karena tingkahnya yang selalu membuat orang geram.
“Shittt, kenapa jadi mikirin cewek gila itu sih” umpat Aji ketika ada satu namanya yang muncul diotaknya ketika ia tengah berperang dengan pemikirannya perihal jodoh.
Kira² sapa ya, ada yang bisa tebak perempuan yang buat Aji tertarik tapi juga kesal dan muak???????
Rumah Fahmi
“Assalamualaikum, sayang” ucap Fahmi memeluk sang istri dari belakang ketika memasuki kamar mereka. Dan membuat Mawar tersentak kaget.
“Wa’alaikumussalam, mas kamu bikin orang kaget aja” balas Mawar yang sekarang tengah menatap suaminya.
“Hhehe, maaf sayang” kekeh Fahmi yang kini tengah bersandar dibahu sang istri dengan tangan yang jahil memainkan pipi sang anak yang kini tengah berada dalam gendongan istrinya.
“hmmm, Mas mandi gih. Kamu kan baru dari luar jangan pegang² Azka dulu, entar takutnya ada kuman yang nempel lagi” kesal Mawar pada suaminya yang kini malah asyik menggangu sang anak.
“Iya sayang, azka seneng banget tau kalau aku toel² pipi nya “ ucap Fahmi dengan tatapan yang masih fokus melihat Azka tertawa karena ulah jahilnya.
“Mas udahan mainnya, mandi gih. Entar main lagi ma Azka. Cepet, aku juga ada yang mau dibahas sama kamu nanti” balas Mawar geleng² kepala karena kelakuan jahil suaminya dan Anaknya justru ikut tertawa karena kejahilan ayahnya sendiri. Benar² sama antara ayah dan anak, pikirnya.
“ iya sayang jangan ngambek dong” ucap Fahmi yang dengan gemasnya kini berganti mencubit pipi tembem sang istri.
__ADS_1
“mas, biasaan dehh. Pipi ku tambah tembem tau” kesal Mawar pada suaminya karena kini dirinya yang ganti dijahilin sang suami.
“Kamu lucu tau kalau lagi kesel gitu” kekeh Fahmi melihat wajah cemberut sang istri.
“Apaan sih, gih mandi sana” balas Mawar yang kini menatap malas pada suaminya.
“Iya, oh iya tadi kamu bilang ada yang mau dibahas. Emang ada masalah apaan sihh” tanya Fahmi sambil mencopoti jas dan pakaian kantornya.
“kan aku bilang nanti mas, jadi sekarang kamu mandi dulu. Baru aku ngomong deh” ucap Mawar yang sekarang disudah meletakkan anaknya dikasur mereka dan bersiap untuk menyiapkan pakaian ganti sang suami.
“Oke deh, kalau gitu aku mandi dulu” balas Fahmi yang kini sudah selesai dengan aktivitas melepaskan pakaiannya. Dan menyisakan boxer serta kaos oblongnya.
“Yank, mau ikut nggak” ucap Fahmi dengan menggerakkan sebelah matanya untuk mengajak istrinya ke dalam kamar mandi. Uuhhh, kira² Fahmi mau ngajak ngapain ya didalam kamar mandi? Heheheh, bercanda ya guys. Lagian meraka juga udah suami istri jadi udah sah, hehhehe.....
“Nggak usah ngada² mas, Azka masih bangun” balas Mawar memutar bola matanya malas, melihat tingkah mesum suaminya.
“Ohh jadi nunggu Azka tidur nih ceritanya, okelah kalau gitu entar malam aja gimana?” ucap Fahmi yang semakain menjahili sang istri, dengan menaik turunkan alis matanya. Menggangu dan menenjahili istrinya kini adalah hobi yang dimilikinya.
“Mas, buruan masuk kedalam nggak. Jangan aneh²” balas Mawar dengan malu² tersipu yang kini membuat pipinya merah seperti tomat. Dan Fahmi sendiri akhirnya memilih masuk kedalam kamar mandi dengan senyum yang ditahannya, setelah puas melihat pipi blushing sang istri.
\*\*\*\*\*
Bersambung.....
Semoga suka sama part kali ini ya......
Semoga kalian juga senyum² pas baca part ini..........
Oh iya aku nulis part ini sambil dengerin lagu virgoun yang judul lagunya “orang yang sama” sumpah lagunya enak banget. Kalian juga jangan lupa dengerin lagunya ya, heehehe tenang aku nggak maksa kok Cuma kalau mau aja. Okeehhhhh
Aku seneng kalau kalian juga seneng. Hehehhe, semangat temen² untuk menjalani hari-hari yang sulit. Capek boleh tapi jangan menyerah ya, semangat terus. Okehhh
Dan jangan lupa² untuk tinggalkan jejaknya guys........
Makasih buat kalian yang masih stay dikarya ku........
Byyyyyyyyyy
__ADS_1
__ADS_1