
Mentari pagi kembali menyambut orang² yang akan kembali beraktivitas. Seeperti hal nya Mawar, dia kembali menjalankan perannya sebagai seorang ibu dan istri. Setelah menyiapkan segala keperluan sang suami untuk bekerja, mawar melanjutkan tugasnya merawat sang baby. Seperti sekarang, mawar tengah menjemur badan sang anak dibawah matahari pagi yang dipercaya bagus untuk pertumbuhan tulang karena matahari pagi mengandung vitamin D yang bagus untuk pertumbuhan dan memperkuat tulang manusia. Sebagai ibu muda, mawar banyak mempelajari hal² yang berkaitan dengan tumbuh kembang sang anak.
“Sayang sudah selesai berjemur nya” tanya Fahmi pada sang istri yang masih berdiri dibalkon kamar untuk menjemur anaknya.
“Ehhh iya mas, sebentar lagi ini. Kamu sudah selesai berpakaian?” jawab Mawar dan kembali menanyakan pertanyaan.
“Iya sudah”Fahmi berjalan mendekati istri dan anaknya yang tengah berjemur.
“Dia nyaman banget kayaknya digendongan kamu” sambung Fahmi dengan memeluk pinggang sang istri dari belakang.
“Iya mas sepertinya, sampai tertidur”jawab Mawar dengan senyum.
“Ganteng ya sama kayak ayah nya” pd Fahmi yang sekarang tengah berdiri dihapan istrinya yang menggendong baby mereka.
“Apaan sihh pagi² udah muji diri sendiri”Mawar hanya terkekeh geli mendengar kePD an sang suami.
“Ihhh emang aku ganteng sayang, kalau nggak mana mungkin anak kita nggak ganteng dan imut gini. Iya kan Nak,” jawab Fahmi meminta persetujuan azka kecil yang tengah asyik tertidur digendongan istrinya.
“Mas, jangan gangguin azka tidur. Semalam dia rewel sampai begadang, makanya sekarang dia ngatuk jadi biarin dia tidur dengan tenang” kesal Mawar pada suaminya yang sedang mengganggu ketenangan azka yang tertidur dengan menciumi pipinya.
“oke², maaf ya habis dia gemesin banget kalau lagi tidur” ucap Fahmi mengalah dengan menampilkan raut wajah unyunya.
“Lagian semalam aku juga denger kok kalau azka bangun dan rewel. Maaf ya semalam nggak bantu kamu begadang ngejaga Azka” sambung Fahmi meminta maaf pasalnya semalam dia tak membantu istrinya untuk menenangkan baby mereka.
“Iya mas, lagian aku tahu kamu semalam juga begadang. Jadi kamu nggak usah ngerasa nggak enak karena nggak bantu aku buat jaga azka yang semalam rewel. Kamu juga pasti capek karena seharian harus kerja buat aku dan azka. Jadi harus istirahat, masalah azka aku bisa kok ngatasinya” jawab Mawar dengan senyum, dia mengerti bahwa suaminya punya tanggung jawab yang besar selain dirinya dan azka. Ada karyawan yang juga bergantung dengan suaminya.
__ADS_1
“Makasih ya, sudah ngertiin kerjaan aku” ucap Fahmi dengan mengecup kening sang istri.
“Morning kiss, kan tadi shubuh belum” sambung Fahmi denga senyum.
“Bisa aja kamu mas” jawab Mawar malu².
“Ya udah masuk yuk mas, Azka udah selesai berjemurnya” sambung Mawar mengajak sang suami untuk masuk kekamar mereka setelah selesai berjemur dibalkon kamar.
“Iya sayang, ayok” jawab Fahmi merangkul pundak sang istri.
***
Kantor Nugroho grup
“tok... tok.... tok.....”suara ketukan pintu terdengar ditelinga Fahmi yang baru saja akan memulai pekerjaannya pagi ini.
“Pagi, Tuan”sapa orang tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah Aji asisten Fahmi.
“pagi ji, duduklah” balas Fahmi mempersilahkan asistennya untuk duduk, tapi dengan mata yang masih fokus dengan layar komputernya.
“iya” balas Aji singkat.
“Ini ada berkas yang harus tuan Tanda tangani”sambung aji to the point tanpa basa basi².
“Ohh oke, mana biar ku tanda tangani”balas Fahmi yang sudah beralih menatap lawan bicara. Aji pun langsung memberikan berkas yang akan ditanda tangani oleh Tuan nya.
__ADS_1
“Gimana kabar Azka?” Tanya Aji disaat Fahmi masih fokus dengan berkas yang ditandatangani.
“Azka baik² saja. Bahkan sekarang dia sudah mulai aktif” ucap Fahmi yang sudah menutup berkas terakhir yang ditandatanganinya.
“Oh ya, sudah sebulan gue nggak ketemu Azka. Terakhir waktu acara aqiqahnya bulan lalu” Ucap Aji yang sudah mengganti cara bicaranya menjadi tidak formal dengan wajah datarnya.
“Datanglah nanti malam, dia pasti senang melihat Om nya yang dingin datang menjenguknya”balas Fahmi dengan wajah mengejeknya.
“Kau membicarakan dirimu sendiri” jawab Aji enteng dengan senyum yang tak kalah mengejek. Sedang Fahmi menatap aji dengan pias bisa²nya asistennya membalikkan kata²nya.
“Heyyy, gue dingin juga udah laku. Sedangkan loh masih jomblo, ganteng doang jodoh belum ada” Tawa Fahmi menatap wajah Aji yang sudah kesal.
“Serah gue lah, lagian loh juga nikah awalnya karena perjodohan kalau nggak mungkin loh masih jomblo juga sekarang dan masih menangisi mantan gila loh itu” balas Aji sengit dan mengambil berkas yang sudah ditandatangani atasan sekaligus sahabatnya itu lalu beranjak pergi.
“Dasar asisten nggak ada akhlak” kesal Fahmi pada asistennya yang membahas masalah perjodohannya dengan membawa nama anita meski tak langsung menyebutnya, sebab Fahmi tau mantan gila yang dimaksud aji adalah Anita. Dan disaat Fahmi akan membalas ucapan aji, justru aji sudah terlebih dulu pergi dari ruangannya. Akhirnya Fahmi hanya menyumpai sumpah serapah didalam hatinya dan melanjutkan kembali pekerjaannya yang tertunda.
Bersambung........
Jangan lupa untuk meninggalkan jejaknya jika kamu suka dengan karya ku sebagai bentuk apresiasi kalian ke aku, supaya aku lebih semangat lagi nulisnya ya Oke.
Like, komen, share, da vote nya.
Terimakasih -tertanda Author-
__ADS_1